<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855</id><updated>2012-01-06T17:24:55.518+07:00</updated><category term='Pemikiran'/><category term='Kejujuran'/><category term='Gerakan Mahasiswa'/><category term='kisah pengusaha sukses'/><category term='provinsi jawa barat'/><category term='Pendidikan'/><category term='Gerakan Sosial-politik'/><category term='Muhammadiyah'/><category term='Yahudi'/><category term='Cara hidup'/><category term='Gedung Sate'/><category term='mesjid raya'/><category term='alun-alun'/><category term='Presiden Amerika Serikat'/><category term='Bahasa Indonesia'/><category term='KH. Ahmad Dahlan'/><category term='Jejaring Sosial'/><category term='Kepemimpinan Mahasiswa'/><category term='Sang Pencerah'/><category term='Profile'/><category term='Ujian Hidup'/><category term='Gerakan Intelektual'/><category term='Kisah Inspirasi'/><category term='Cara Bahagia'/><category term='Ideologi Mahasiswa'/><category term='Kepemimpinan'/><category term='IMM'/><category term='hotel bandung'/><category term='Hotel di Bandung'/><category term='Islam'/><category term='Internet'/><category term='Ciri-ciri Seorang Pemimpin'/><category term='Teknologi'/><category term='Kisah Sukses'/><category term='Wisata'/><category term='Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah'/><category term='Lagu'/><category term='Mahasiswa'/><category term='Palestina'/><category term='Tips dan Trik Blogspot'/><category term='wisata jawa barat'/><category term='Blogger'/><category term='Cara mengganti tamplate blogspot'/><category term='Ucapan Selamat Idul Fitri'/><category term='Idul'/><category term='Cianjur'/><category term='bisnis'/><category term='Pembaharu Sejati'/><category term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><category term='tempat wisata cianjur'/><category term='Bandung'/><category term='Penemu Twitter'/><category term='Agama Islam'/><category term='Hidup Bahagia'/><category term='Kaum Intelektual'/><category term='Sejarah Twitter'/><category term='Sosial'/><category term='Mudik'/><category term='mesjid agung'/><category term='Pendidik Sejati'/><category term='Daerah'/><category term='Kesombongan'/><category term='Media'/><title type='text'>Dunia Pendidikan</title><subtitle type='html'>Berbagi informasi tentang Pendidikan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>113</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-3134091729098082316</id><published>2011-12-16T09:25:00.002+07:00</published><updated>2011-12-17T08:34:27.697+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KH. Ahmad Dahlan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidik Sejati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sang Pencerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhammadiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pembaharu Sejati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>Ahmad Dahlan dimata Peneliti</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-YPwOZIlvOu4/TuqrzhbigcI/AAAAAAAAAT4/8EBJJ3W1FF0/s1600/ahmad-dahlan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-YPwOZIlvOu4/TuqrzhbigcI/AAAAAAAAAT4/8EBJJ3W1FF0/s320/ahmad-dahlan.jpg" width="277" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 21.3pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 21.25pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Penelitian tentang sosok KH. Ahmad Dahlan akan terus dilakukan danbermuculan. Sosok KH. Ahmad Dahlan sangat unik untuk dibahas dan diteliti,orang yang sedikit sekali meninggalkan karya yang berupa tulisan namun kayaakan karya nyata. Dalam buku karya M. Yusron Asrofie yang berjudul &lt;i&gt;KH. Ahmad Dahlan: Pemikiran danKepemimpinannya&lt;/i&gt;. Buku yang semula skripsi penulis ketika menyelesaikankuliah sarjananya ini, membahas pemikiran KH. Ahmad Dahlan dalam bukunyatersebut dibahas bahwa KH. Ahmad Dahlan tidak terlalu membahas masalah teologi antarahubungan manusia dengan Allah Swt namun KH. Ahmad Dahlan lebih sering membahasamal yang berimplikasi pada tatanan kehidupan sosial. Dalam hal ini dapatterlihat bahwa sosok KH. Ahmad Dahlan orang yang sangat peduli terhadapkehidupan sosial dan nasib warga masyarakat sekitar. Untuk menghindari siksaapi neraka dalam pandangan KH. Ahmad Dahlan tidak hanya berhenti pada ibadahritual semata namun harus diwujudkan dalam aksi nyata membantu masyarakat. Kesalehanindividu tidak memiliki manfaat apabila tidak ditransformasikan dalam kesalehansosial, pemahaman keagamaan tidak berhenti pada tataran teori namun diwujudkandalam aksi nyata. Ibadah ritual saja tidak cukup untuk menghindarkan seseorangdari siksa api neraka, tapi harus dibarengi dengan peran sosialnya dalamkehidupan masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 21.3pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 21.25pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kemudian dalam buku yang sama dijelaskan tentang kepemimpinan KH.Ahmad Dahlan selama memimpin Muhammadiyah. Namun sosok kepemimpinan KH. AhmadDahlan sebelum mendirikan Muhammadiyah juga dibahas namun tidak begitu mendalam.Selain itu, dibahas tentang sosok KH. Ahmad Dahlan dalam kapasitasnya sebagaitokoh Islam dalam memimpin usaha kemerdekaan. Dalam buku ini dijelaskanbagaimana kapasitas KH. Ahmad Dahlan dalam berhubungan denganorganisasi-organisasi lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 21.3pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 21.25pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam buku yang lain yaitu karya Abdul Munir Mulkhan yang berjudul: &lt;i&gt;Warisan Intelektual KH. Ahmad Dahlandan Amal Muhammadiyah&lt;/i&gt;. Dalam buku ini penulis mencoba mempertegas gerakanMuhammadiyah yang sudah mengalami pendangkalan makna. Muhammadiyah yang diawalberdirinya lebih mengedepankan kerja sosial direduksi hanya mengurusi masalah &lt;i&gt;Tahayul, Bid’ah &lt;/i&gt;dan&lt;i&gt; Khurafat&lt;/i&gt; padahal KH. Ahmad Dahlan lebih sering mengedepankan kerjasosial. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 21.3pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 21.25pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Disini penulis ingin mengaris bawahi bahwa peran KH. Ahmad Dahlanyang sangat universal sering dipersempit. Padahal esensi dari gerakan yangdilakukan KH. Ahmad Dahlan ini berpusat pada gerakan memberikan solusi bukanmencaci, kita dapat melihat dari berbagai literatur bahwa kehidupan KH. AhmadDahlan penuh dengan kerja sosial yang selalu memberikan aksi nyata dalam setiapmasalah yang dihadapi oleh umat Islam. Disinilah letak keunggulan KH. AhmadDahlan dalam berdakwah. Dakwah yang dilakukan KH. Ahmad Dahlan tidak hanyadengan &lt;i&gt;bil lisan &lt;/i&gt;tapi dengan &lt;i&gt;bil hal&lt;/i&gt; atau dengan kegiatan nyata.Dalam bahasa lainnya bukan hanya teoritis namun garakan prkasis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 21.3pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 21.25pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kemudian kita dapat menemukan kajian tentang KH. Ahmad Dahlandalam bukunya Junus Salam, yang berjudul: &lt;i&gt;Riwayat Hidup KH. Ahmad Dahlan,Amal dan perjuangannya.&lt;/i&gt; Dalam bukuini hanya membahas nasehat-nasehat KH. Ahmad Dahlan kepada murid-muridnya,selain hal itu dalam buku ini juga membahas bagaimana perjuangan KH. AhmadDahlan dalam mendirikan organisasi Muhammadiyah. Namun dalam buku ini tidakditemukan bagaimana KH. Ahmad Dahlan memberikan pelajaran pendidikan kepadapara muridnya. Buku ini hanya membahas sisi perjuangan KH. Ahmad Dahlan dalammemperjuangan organisasi Muhammadiyah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 21.3pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 21.25pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam karya Abdul Munir Mulkhan, di dalam bukunya yang berjudul &lt;i&gt;Pesandan Kisah Kiai Ahmad Dahlan; dalam Hikmah Muhammadiyah&lt;/i&gt;. Dalam buku inimenjelaskan mengenai pesan dan kisah KH. Ahmad Dahlan. Dalam kajian buku inipula menjelaskan bagaimana cita-cita beliau mendirikan organisasi ini yaknimenciptakan para pendidik Islam di Nusantara ini menjadi seseorang yangmemiliki daya intelektual yang tinggi. Agar menjadi contoh bagi masyarakatlainnya. Dalam untaian hikmah Muhammadiyah, merupakan nisbat pandangankeagamaan dan penyebaran nilai-nilai kehidupan daripada pemimpin paratokoh-tokoh Muhammadiyah. Demikian pula pola kehidupan pendiri gerakan ini, KH.Ahmad Dahlan yang hingga kini beberapa nasehatnya masih terus hidup dalam sanubariaktivis Muhammadiyah dipusat kota atau yang berada jauh didaerah terpencil. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 21.3pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 21.25pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dari keempat buku yang penulis ungkapkan diatas semuanya hanyaberfokus pada pemikiran KH. Ahmad Dahlan dan amal nyata. Belum menyentuh padahal yang bersifat fundamental dalam kehidupan umat Islam. Dalam hal inilahpenulis merasa tertarik untuk meneliti Konsep Pendidikan Aqidah yang dilakukanoleh KH. Ahmad Dahlan, karena belum ada penelitian yang khusus membahas halini. Tentunya ini menjadi sangat menarik karena akan sangat berbeda denganhasil penelitian dari penulis sebelumnya. KH. Ahmad Dahlan merupakan pendidiksejati yang pernah ada, tidak mengenal adanya dikotomi pendidikan. Keyakinanyang dia yakini ini dibuktikan dengan kegiatan KH. Ahmad Dahlan dalam mengajardisekolah umum (&lt;i&gt;nasrani) &lt;/i&gt;danmadrasah. Hal inilah yang akan membedakan hasil penelitian penulis denganpenelitian-penelitian sebelumnya karena fokus pada metode pengajaran yangdilakukan oleh KH. Ahmad Dahlan. Penelitian ini menjadi sangat mungkindilakukan karena sumber dan literatur yang ada sangat banyak sekali, sehinggadapat mendukung dalam proses penelitian tentang sosok KH. Ahmad Dahlan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-3134091729098082316?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/3134091729098082316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=3134091729098082316' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/3134091729098082316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/3134091729098082316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/12/ahmad-dahlan-dimata-peneliti.html' title='Ahmad Dahlan dimata Peneliti'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-YPwOZIlvOu4/TuqrzhbigcI/AAAAAAAAAT4/8EBJJ3W1FF0/s72-c/ahmad-dahlan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-2399662752693466451</id><published>2011-11-10T20:12:00.001+07:00</published><updated>2011-11-20T14:30:10.317+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kaum Intelektual'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerakan Sosial-politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerakan Mahasiswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerakan Intelektual'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mahasiswa'/><title type='text'>Revitalisasi Gerakan Intelektual</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-TKRGljINnpw/TrvO40Z7UEI/AAAAAAAAASw/fCVvEQOspPo/s1600/psikologi-islami.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-TKRGljINnpw/TrvO40Z7UEI/AAAAAAAAASw/fCVvEQOspPo/s1600/psikologi-islami.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Mahasiswa merupakan kaumakademisi yang memiliki kapasitas yang besar dalam ilmu pengetahuan dan wawasanyang sarat dengan teori-teori keilmuan yang kuat. Eksistensi&lt;span lang="EN-US"&gt; mereka&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;sangat diharapkan untuk &lt;/span&gt;mentransformasikan&lt;span lang="EN-US"&gt; kondisi sosial dilingkungannya&lt;/span&gt; dengan bekal meminjam istilah Prof. Dr. Syahrin Harahap˗˗˗&lt;i&gt;intelektual force&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;moral force˗˗˗&lt;/i&gt;yang dimilikinya. Seiringcepatnya perubahan dan perkembangan zaman yang mempengaruhi peradaban bangsa,secara langsung berimplikasi pada paradigma mahasiswa pula, dan hal itu memberipengaruh pada cara mahasiswa dalam berfikir, bersikap maupun dalam bertindak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Pada realitas-empiris dewasaini mahasiswa terkesan eksklusif-individualistis, sebab begitu banyakproblematika kehidupan dalam kondisi sosial saat ini, akan tetapi kaum intelektualtersebut hanya berfikir bagaimana menyelesaikan studinya dengan nilai terbaikdan memperoleh pekerjaan mapan sesuai yang mereka harapkan. Hal tersebut nampakseperti sudah menjadi stigma yang melekat pada diri mereka, sebab menurutpandangan masyarakat, mahasiswa saat ini tidak lagi berfikir untuk menyalurkanilmu-ilmu yang dimiliki (transfer of knowledge) dilingkungannya, mereka taklagi merefleksikan bagaimana mengentaskan problem kemiskinan di daerah mereka,padahal khasanah keilmuan yang mereka miliki sangat diharapkan untuk menciptakanmasyarakat yang sejahtera, bebas dari penindasan dan ketidakadilan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Apatisme mahasiswa dalammenanggapi &lt;i&gt;problematika sosial&lt;/i&gt; masyarakat yang memprihatinkan merupakan sikapyang harus disingkirkan, sebab seyogyanya mereka dapat menjadi pilar perubahan bangsayang berdiri di garda terdepan dengan segala kemampuan yang dimilikinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setiap orang menganggap bahwa mahasiswa &lt;/span&gt;yang ideal adalah mereka yang selain mempunyaikecakapan akademis juga &lt;span lang="EN-US"&gt;dapat melakukan manifestasi disertai dengan implementasi&lt;/span&gt; di&lt;span lang="EN-US"&gt; kehidupan bermasyarakat.Akan tetapi hal itu tidak mudah untuk kita temui&lt;/span&gt; pada tataran realitas-empiris dewasaini&lt;span lang="EN-US"&gt;, jika ada itu merupakan k&lt;/span&gt;aum minoritas&lt;span lang="EN-US"&gt; yang harusdijaga &lt;/span&gt;kelestariannya&lt;span lang="EN-US"&gt;, karena untuk menciptakan generasi yang memiliki nilai-nilaiakademi&lt;/span&gt;k&lt;span lang="EN-US"&gt; dan &lt;/span&gt;dan entitas &lt;span lang="EN-US"&gt;pengabdian yangbaik seperti itu tida&lt;/span&gt;klah&lt;span lang="EN-US"&gt; semudah mambalikkan telapak tangan.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Menciptakan generasi yangpunya kepekaan sosial tinggi, apalagi menciptakan generasi ideal, yaitugenerasi yang unggul pada aspek akademik dan tidak melupakan tugasnya sebagai &lt;i&gt;agentof change&lt;/i&gt; tidaklah mudah, sebab harus dibangun dengan formulasi dan langkahyang tepat. Meskipun begitu, bukan berarti menutup kemungkinan untuk melahirkankaum intelektual yang ideal seperti itu, walaupun memang harus ditempuh dengancara yang sulit. &lt;span lang="EN-US"&gt;Paling tidak para mahasiswa yang &lt;/span&gt;mempunyai kesadaran&lt;span lang="EN-US"&gt; dapatmenyalurkan keilmuannya dan dapat berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan &lt;/span&gt;sumbangsih&lt;span lang="EN-US"&gt; mereka.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Para mahasiswa harus diberikan pemahamantentang hal ini, bukan berarti digiring dengan tidak memberi kebebasan berfikirdan berkreatifitas kepada mereka, akan tetapi agen perubahan ini harus dituntundengan cara-cara yang baik dan benar.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Dalam langkah awal,mahasiswa harus diarahkan pada paradigma yang tepat. &lt;span lang="EN-US"&gt;Moment&lt;/span&gt;um&lt;span lang="EN-US"&gt; itu ada pada awal mulapara &lt;/span&gt;calon-calon intelektual&lt;span lang="EN-US"&gt; menginjakkan kakinya di universitas, di saat pemikiran dan niatyang dimilikinya belum terkontaminasi dengan hal-hal yang membawa mereka kepadatindakan yang bersifat individualist&lt;/span&gt;is&lt;span lang="EN-US"&gt; dan &lt;/span&gt;apatis terhadap &lt;span lang="EN-US"&gt;segalaproblematika yang terjadi dilingkungannya. &lt;/span&gt;Kemudian, para akademisi ini perlu dibekali teori-teori analisis sosial,teknik advokasi, dan segala pengetahuan yang nantinya dibutuhkan untuk mengarahkangerak praksis mereka di lingkungan masyarakat, baik masyarakat kampus (civitasakademika) ataupun masyarakat secara luas. Pembekalan semacam ini sudah barangtentu menjadi prasyarat bagi mahasiswa untuk segala aktifitas sosial, sehinggamereka tidak lagi mengalami dis-orientasi dalam menentukan langkah, baik secarakonseptual-teoritis maupun secara praksis. Dan yang tidak kalah penting, denganadanya penguatan dan pembekalan hal-hal yang bersifat fundamental semacam ini,analisis sosial mereka pun lebih tajam, dan selanjutnnya &lt;b&gt;&lt;u&gt;gerakan sosial&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; inibisa dirancang-bangun secara terprogram-terencana, dan komprehensif sesuaikebutuhan masyarakat, dalam hal ini adalah kebutuhan masyarakat tertindas,tersisih dan terpinggirkan/ termarginalkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;Paradigmaintelektual transformatif&lt;/b&gt; seperti itu memang harus segera diinternalisasikandalam benak mahasiswa. Sebab mahasiswa yang menyandang predikat sebagai &lt;b&gt;kaumintelelektual&lt;/b&gt; tentunya tidaklah cukup hanya dituntut memperkaya wawasan dan memperkuatbangunan ilmu pengetahuan untuk kebutuhan mereka sendiri. Memang betul tugasutama mereka di jenjang universitas adalah untuk mencari ilmusebanyak-banyaknya, tetapi apakah tugas kaum intelektual cukup sampai di situ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kaumintelektual adalah sosok yang reflektif dan mencerahkan, tidak hanya sebatas dalam&lt;i&gt;intelektual enrichment&lt;/i&gt; tetapi juga &lt;i&gt;intelektual enlightment.&lt;/i&gt; Makakonsekuensi logisnya, kaum intelektual dituntut dapat memberikan pencerahanbagi orang-orang di sekitarnya dengan khasanah-khasanah keilmuan yang merekamiliki. Senada dengan yang dikatakan Antonio Gramsci dalam bukunya “The PrisonNotebook: Selections”, bahwa semua orang boleh mengaku dirinya intelektual.Akan tetapi belum tentu semua orang memiliki fungsi intelektual. Adapun orangyang dikategorikan mempunyai fungsi intelektual, &lt;i&gt;pertama&lt;/i&gt; adalah“intelektual tradisional”; yaitu sosok intelektual yang selalu menebarkanide-ide, gagasan-gagasan, dan wawasan-wawasan yang dia miliki, sebagai contoh :guru, da’i, dan sebagainya. &lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;, “&lt;b&gt;intelektual organik&lt;/b&gt;” atau lebihpopular disebut dengan istilah “&lt;b&gt;intelektual profetik&lt;/b&gt;” atau “intelektualtransformatif”, yakni merupakan sosok intelektual yang selalu peka terhadapproblematika sosial yang ada, dan sebisa mungkin mentransformasikan kondisisosial ke arah yang ke arah yang lebih baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Untukitu, mahasiswa sebagai kaum intelektual muda dituntut untuk peka dan berusahamengentaskan masyarakat dari bencana kemiskinan, ketertindasan, ketidakadilan, krisiskemanusiaan, tuna moral, tuna sosial, tuna intelektual, dan sederetpermasalahan lainnya. (M. Lukman Hakim)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-2399662752693466451?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/2399662752693466451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=2399662752693466451' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/2399662752693466451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/2399662752693466451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/11/revitalisasi-gerakan-intelektual.html' title='Revitalisasi Gerakan Intelektual'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-TKRGljINnpw/TrvO40Z7UEI/AAAAAAAAASw/fCVvEQOspPo/s72-c/psikologi-islami.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-1772643161058686633</id><published>2011-10-29T09:43:00.003+07:00</published><updated>2011-10-29T09:44:39.611+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Twitter'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jejaring Sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogger'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penemu Twitter'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><title type='text'>Sejarah Twitter</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Hv1B5UeMep0/Tqtn_g__1JI/AAAAAAAAASo/T2eN8Lqu0b8/s1600/Penemu+Twitter.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://2.bp.blogspot.com/-Hv1B5UeMep0/Tqtn_g__1JI/AAAAAAAAASo/T2eN8Lqu0b8/s320/Penemu+Twitter.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://de-kill.blogspot.com/2010/01/sejarah-twitter-mikroblogging.html"&gt;SejarahTwitter&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;mulai dari didirikan Maret 2006 oleh Evan Williams,Jack Dorsey, dan Biz Stone. Pada tahun 2006 Williams dan Biz Stone mendirikanObvious Corp bersama dengan Odeo mantan karyawan. Sejarah Twitter diciptakansebagai perusahaan yang terpisah pada April 2007 oleh Obvious Corp Jack Dorseyadalah chief executive officer dari kegugupan sampai Oktober 2008 ketikaWilliams menjadi CEO dan Dorsey bergeser ke posisi ketua dewan direksi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sejak pembentukannya pada tahun 2006, Twitter telahmenjadi sangat populer di seluruh dunia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://de-kill.blogspot.com/"&gt;Twitter&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;adalahyang paling cepat berkembang mikroblogging gratis software yang memungkinkan andauntuk tetap berhubungan dengan orang melalui cepat, sering jawaban untuk satupertanyaan: Apa yang kamu lakukan? Bahwa salah satu pertanyaan kecil telahmeluncurkan revolusi media.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;"Tweet" adalah istilah untuk maksimal 140karakter pesan yang diposting di kegugupan. Untuk tweeting untuk menjadiefektif, hal itu harus dilakukan secara sistematis, dengan posting yang dibuatsetiap hari. Untuk rata-rata pemilik bisnis atau eksekutif pemasaran, hal inidapat sangat tidak praktis karena waktu yang diperlukan. Untungnya, teknologimenyediakan cara untuk menyelesaikan sesuatu lebih cepat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Salah satu teknologi seperti ini adalah suatu alat yangdisebut BigTweet. BigTweet adalah sebuah plugin untuk browser Web yangmemungkinkan Anda mengirim suatu menciak ke twitter dengan hanya mengkliktombol BigTweet, terletak di browser Anda link menu. Penyorotan suatu bagianpada halaman Web dan mengklik tombol menciptakan menciak dari teks yangdisorot, di samping judul halaman dan URL pendek. Jika Anda tidak menyorot kata-katadi halaman, maka teks menciak hanya akan berisi judul halaman dan URL pendek.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bisnis orang sekarang mulai menyadari kekuatan twittersebagai alat promosi secara online. Rasanya aneh dan canggung pada awalnya, danperlu beberapa waktu untuk mendapatkan hasil baik. Jadi jangan memutar rodaanda mencoba menebaknya. Gunakan tool seperti BigTweet dan tweeet Kemudianuntuk mendapatkan lebih banyak dilakukan dalam waktu yang lebih singkat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://de-kill.blogspot.com/2010/01/sejarah-twitter-mikroblogging.html"&gt;http://de-kill.blogspot.com/2010/01/sejarah-twitter-mikroblogging.html&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-1772643161058686633?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/1772643161058686633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=1772643161058686633' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/1772643161058686633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/1772643161058686633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/10/sejarah-twitter.html' title='Sejarah Twitter'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Hv1B5UeMep0/Tqtn_g__1JI/AAAAAAAAASo/T2eN8Lqu0b8/s72-c/Penemu+Twitter.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-2833280728982251188</id><published>2011-10-29T09:24:00.000+07:00</published><updated>2011-10-29T09:25:50.150+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jejaring Sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogger'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Media'/><title type='text'>Sejarah Facebook</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-vdGxABMlRBo/TqtjV2uyYZI/AAAAAAAAASg/hT3cZnf1DGg/s1600/penemu-facebook.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-vdGxABMlRBo/TqtjV2uyYZI/AAAAAAAAASg/hT3cZnf1DGg/s1600/penemu-facebook.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Mark Zuckerberg memulaiFacebook pada dari ruang kamarnya di Harvard. Setelah berhenti sekolah danpindah ke Silicon Valley, penemu Facebook ini mulai memantapkan langkahnya dibisnis situs jejaring social. Saat ini Zurkerberg merupakan milyuner terkaya didunia sepanjang sejarah yang menghasilkan kekayaan sepenuhnya dari usahasendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Facebook adalah websitejaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas sepertikota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksidengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirimpesan, dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentangdirinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Hebohnya, dalam waktudua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telahmendaftar dan memiliki account di Facebook. Tak hanya itu, beberapa kampus laindi sekitar Harvard pun meminta untuk dimasukkan dalam jaringan Facebook.Zuckerberg pun akhirnya meminta bantuan dua temannya untuk membantu mengembangkanFacebook dan memenuhi permintaan kampus-kampus lain untuk bergabung dalamjaringannya. Dalam waktu 4 bulan semenjak diluncurkan, Facebook telah memiliki30 kampus dalam jaringannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dengan kesuksesannyatersebut, Zuckerberg beserta dua orang temannya memutuskan untuk pindah ke PaloAlto dan menyewa apartemen di sana. Setelah beberapa minggu di Palo Alto.Zuckerberg berhasil bertemu dengan Sean Parker (cofounder Napster), dan darihasil pertemuan tersebut Parker pun setuju pindah ke apartemen Facebook untukbekerja sama mengembangkan Facebook. Tidak lama setelah itu, Parker berhasilmendapatkan Peter Thiel (cofounder Paypal) sebagai investor pertamanya. Thielmenginvestasikan 500 ribu US Dollar untuk pengembangan Facebook.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pada September 2005Facebook tidak lagi membatasi jaringannya hanya untuk mahasiswa., Facebook punmembuka jaringannya untuk para siswa SMU. Beberapa waktu kemudian Facebook jugamembuka jaringannya untuk para pekerja kantoran. Dan akhirnya pada September2006 Facebook membuka pendaftaran untuk siapa saja yang memiliki alamat e-mail.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tidak ada situsjejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user.Hingga Juli 2007, situs ini memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar diantara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggotaaktif yang dimilikinya dari seluruh dunia. Terdapat penambahan 200 ribu accountbaru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiapharinya. Rata-rata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untukmelakukan berbagai aktifitas di Facebook.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Melihat perkembanganyang begitu signifikan tersebut sang pendahulunya Friendster bermaksud untukmembeli facebook seharga 10 juta US Dollar, namun ditolak oleh Zuckerberg. Iajuga pernah menolak tawaran dari Viacom yang ingin membeli facebook seharga 750juta US Dollar, dan terakhir tawaran dari Yahoo yang ingin membeli facebookseharga 1 milyar US Dollar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pada usia 23 tahun,penemu situs jejaring social Facebook, Mark Zuckerberg adalah milyuner termudasepanjang sejarah yang menghasilkan kekayaan dengan usahanya sendiri. Sepertidiumumkan oleh majalah Forbes, Zurkerberg ada pada urutan 785 dalam daftarorang – orang terkaya dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Mark hari ini masuk dalam urutan nama orang yang paling berpengaruhdalam dunia industri berteknologi tinggi. Demikian hasil penilaian sebuah panelsekumpulan pakar dari agenda pertemuan VIII Setter pool oleh Silicon.com.Agenda Setter fokus pada 50 orang yang mengubah wajah industri teknologi ditahun 2007 dan merupakan tolak ukur sukses di industri IT.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sejak FB booming, banyak orang yang meninggalkan accountfriendster-nya dan menggantikannya dengan FB. Situs ini mampu menjadi lambanggaul masyarakat modern. Dengan tingkat pertumbuhan sebesar 645 persen pada2008, Indonesia menjadi negara Asia Tenggara dengan tingkat pertumbuhanpenduduk tercepat di Facebook, mengalahkan Malaysia, India, Thailand,Singapura, dan bahkan Cina.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Yang lebih hebat, 831 ribu orang Indonesia yang ada di FB initernyata baru mewakili 0,4 persen dari jumlah total penduduk Indonesia. Padatahun 2007, terdapat penambahan 200 ribu account baru per harinya. Lebih dari25 juta user aktif menggunakan FB setiap harinya. Rata-rata user menghabiskanwaktu sekitar 19 menit per hari untuk melakukan berbagai aktifitas di FB.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Facebook kian melambung ketika Barack Obama, ketika itu Capres AS,menggunakannya untuk menggalang dukungan dan dana kampanye. Saat itu sahabatObama tercatat 5.338.731 orang. Satu faktor yang memberi sumbangsing pria yangpernah sekolah di Indonesia ini menjadi Presiden AS.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Politikus dunia yang tertara namanya di FB adalah John Mc Cain,Sarah Palin, Nelson Mandela, Silvio Berlusconi, Nicolas Sarkozy, ArnoldSchwarzenegger, Dr Mahathir Mohammad. Di Indonesia ada SBY, Gus Dur, danMegawati Soekarno Putri. Di level lokal ada Alex Noerdin, Dodi Reza, AzizKemis, Dhaby. (sumber: google.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-2833280728982251188?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/2833280728982251188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=2833280728982251188' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/2833280728982251188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/2833280728982251188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/10/sejarah-facebook.html' title='Sejarah Facebook'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-vdGxABMlRBo/TqtjV2uyYZI/AAAAAAAAASg/hT3cZnf1DGg/s72-c/penemu-facebook.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-6579579712520529543</id><published>2011-10-26T12:57:00.000+07:00</published><updated>2011-10-26T12:57:57.931+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kepemimpinan Mahasiswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ciri-ciri Seorang Pemimpin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kepemimpinan'/><title type='text'>Kepemimpinan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-yupDpL6QRTo/TqehKMg6QcI/AAAAAAAAASY/QjG5I2Gh2hE/s1600/Pemimpin.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-yupDpL6QRTo/TqehKMg6QcI/AAAAAAAAASY/QjG5I2Gh2hE/s320/Pemimpin.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background: #F3F3F3; line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background: white; border-bottom: solid #AAAAAA 1.0pt; border: none; mso-border-bottom-alt: solid #AAAAAA .5pt; mso-element: para-border-div; padding: 0cm 0cm 0cm 0cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;    &lt;div class="MsoNormal" style="background: white; border: none; line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-border-bottom-alt: solid #AAAAAA .5pt; mso-outline-level: 1; mso-padding-alt: 0cm 0cm 0cm 0cm; padding: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Kepemimpinan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&amp;nbsp;adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengikutnya&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Pengikutnya (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: #ba0000;"&gt;pengikutnya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dalam upaya mencapai tujuan organisasi.&lt;sup&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kepemimpinan#cite_note-0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&amp;nbsp;Cara&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alamiah&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Alamiah (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: #ba0000;"&gt;alamiah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;mempelajari kepemimpinan adalah "melakukanya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang senima ahli, pengrajin, atau praktisi.&amp;nbsp;Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.&lt;span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; border: none; line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-border-bottom-alt: solid #AAAAAA .5pt; mso-outline-level: 1; mso-padding-alt: 0cm 0cm 0cm 0cm; padding: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Ciri-Ciri Seorang Pemimpin&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-font-kerning: 18.0pt; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; border: none; line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-border-bottom-alt: solid #AAAAAA .5pt; mso-outline-level: 1; mso-padding-alt: 0cm 0cm 0cm 0cm; padding: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciri-ciri tertentu yang sangat penting misalnya, kharisma, pandangan ke depan, daya&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Persuasi" title="Persuasi"&gt;&lt;span style="color: #0645ad;"&gt;persuasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Intensitas" title="Intensitas"&gt;&lt;span style="color: #0645ad;"&gt;intensitas&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&amp;nbsp;Dan memang, apabila kita berpikir tentang pemimpin yang heroik seperti Napoleon, Washington, Lincoln, Churcill, Sukarno, Jenderal Sudirman, dan sebagainya kita harus mengakui bahwa sifat-sifat seperti itu melekat pada diri mereka dan telah mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.&lt;span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; border: none; line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-border-bottom-alt: solid #AAAAAA .5pt; mso-outline-level: 1; mso-padding-alt: 0cm 0cm 0cm 0cm; padding: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Kepemimpinan Yang Efektif&lt;span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; border: none; line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-border-bottom-alt: solid #AAAAAA .5pt; mso-outline-level: 1; mso-padding-alt: 0cm 0cm 0cm 0cm; padding: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Barangkali pandangan pesimistis tentang keahlian-keahlian kepemimpinan ini telah menyebabkan munculnya ratusan buku yang membahas kepemimpinan. &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Terdapat&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nasihat&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Nasihat (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: #ba0000;"&gt;nasihat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;tentang siapa yang harus ditiru (Attila the Hun), apa yang harus diraih (kedamaian jiwa), apa yang harus dipelajari (kegagalan), apa yang harus&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diperjuangkan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Diperjuangkan (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: #ba0000;"&gt;diperjuangkan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;(karisma), perlu tidaknya&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pendelegasian&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Pendelegasian (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: #ba0000;"&gt;pendelegasian&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;(kadang-kadang), perlu tidaknya&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkolaborasi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Berkolaborasi (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: #ba0000;"&gt;berkolaborasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;(mungkin), pemimpin-pemimpin&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rahasia" title="Rahasia"&gt;&lt;span style="color: #0645ad;"&gt;rahasia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;Amerika (wanita), kualitas-kualitas pribadi dari kepemimpinan (integritas), bagaimana meraih kredibilitas (bisa dipercaya), bagaimana menjadi pemimipin yang otentik (temukan pemimpin dalam diri anda), dan sembilan hukum alam kepemimpinan (jangan tanya).&amp;nbsp;Terdapat lebih dari 3000 buku yang judulnya mengandung kata pemimipin&amp;nbsp;&lt;i&gt;(leader)&lt;/i&gt;.&amp;nbsp;Bagaimana menjadi pemimpin yang&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Efektif&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Efektif (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: #ba0000;"&gt;efektif&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;tidak perlu&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diulas&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Diulas (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: #ba0000;"&gt;diulas&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;oleh sebuah buku.&amp;nbsp;Guru manajeman terkenal, Peter Drucker, menjawabnya hanya dengan beberapa kalimat: "pondasi dari kepemimpinan yang efektif adalah berpikir berdasar misi organisasi, mendefinisikannya dan menegakkannya, secara jelas dan nyata.&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; border: none; line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-border-bottom-alt: solid #AAAAAA .5pt; mso-outline-level: 1; mso-padding-alt: 0cm 0cm 0cm 0cm; padding: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Kepemimpinan Karismatik&lt;span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; border: none; line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-border-bottom-alt: solid #AAAAAA .5pt; mso-outline-level: 1; mso-padding-alt: 0cm 0cm 0cm 0cm; padding: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Max Weber, seorang sosiolog, adalah ilmuan pertama yang membahas kepemimpinan&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karismatik" title="Karismatik"&gt;&lt;span style="color: #0645ad;"&gt;karismatik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&amp;nbsp;Lebih dari seabad yang lalu, ia mendefinisikan karisma (yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti "anugerah") sebagai "suatu sifat tertentu dari seseorang, yang membedakan mereka dari orang kebanyakan dan biasanya dipandang sebagai kemampuan atau kualitas&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Supernatural&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Supernatural (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: #ba0000;"&gt;supernatural&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, manusia super, atau paling tidak daya-daya istimewa.&amp;nbsp;Kemampuan-kemampuan ini tidak dimiliki oleh orang biasa, tetapi dianggap sebagai kekuatan yang bersumber dari yang Ilahi, dan berdasarkan hal ini seseorang kemudian dianggap sebagai seorang pemimpin.&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; border: none; line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-border-bottom-alt: solid #AAAAAA .5pt; mso-outline-level: 1; mso-padding-alt: 0cm 0cm 0cm 0cm; padding: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kepemimpinan"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Kepemimpinan&lt;/a&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-6579579712520529543?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/6579579712520529543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=6579579712520529543' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/6579579712520529543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/6579579712520529543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/10/kepemimpinan.html' title='Kepemimpinan'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-yupDpL6QRTo/TqehKMg6QcI/AAAAAAAAASY/QjG5I2Gh2hE/s72-c/Pemimpin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-2482458536744891370</id><published>2011-10-26T12:44:00.000+07:00</published><updated>2011-10-26T12:44:33.857+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IMM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerakan Mahasiswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ideologi Mahasiswa'/><title type='text'>Billahi Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-YF6magIYFcg/Tqed-1ULvuI/AAAAAAAAASQ/vQLv0hPFhrs/s1600/fas.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-YF6magIYFcg/Tqed-1ULvuI/AAAAAAAAASQ/vQLv0hPFhrs/s1600/fas.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="background: white; line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-border-alt: none windowtext 0cm; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi; padding: 0cm;"&gt;Dalam studi keilmuan dan penelitian yang di lakukan oleh berbagai ahli peneliti bahwa hakekat yang di cari oleh manusia adalah kebahagiaan tanpa batas. Tafsiran kebahagiaan itu memiliki dimensi yang sangat luas dan tidak di persempitkan oleh prilaku manusia. Kalimat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Billahi&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; mso-border-alt: none windowtext 0cm; padding: 0cm;"&gt;dalam padanan bahasa Indonesia maupun keistilaan merupakan sebuah perwakilan hati nurani untuk mencapai kebenaran yang di ukur melalui kekuatan moralitas dan prilaku manusia.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Billahi&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; mso-border-alt: none windowtext 0cm; padding: 0cm;"&gt;adalah refresentasi naluri dan gagasan yang di aktualisasikan dalam prinsip nilai kemanusiaan sehingga menjadi bagian yang terintegrasi satu sama lainnya. Sementara kalimat&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabilillah&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; mso-border-alt: none windowtext 0cm; padding: 0cm;"&gt;membawa makna tersendiri dan tak terpisahkan dari substansinya dengan pemaksimalan potensi diri yang di dukung oleh kekuatan moralitas dan prilaku yang baik sebagai jembatan untuk mencapai keberkatan dan keberkahan. Arti jembatan dalam prinsip&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabilillah&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; mso-border-alt: none windowtext 0cm; padding: 0cm;"&gt;adalah alat untuk mentunaikan segala kemampuan gagasan, material, spirit dan etos kerja untuk menjunjung tinggi nilai-nilai keillahiannya sebagai spirit amal sholeh menuju kebahagiaan hakiki. Keberlanjutan&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; mso-border-alt: none windowtext 0cm; padding: 0cm;"&gt;dalam prinsip nilai kemanusiaan hanya dapat di lakukan apabila segala sesuatu yang dikerjakan sesuai dengan hak dan kewajiban tanpa ada rasa iri hati, dengki, hasat dan lain sebagainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-border-alt: none windowtext 0cm; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi; padding: 0cm;"&gt;Namun hal ini sangatlah sulit ditemukan pada zaman sekarang ini karena pandangan pragmatisme sudah akut dalam naluri manusia yang terkadang mengalahkan rasa keberimanan manusia itu sendiri. Hal inilah yang tak bisa dipisahkan oleh individu sehingga menyebabkan kerakusan tanpa batas dengan tidak memperhitungkan akibatnya. Sementara dimensi manusia tentu saling membutuhkan satu sama lainnya, bahkan setiap&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;haq&lt;/i&gt;&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; mso-border-alt: none windowtext 0cm; padding: 0cm;"&gt;manusia juga terdapat haq orang lain. Ini sebenarnya yang sangat jarang di pahami oleh manusia, padahal dimensi ini merupakan bagian terpenting sebagai proses pemaksimalan potensi diri untuk merebut kebahagiaan yang hakiki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Cobalah kita renungkan sebagaimana yang terjadi dalam proses sebuah system bernegara dan berbangsa atau berorganisasi sekalipun, pasti kekerasan terhadap nuraninya sendiri justru menjadi sangat akut misalnya melakukan korupsi, berusaha tidak jujur, apalagi sering berbuat tidak adil. Hal semacam ini merupakan aspek kongkrit dari pengambilan hak orang lain dan melakukan penghianatan terhadap konvensi kolektif dari sebuah aturan yang di sepakati bersama. Bahasa&amp;nbsp;&lt;i&gt;haq&lt;/i&gt;merupakan symbol sekaligus kekuatan baru dan tumpuan harapan manusia seutuhnya. Namun ada hal yang berbeda ketika&amp;nbsp;&lt;i&gt;haq&lt;/i&gt;&amp;nbsp;di posisikan sebagai kekuatan natural – material maka yang terjadi justru pembelotan makna&amp;nbsp;&lt;i&gt;haq&lt;/i&gt;&amp;nbsp;itu sendiri yang mengakibatkan krisis prilaku baik. Dimensi&amp;nbsp;&lt;i&gt;haq&lt;/i&gt;&amp;nbsp;akan selalu melahirkan efek negatif antara konvensi kolektif dan konvensi individu. Dua faktor itu penyebab pendeknya arus kesadaran pada manusia oleh karena minimnya tafsir internalisasi diri terhadap problem yang terjadi antara individu dan basis sosial. Keuniversalan&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq&lt;/i&gt;&amp;nbsp;adalah jembatan untuk menengahi segala faktor negatif tersebut sehingga kesadaran manusia bisa terarah dan fokus pada amaliahnya, maka dengan seperti itulah manusia akan menuju pada&amp;nbsp;&lt;i&gt;siratul mustakim&lt;/i&gt;&amp;nbsp;yang dapat menciptakan perdamaian yang hakiki, dan mengeluarkan dari jeratan hutang amal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Sehubungan dengan berbagai pandangan para akademisi Islam maupun para ahli fiqih bahwa keragaman&amp;nbsp;&lt;i&gt;(multi persfektif)&lt;/i&gt;&amp;nbsp;tentang makna sebenarnya&amp;nbsp;&lt;i&gt;Billahi Fi Sabililhaq,&lt;/i&gt;&amp;nbsp;itu merupakan khasanah yang tak boleh ditinggalkan karena hal tersebut akan memperkaya proses iqranisasi yang bersumber tetap pada kalam illahiah. Kemudian khasanah tersebut di urai dalam satu naungan keberimanan untuk menjadi pandangan dan keyakinan yang mantap dan solid sehingga segala dimensi ruang dan waktu terisi oleh amaliah yang tidak terukur dan tak terhitung. Satu naungan tersebut haruslah di lengkapi dengan berbagai faktor teologi dan ideologi yang di hubungkan dengan faktor keragaman sosial manusia sehingga memberikan pemahaman yang baik sebagai panduan dan jalan menuju kesadaran amaliahnya sebagai titik kulminasi penuh dalam proses keduaniaannya. Naungan itu lebih di satukan dalam dimensi&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fastabiqul Khaerat (berlomba-lomba kepada kebaikan)&lt;/i&gt;&amp;nbsp;tanpa mengenal tapal batas dan waktu. Dengan demikian&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fastabiqul Khaerat&lt;/i&gt;&amp;nbsp;merupakan langkah strategis manusia sebagai alat penyempurnaan segala aspek ibadah, keimanan, ketaqwaan dan keyakinan akan sang pencipta. Makna inilah yang akan kita jadikan sebuah mainstream sebagai jalan doktrinal ideologi untuk mencapai kesempurnaan&amp;nbsp;&lt;i&gt;haq&lt;/i&gt;&amp;nbsp;di jalan Tuhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Selama ini banyak tafsiran dan metode yang di gunakan oleh berbagai ulama maupun akademisi Islam yang berusaha menempatkan&amp;nbsp;&lt;i&gt;Billahi Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat&lt;/i&gt;&amp;nbsp;sebagai bagian dari aksi radikalisasi dan meminta agama sebagai hakim dengan melakukan pembenaran terhadap radikalisasi serta kekerasan tersebut. Hal ini sala satu kelemahan dalam memberikan pandangan terhadap makna&amp;nbsp;&lt;i&gt;Billahi Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat&lt;/i&gt;&amp;nbsp;sehingga menyebabkan sesat fikir dan tidak obyektif menelisik perkembangan dunia pada zamannya. Akibat dari sesat fikir tersebut banyak melahirkan generasi ulama dan akademisi Islam yang justru membawa Islam pada wilayah mencoreng wajahnya sendiri dengan melakukan kekerasan serta radikalisasi atas nama agamanya. Sedemikian rupawan dan keragaman yang multipersfektif timbul di tengah ulama dan para akademisi dalam memformulasikan makna&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;Ini harus di kritik sebagai bentuk penumbuhan sikap egaliter dan moderat terhadap perkembangan zaman dalam pandangan Islam. Mengapa ? sederet dan bersusunan persoalan yang sering kita jumpai belum bisa menuntaskannya sebagai indikator bahwa kita sesungguhnya belumlah mengalami kemajuan yang signifikan. Seumpama saja persoalan TKI dan kemelut politik di negeri ini yang tidak kunjung ada common will untuk menyelsaikannya, padahal itu merupakan sebuah tanggungjawab besar dalam system&amp;nbsp;&lt;i&gt;khalifah (kepemimpinan),&lt;/i&gt;&amp;nbsp;namun yang terjadi meninggalkan bekas luka yang mendalam di hati umatnya (rakyat) sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Seharusnya&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat&lt;/i&gt;&amp;nbsp;di jadikan cambuk untuk membangun peradaban yang lebih baik dan menata seluruh sendi kehidupan dengan rapi, aman dan sentosa. Kerinduan akan perdamaian sala satu misi yang harus di gapai melalui instrument&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;kerinduan perdamaian dan kebahagiaan yang di rindukan itu tak akan pernah lelah untuk diharapkan sebagaimana apa yang di rindukan oleh tuhannya ketika menunjuk manusia sebagai khalifah dan menyongsong peradaban yang baik dengan instrument&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat&lt;/i&gt;&amp;nbsp;dalam mengapai kehidupan jannah. Apapun latar belakang manusia akan tetap merujuk dan bersumber pada kebenaran itu melalui fastabiqul khaerat sebagai alat penyempurnaan segala amaliah yang ada.&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat&lt;/i&gt;&amp;nbsp;merupakan deklarasi nurani setiap manusia untuk berbuat baik tanpa ada larangan, selagi itu semua dalam koridor masing-masing dengan memperhatikan asas teologisnya. Namun di balik segala yang di pandang baik pasti ada terselip sesuatu yang di anggap keburukan, entah itu ada indikasi provokasi negatif terhadap prilaku atau terlepas dari segala kemungkinan buruk, karena merasa telah mengalami kepuasan sehingga provokasi negatif pun selalu ada. Mengutif apa yang dikatakan oleh Djazman Al kindi bahwa kepuasan cenderung membawa mudarat dan mengalami dekandensi sehingga semua insan manusia sering sfekulatif dalam pandangannya. Kepuasan inilah yang sering menyebabkan tanpa control sehingga lambat laun mengalami krisis moralitas dan prilaku baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Kita bisa ilustrasikan bahwa kekacauan yang terdapat di tengah jalan penyelsaiannya merupakan kecendrungan yang sifatnya tetap dan sering menjadikan sarana emosional yang tak tertahankan baik secara nurani maupun fisik. Hal ini kemudian menjadi kontroversi yang sangat pahit dan hanya merupakan abstraksi dari kepuasan spesifik. Padahal kita tahu semua bahwa kepuasan adalah alat analisis amaliah yang paling ampuh sebagai faktor terbesar untuk melakukan identifikasi dan mengukur tingkat kemampuan berfastabiqul khaeratnya setiap manusia.&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat&amp;nbsp;&lt;/i&gt;tidak dapat di pisahkan atau di isolasikan dari basis teologis masyarakat, bukanlah seperti sari buah yang sifatnya homogen dan spesifik untuk di konsumsi. Tepatnya, intensitas&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat&amp;nbsp;&lt;/i&gt;sama persisnya dengan apa yang di lakukan dalam durasi penyadaran nilai-nilai kemanusiaan untuk menjawab dan menentukan arah dari kekuatan&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat.&lt;/i&gt;&amp;nbsp;Maka setiap yang melakukannya akan mengatakan itu adalah preferensi yang sungguh-sungguh di perhitungkan sebagai kuantitas piñata peradaban. Tidak ada yang keberatan untuk menggunakan jalan ini dan kalaupun meninggalkan makna&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat&amp;nbsp;&lt;/i&gt;sebagai standar dan mengantikannya dengan prilaku maka menjadi jelaslah bahwa itu hanya alat polesan nuraninya sebagai bentuk pertobatan sementara, sehabis itu di landa oleh krisis moral dan kejelekan tiada akhir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Pada hakekatnya mengimplementasikan&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat&amp;nbsp;&lt;/i&gt;dalam arus besar pemikiran kita akan menjadi sslebih baik, karena sudah jelas bahwa&lt;i&gt;Fastabiqul Khaerat&lt;/i&gt;&amp;nbsp;di jalan yang terbaik itu lebih bermanfaat daripada kita menjadi babi terperangkap dan buta tuli terhadap esensi kehidupan. Coba kita bawa alam argumentasi&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat&amp;nbsp;&lt;/i&gt;dalam nurani dan pikiran murni kita untuk selangkah lebih jauh lagi dan anggaplah selama ini kita banyak meraup dan mendapatkan kesenangan secara langsung dan memperoleh melalui tahapan yang panjang, dibandingkan dengan kini yang kita hadapi dan lihat bersama drama kemungkaran tanpa layak di pertontonkan dan di contohkan. Mengutif tulisan Muhammadun AS (Jawa Post, 29/7/2011) mengatakan bahwa umat beragama terasa mulai menggunakan jubah namun berprilaku tidak baik. Ini merupakan implikasi dari pola pemahaman yang masih split (pecah) terhadap penomen kehidupan. Hal ini pun pasti terjadi prinsip kapitalisasi fastabiqul khaerat dalam konteks bayar membayar dalam perlombaan kebaikan. Padahal yang harus kita ketahui bahwa konsep manusia merupakan mahluk sosial yang bisa di katakan semirusak sehingga seringkali lahir generasi yang hipokrit tanpa bisa memaknai bahwa kelahiran manusia di peruntukan untuk menjaga dan memelihara bumi dan segala isinya berdasarkan perintah tuhan. Ketakutan selama ini peran fastabiqul khaerat sudah terjebak dan mengalami kekosongan dalam suasana naluri manusia untuk berfastabiqul khaerat. Persoalan inilah yang di alami oleh umat beragama yang kebanyak artificial dan adanya defotisme hawa nafsu yang memorak-morandakan nurani manusia. Nabi tidaklah memerintahkan umatnya untuk selalu sibuk dengan ritual yang membosankan, namun bagaimana umatnya harus bisa memberikan kontribusi mengeluarkan saudara-saudaranya yang masih tertinggal dan mengalami kemiskinan serta terbelakang. Berfastabiqul khaerat dalam menolong sesama dan memberikan penghidupan bagi kaum miskin merupakan panggilan nurani yang suci dari lubuk hati sehingga dapat menemukan makna substantif dari&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat&lt;/i&gt;. Sudah saatnya umat beragama kembali pada substansi&amp;nbsp;&lt;i&gt;Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat&amp;nbsp;&lt;/i&gt;agar kita semua menjadi bagian yang terindah sebagai kado kebahagiaan dari Tuhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.imm.or.id/"&gt;http://www.imm.or.id/&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-theme-font: major-bidi; mso-bidi-theme-font: major-bidi; mso-hansi-theme-font: major-bidi;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-2482458536744891370?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/2482458536744891370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=2482458536744891370' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/2482458536744891370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/2482458536744891370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/10/billahi-fi-sabililhaq-fastabiqul.html' title='Billahi Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-YF6magIYFcg/Tqed-1ULvuI/AAAAAAAAASQ/vQLv0hPFhrs/s72-c/fas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-7274725187860287170</id><published>2011-10-20T18:02:00.001+07:00</published><updated>2011-10-20T18:05:13.117+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Imam Shalat dan Pemimpin</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-shzHBFLPI1w/Tp__GC2EEBI/AAAAAAAAASA/_qaFOTPeP-g/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="241" src="http://3.bp.blogspot.com/-shzHBFLPI1w/Tp__GC2EEBI/AAAAAAAAASA/_qaFOTPeP-g/s320/images.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;Imam shalat&lt;/b&gt; adalah sebuah ‘jabatan’ yang sangat mulia dan memiliki tanggung jawab yang sanggat besar. Tidak setiap orang dapat menjadi imam dalam shalat karena harus memiliki kompetensi tertentu yang sudah menjadi konsesus ulama &lt;i&gt;fiqih&lt;/i&gt;. Oleh karena itu, orang yang menjadi imam adalah orang yang terbaik diantara yang lainnya bukan berdasarkan lamanya hidup didunia tetapi kualitas individu yang dimiliki yang menyebabkan seseorang bisa menjadi seorang imam. Begitupun dengan seorang pemimpin harus memiliki kompetensi yang lebih dari yang lain, sehingga bisa membuat visi dan misi yang bisa dilaksanakan oleh para pembantu serta kebijakan yang dikeluarkan dapat dilaksanakan dengan baik oleh seluruh pembantunya. Dan hasilnya kemajuan atau kesejahtraan yang dicita-citakan akan dapat tercapai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Namun yang menjadi persoalan adalah ketika seorang imam dan pemimpin dipilih bukan berdasarkan kompetensi yang ditetapkan tapi berdasarkan kekayaan dan kekuatan uang atau besarnya uang yang diberikan kepada masyarakat. Maka kemajuan yang diharapkan sulit karena pemimpin yang dipilih tidak memiliki keahlian dibidangnya, begitupun dengan seorang imam shalat bukan tidak mungkin akan menyebabkan tidak sahnya proses ibadah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(shalat)&lt;/i&gt; karena kesalahan yang dilakukan atau diperbuat sang imam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kekeliruan Imam dan Pemimpin&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Berbicara kekeliruan setiap orang meski pernah mengalami namun jangan sampai diulangi kembali, agar kredibelitas tidak tereduksi karena sering berbuat yang tidak sesuai dengan aturan janji yang disampaikan. Hal yang patut menjadi teladan dalam proses melaksanakan shalat berjamaah untuk seorang pemimpin atau pejabat publik. Ketika seorang dipilih menjadi seorang imam shalat maka semua mematuhi gerakan dan arahan dari imam tidak boleh ada yang membantah bahkan memprotes, selama semua itu dalam koridor aturan agama dan tidak melakukan kesalahan yang fatal. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Namun ketika imam melakukan kesalahan atau keluar dari koridor yang telah ditentukan imam harus dan akan diingatkan oleh makmun &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(umat)&lt;/i&gt; yang ada dibelakangnya. Dan hal ini dilakukan agar proses ibadah berjalan sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya, sehingga ibadah yang dilakukan tidak sia-sia. Yang menjadi imam ketika diingatkan tidak boleh dan tidak akan marah namun menyadari kesalahan dan memperbaiki kesalahannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kita bandingkan dengan pemimpin yang ada di Negeri ini apakah seperti imam dalam shalat atau sebaliknya. Ketika masyarakat mengingatkan kesalahan pemimpinnya justru pimpinan kita membela diri dan balik mengkritik, bukan menyadari dan berterima kasih telah diingatkan. Sejatinya masyarakat itu mencintai pemimpinnya dan untuk kebaikan seluruh yang dipimpinnya. Namun gengsi dan arogansi telah mengalahkan filosofi shalat dalam proses kepemimpinan seseorang. Ini fakta bahwa shalat yang dilakukan hanya sebatas pada proses ritual semata belum pada tataran aplikasi nyata dan diterapkan dalam kehidupan sosial.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Metode Mengingatkan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam shalat ada metode mengingatkan seorang imam apabila melakukan kekeliruan dan dengan maksud bukan untuk menjatuhkan atau menghinakan imam. Sebaliknya seorang imam justru harus peka terhadap kesalahan yang dilakukannya dan kembali kepada jalan yang benar. Ketika seorang imam membaca keliru satu ayat saja dalam bacaan shalatnya maka dengan cepat orang yang berada dibelakang mengingatkan, jadi orang yang ada di belakang imam atau wakil imam harus benar-benar orang yang memiliki kompetensi untuk menjadi seorang imam. Dan ketika keliru dalam gerakan shalat maka makmum yang berada dibelakang harus mengingatkan dengan membaca bacaan yang sudah ditentukan yaitu &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;subhanallah&lt;/i&gt;&amp;nbsp; dan imam harus menyadari kekeliruannya dan kembali kepada aturan yang sesungguhnya. Begitu indanya kebersamaan dalam shalat ada proses kebersamaan dan saling mengingatkan antara pimpinan dan orang yang dipimpin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Begitupun dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara maka filosofi dalam shalat berjamaah ini dapat dijadikan pegangan dalam kehidupan bernegara dan dijadikan acuan oleh seorang pemimpin. Dengan melihat metode mengingatkan dalam shalat maka dapat takwilkan atau diqiyaskan ketika seorang pemimpin keluar dari aturan yang sebenarnya maka seorang wakil harus selalu mengingatkan agar kembali kepada aturan yang sesungguhnya. Hal ini semata-mata dilakukan dengan ikhlas dengan tujuan untuk seluruh orang yang dipimpin. Maka ketika proses mengingatkan tersebut tidak boleh ada tendensi apapun, namun murni untuk perbaikan dan kebaikan bersama. Sebaliknya seorang pemimpin harus menyadari itu dan jangan arogan merasa orang yang paling benar sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Imam dan Ketegasan Pemimpin&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Seorang imam shalat memiliki ketegasan dalam membawa jamaahnya dan telah memiliki idikator yang sangat jelas dan memiliki batasan yang jelas. Jadi semua makmum yang mengikutinya merasa yakin dan percaya apa yang dilakukan oleh imamnya. Maka dari itu seorang imam tidak boleh &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;was-was &lt;/i&gt;atau &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;ragu-ragu&lt;/i&gt;, seorang imam harus memiliki keyakinan yang nyata dan ketegasan sehingga makmum menjadi percaya kepada imam dan ibadah yang dilaksanakan sah dan benar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ini berlaku bagi seorang pemimpin yang harus memiliki ketegasan dalam memimpin bangsa agar rakyat yang dipimpinnya memiliki keyakinan bangsa ini akan maju. Namun akan menjadi sebaliknya apabila pemimpin peragu maka rakyat yang dipimpinnya akan kurang yakin dengan kemampuan yang sesungguhnya. Perlu diingat seorang pemimipin juga harus memiliki indikator yang jelas dalam mencapai program-programnya supaya masyarakatnya bisa mengevaluasi dan mengawasi. Dan ketidakjujuran yang dilakukan oleh para pembantu pemimpin dapat diminimalisir mungkin. Tulisan ini bukan untuk mencari kesalahan seorang pemimpin ataupun yang lainnya hanya kita dapat mengambil pelajaran dari proses Ibadah Shalat yang selalu kita lakukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Shalat yang selama ini kita lakukan hendaknya dapat kita ejawantahkan dalam prilaku sosial sehingga fungsi shalat dapat mencegah perbuatan keji dan munkar dapat direalisasikan. Sejatinya juga perintah shalat dalam al-Qur’an dengan jelas yaitu disuruh menegakan shalat, hal ini kalau kita maknai secara mendalam adalah bukan hanya dilakukan tapi dapat difahami filosofi dari nilai-nilai shalat tersebut. Yang pada akhirnya segala apa yang dilakukan dalam shalat dapat dimanifestasikan dalam kehidupan yang nyata. Maka kalau sudah memahami nilai-nilai shalat dan dapat dilaksanakan dengan baik bukan tidak mungkin fungsi shalat seperti yang disebutkan dalam al-Qur’an dapat terwujud.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika semua itu terwujud maka segala bentuk ketidakjujuran yang menggerogoti kepercayaan bangsa ini terhadap pemimpinnya akan hilang dengan sendirinya. Disinilah sesungguhnya fungsi agama dalam kehidupan nyata, sehingga agama tidak difahami hanya sebatas ritual semata tetapi dapat diejawantakan dalam kehidupan sehingga pada akhirnya dapat menjadi kontrol kehidupan sosial masyarakat kita. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Negara &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;baldatun toyibatun warrofun ghofur&lt;/i&gt; tidak hanya sebatas selogan tapi dapat diwujudkan dengan nyata. Untuk mencapai hal tersebut perlu adanya keterlibatan seluruh steakholder masyarakat sehingga menjadi &lt;b&gt;gerakan sosial&lt;/b&gt; yang massif, dan dapat merubah kehidupan kebangsaan kearah yang lebih baik. Kita masih memiliki harapan terhadap bangsa ini untuk menjadi bangsa yang kuat dan disegani. Tidak perlu adanya formalisasi aturan agama dalam kehidupan bernegara tapi cukup mengamalkan filosfi shalat itu sendiri yang ada akan dengan baik dan tidak adanya pemakasaan terhadap umat Islam. Semoga bangsa ini bisa menjadi lebih baik serta terbebas dari korupsi dan kebohongan yang terus dilakukan oleh seluruh rakyat dan pimpinannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;*Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang dan Aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-7274725187860287170?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/7274725187860287170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=7274725187860287170' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/7274725187860287170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/7274725187860287170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/10/imam-shalat-dan-pemimpin.html' title='Imam Shalat dan Pemimpin'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-shzHBFLPI1w/Tp__GC2EEBI/AAAAAAAAASA/_qaFOTPeP-g/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-3214924119663680412</id><published>2011-10-10T19:03:00.001+07:00</published><updated>2011-10-10T19:09:06.384+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Enam 'W' Bikin Hidup Sukses</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-9TL8FPV9HX8/TpLeJqyihbI/AAAAAAAAAR8/6HNFO2ms62k/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-9TL8FPV9HX8/TpLeJqyihbI/AAAAAAAAAR8/6HNFO2ms62k/s320/images.jpg" width="222" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Siapa yang tidak ingin sukses dalam hidupnya? Semua orang pastilah ingin sukses, tidak hanya sukses dunia tetapi juga sukses akhirat. Meraih kesuksesan itu membutuhkan sebuah proses, tidak bisa secara instant. Butuh perjuangan yang sangat keras, tidak mudah putus asa ketika menghadapi masalah hidup ini. Masalah itu muncul sebagai ujian keimanan kita. Apakah kita lulus atau tidak? Itu semua tergantung bagaimana kita menyikapi persoalan-persoalan dalam hidup kita. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jika kita ingin sukses di dunia dan di akhirat, maka selalu ingatlah 6 ”W” yang merupakan nasehat dari Imam Al-Ghazali : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;What is the nearest to us in this world?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Mungkin kita berpikir yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini adalah ibu karena ibulah yang mengandung, melahirkan, merawat dan mendidik dengan penuh kasih sayang. Akan tetapi, yang paling dekat dengan kita sebenarnya kematian. Firman Allah dalam Q.S Al-Jumuah (62) : 8, yang artinya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;“Katakanlah : ‘Sesungguhnya, kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, …….”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kematian adalah rahasia Ilahi dan tidak ada satupun yang dapat mengelaknya. Kapanpun, dimanapun, hari ini pun mungkin kita bisa mati. Kematian merupakan hukum mutlak yang telah ditetapkan oleh Allah di Lauhl Mahfudz dan tak satupun yang dapat merubahnya. Jika kita ingin sukses, ingatlah akan kematian. Sebenarnya mengingat mati akan memberi motivasi atau dorongan besar kepada kita untuk senantiasa memanfaatkan kesempatan hidup di dunia dan sebagai ladang investasi amal kelak diakhirat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;What is the farthest to us in this world?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kita pasti memikirkan benda-benda langit seperti bulan, bintang, planet dll yang jauh dari diri kita.Akan tetapi, jawaban itu salah besar karena sudah banyak astronot yang dapat menginjakan kaki di bulan. Hal yang tidak mungkin kita datangi yaitu masa lalu. Kita tidak mungkin kembali lagi kemasa lalu karena waktu tidak dapat diputar. Masa lalu akan menjadi kenangan saja baik kenangan manis maupun pahit. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dengan demikian kita harus memanfaatkan waktu denagn sebaik-baiknya. Kita manfaatkan untuk hal-hal yang positif. Misalnya saja, sebagai mahasiswa kita harus belajar sungguh-sungguh, aktif dalam berorganisasi dan lain-lain. Sehingga, kita tidak akan menyesal dalam hidup ini. &amp;nbsp;Jika kita memanfaatkan hari ini dengan hal-hal yang positif pasti kenangan manis yang kita tuai kemudian hari dan begitu juga sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;What is the biggest in this world?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jika pertanyaan ini di tunjukkan bagi anak-anak, mereka mungkin akan menjawab bahwa gajah adalah yang paling besar. Akan tetapi, sesungguhnya yang paling besar adalah hawa nafsu. Manusia memang memerlukan hawa nafsu. Jika tidak, manusia tidak akan bertahan hidup. Beberapa hawa nafsu yang dimiliki manusia yaitu nafsu makan, minum, seks, berkuasa, mengumpulkan harta dan masih banyak lagi. Manusia memang membutuhkan hawa nafsu tetapi kita jangan sampai diperbudak oleh hawa nafsu karena manusia itu sendiri yang akan rugi atau menyesal. Firman Allah Q.S Al-Furqan (25) : 43-44, yang artinya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;“ &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Terangkanlah kepada-Ku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? Ataukah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain hanyalah seperti binatang ternak, bahkan lebih sesat jalannya(dari binatang ternak)”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Memang tidak mudah mengendalikan hawa nafsu, butuh perjuangan ekstra keras. Jika kita selalu mencoba dan&amp;nbsp; mencoba memenage hawa nafsu , kita tidak akan diperbudak oleh hawa nafsu itu sendiri. Insyaallah kita akan berjalan di jalan yang Allah ridhoi. Amin &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;What is &amp;nbsp;heaviest in this world?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Memegang amanah merupakan hal yang paling berat di dunia ini. Karena suatu saat orang yang memegang amanah akan di mintai pertanggung jawaban. Misalnya, seorang pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Jika kita di percaya oleh teman kita untuk menjaga rahasia, sebagai seorang yang amanah kita harus menjaga betul amanah yang diberikan kepada kita, apapun yang akan terjadi. Sekali saja kita mengecewakan amanah yang telah diberikan kepada kita, sangat sulit orang akan memberikan amanah lagi kepada kita. Untuk itu, kita harus betul-betul menjadi seorang yang amanah dalam hal apapun karena kelak kita akan dimintai pertanggung jawaban.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;What is &amp;nbsp;lightest in this world?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Hal yang paling mudah dilakukan oleh manusia di dunia ini adalah meninggalkan shalat. Kadang kita tidak merasa berdosa meninggalkan shalat, padahal janji Allah bagi orang –orang yang meninggalkan shalat adalah masuk neraka. Kita lihat diri kita sendiri saja, nggak usah lihat orang lain. Misalnya, ketika kita lagi ke asyikan main kadang-kadang gak tau waktu, eh ternyata waktu shalatnya udah abiz dech. Ini contoh manusia yang mempertuhankan urusan dunia daripada urusan akhirat. Sungguh orang yang celaka adalah orang yang lalai dari shalatnya.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;What is sharpest in this world?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam benak kita mungkin pedang yang paling tajam di dunia ini. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Akan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; tetapi, yang paling tajam adalah lidah manusia. Lidah manusia dapat menyakiti hati orang lain dan dapat membuat orang lain bahagia. Bilamana lidah dapat menyakiti hati orang lain? Bila manusia memanfaatkan lidah untuk hal-hal yang tidak baik seperti menggunjing orang, menfitnah orang dan lain-lain. &amp;nbsp;Allah memberikan perumpamaan bagi orang yang menggunjing seperti memakan bangkai saudaranya sendiri. Firman Allah dalam Q.S Al-Hujurat (49) : 12, yang artinya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;“ ….Dan janganlah sebagian kamu menggunjingkan sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya….”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Seharusnya kita bersyukur Allah telah memberikan lidah kepada kita, bukti syukur itu kita gunakan lidah ini untuk berbicara yang baik-baik. Ingatlah keenam nasehati tersebut dalam hidup kita. Insyaallah Allah jika kita selalu ingat kematian, selalu berbuat yang terbaik setiap harinya, memanage hawa nafsu, tidak meninggalkan shalat dan selalu menjaga lisan , kita tergolong orang-orang yang beruntung. Tidak hanya sukses di dunia, tetapi insyaallah sukses akhirat juga.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : Bulletin Tarbawy PAI UM Magelang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-3214924119663680412?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/3214924119663680412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=3214924119663680412' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/3214924119663680412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/3214924119663680412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/10/enam-w-bikin-hidup-sukses.html' title='Enam &apos;W&apos; Bikin Hidup Sukses'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-9TL8FPV9HX8/TpLeJqyihbI/AAAAAAAAAR8/6HNFO2ms62k/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-2123018086809951574</id><published>2011-09-24T12:57:00.001+07:00</published><updated>2011-09-24T13:02:57.285+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yahudi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Palestina'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Presiden Amerika Serikat'/><title type='text'>Membaca Agama Obama</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-QltnlI9I24I/Tn1wLf2Bp6I/AAAAAAAAAR4/TXeVa7_WHkA/s1600/index.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-QltnlI9I24I/Tn1wLf2Bp6I/AAAAAAAAAR4/TXeVa7_WHkA/s1600/index.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Presiden&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt; &lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Barack Husain Obama&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; atau yang lebih popular dengan sebutan Obama, sangat diagungkan dan dielu-elukan didunia Islam dan umat Islam menaruh harapan yang besar terhadapnya. Namun betul kata &lt;b&gt;Valadimir Putin&lt;/b&gt; (PM Rusia dan Mantan Presiden Rusia) bahwa harapan yang besar akan menimbulkan kekecewaan yang besar pula. Saya tidak dalam posisi menjastifikasi pernyataan Putin, namun kalau kita analogikan pernyataan Putin ini harapan umat Islam terhadap presiden &lt;b&gt;Obama&lt;/b&gt; mungkin tepat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Umat Islam diseluruh dunia memiliki harapan yang luar biasa terhadap Obama karena diyakini akan berpihak kepada kepentingan umat Islam. Ini didasarkan pada sebuah asumsi bahwa Obama memiliki hubungan khusus dengan Islam salah satunya adalah adanya nama yang ‘berbau’ muslim dalam nama tengah Obama selain itu dikuatkan dengan tesis bahwa Obama pernah tinggal di Negara muslim terbesar didunia yaitu Indonesia. Sehingga harapan itu semakin memperkuat umat Islam didunia, euforia kemenangan Obama dalam pemilihan Presiden secara langsung telah membangkitkan semangat umat Islam, bahwa Obama yang memiliki latar belakang kedekatan dengan umat Islam akan berbeda kebijakan luar negerinya dengan para pendahulunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Harapan itu di perkuat dengan sikap Obama dan janji-janjinya selama berkampanye yaitu akan menegakan keadilan dan menghormati Islam. Harapan itu agaknya akan terwujud ketika Obama rajin berkunjung ke Timur Tengah dengan mengubar mimpi bagi umat Islam, bahkan janji penarikan pasukan dari Irak dan Afganistan telah menjadi ciri khas kampanye Obama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Namun setelah berjalan sekian lama adakah harapan itu akan terwujud? Pernyataan atau pertanyaan ini terjawab ketika sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tanggal 22 September 2011, bahwa sikap Obama sama dengan para pendahulunya yang selalu mendukung kekejian Israel dan menutup mata pembantaian yang dilakukan Israel terhadap warga Muslim Palestina. Obama dengan tegas menolak Negara &lt;u&gt;Palestina&lt;/u&gt; dalam keanggotaan PBB, setelah apa yang dilakukan oleh Obama masihkan kita memiliki harapan terhadap presiden &lt;b&gt;Amerika Serikat &lt;/b&gt;(AS) tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Boleh jadi siapapun presidennya kebijakan yang dikeluarkan oleh AS akan memiliki kesamaan yaitu melindungi segala kepentingan Yahudi. Karena sesungguhnya Amerika Serikat itu berada dalam genggaman orang-orang Yahudi, jadi jangan berharap banyak terhadap presiden Amerika Serikat karena semua kebijakan yang dikeluarkan akan sama tidak peduli apapun warna kulitnya untuk urusan kebijakan luar Negeri tetap melindungi segala kepentingan Yahudi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Kita dapat menyimpulkan walau Obama seorang Nasrani (Kristen) namun pola pikir dan apa yang dilakukannya ada pada kerangka dan pengaruh orang Yahudi. Begitu hebatkah orang-orang Yahudi itu sehingga bisa menguasai dunia walau dengan jumlah yang sangat sedikit. Mulai saat ini mari kita instrospeksi bahwa apa yang kita idolakan selama ini sesungguhnya tidak menyukai agama yang kita cintai ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-2123018086809951574?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/2123018086809951574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=2123018086809951574' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/2123018086809951574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/2123018086809951574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/09/membaca-agama-obama.html' title='Membaca Agama Obama'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-QltnlI9I24I/Tn1wLf2Bp6I/AAAAAAAAAR4/TXeVa7_WHkA/s72-c/index.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-7915566498428782057</id><published>2011-09-23T11:01:00.000+07:00</published><updated>2011-09-23T11:01:09.717+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Gagasan Profetik Kuntowijoyo</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-A1iuUlCmPjI/TnwC2sN0CEI/AAAAAAAAAR0/gUONSof1y4U/s1600/index.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-A1iuUlCmPjI/TnwC2sN0CEI/AAAAAAAAAR0/gUONSof1y4U/s1600/index.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;Gagasan  profetik &lt;b&gt;Kuntowijoyo&lt;/b&gt; berpijak pada tiga elemen utama: humanisasi  (ta’muru bil ma’ruf), liberasi (tanhawna ‘anil munkar), dan transendensi  (tu’minu billah). Konsep ini berakar dari Al-Qur’an Surah Ali Imran:  110: “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia,  menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman  kepada Allah”. Konsepsi Kuntowijoyo diderivasikan dari tiga elemen yang  Allah sebut sebagai prasyarat umat terbaik tersebut.&lt;/div&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt; &lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;Menurut  Kuntowijoyo, Amar Ma’ruf (menyuruh kepada yang baik) tidak hanya berada  dalam konteks individual, melakukan kebaikan pada sesama. Ia harus  ditransformasikan dalam konteks sosial budaya. Kuntowijoyo  menafsirkannya sebagai emansipasi manusia kepada fitrah-nya: pada  posisinya sebagai makhluk yang mulia. Inilah yang ia sebut sebagai  humanisasi teosentris: kembalinya manusia pada &lt;i&gt;fitrah&lt;/i&gt;nya sebagai makhluk  Allah yang diberi tanggung jawab untuk mengelola bumi. Humanisasi  berarti menebar kebaikan dengan titik pijak keadilan. Misi humanisasi  adalah menempatkan manusia sebagai khalifatullah fil ‘ardli, pemimpin di  muka bumi, yang mesti menjalankan misi keadilan. Upaya-upaya  rekonstruksi ini perlu dijalankan dalam konteks sosial-budaya,  termanifestasi dalam ruang-ruang publik yang konkret, dan menjadikan  Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;Sementara  itu, Nahyi Munkar (mencegah kemunkaran) juga tidak bisa hanya dimaknai  dalam kerangka individual. Secara sosial, nahyi munkar berarti  pembebasan manusia atas penindasan dari manusia lainnya, pembebasan dari  segala bentuk kegelapan (zhulumat), kemiskinan, kebodohan,  keterbelakangan, dsb. Juga pembebasan manusia atas kezaliman yang  dilakukan oleh manusia lainnya. Artinya, konsep nahyi munkar memiliki  implikasi gerakan dan struktural. Spirit pembebasan ini banyak ditemui  dari puisi-puisi Kuntowijoyo, sebagaimana penulis kutip di atas: “Karena  kakiku masih di bumi Hingga kejahatan terakhir dimusnahkan Hingga para  du’afa dan Mustada’afin diangkat Tuhan dari penderitaan”.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;Dalam  pelbagai tulisannya, Kuntowijoyo juga banyak memberikan kritik-kritik  sosial atas realitas yang ada. Ia banyak melihat kondisi &lt;i&gt;sejarah sosial  Indonesia&lt;/i&gt; yang diwarnai oleh praktik-praktik eksploitasi kapital. Potret  penindasan ini muncul dalam bentuk oligarki antara pemodal besar dengan  negara yang kemudian menyebabkan akses rakyat kecil atas ekonomi  menjadi terhambat. Ia menyebutnya sebagai dhuafa dan mustadh’afin.  Pembebasan juga perlu dilakukan pada praktik kezaliman ekonomi seperti  ini. Spirit Marx atas pembebasan manusia dari keterasingan juga senada  dengan konsepsi beliau tentang pembebasan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;Adapun  tu’minu billah berarti pengembalian segala sesuatu pada hakikatnya yang  paling mendasar: tauhid. Pada titik inilah gagasan ilmu sosial profetik  menjadi penting. Gagasan tauhid tidak hanya berada pada level teologis,  tetapi juga harus diterjemahkan melalui langkah-langkah sosial konkret.  Konsep transendensi ini dapat dibaca melalui konsep tauhid sosial yang  digagas Amien Rais dan Teologi Al-Ma’un yang dicanangkan KH. Ahmad  Dahlan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;Wacana  tauhid sosial mengejawantahkan tauhid dalam semua dimensi kehidupan.  Menurut Amien Rais, Tauhid Sosial merupakan dimensi sosial dari konsep  tauhid (pengesaan Allah secara mutlak), agar konsepsi tauhid yang telah  terintegrasi di pola pikir umat Islam dapat dipraktikkan pada tataran  masyarakat.Implikasi yang diharapkan dari Tauhid Sosial ini adalah  munculnya manusia-tauhid (meminjam istilah Amien Rais, lihat Muzakki,  2004) yang mampu berpikir secara arif dengan landasan tauhid dan  syariah. Tauhid harus ditransformasikan dalam bentuk akhlak dan etika  sosial. Dalam konteks sosial-politik, etika tersebut tidak hanya  diwujudkan dalam aktivitas berinteraksi dengan individu, tetapi juga  dalam ruang-ruang publik. (&lt;b&gt;Amien Rais&lt;/b&gt;, 1997).&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;Sementara  itu, &lt;b&gt;KH. Ahmad Dahlan&lt;/b&gt; memperkenalkan cara berpikir yang sederhana:  mengamalkan perintah Allah dalam Al-Qur’an secara nyata. Dalam konteks  ini, Kyai Dahlan mengajarkan murid-muridnya Surah Al-Ma’un secara  berulang-ulang. Sudah barang tentu, murid-muridnya bertanya. . Kyai  Dahlan kemudian mengajak murid-muridnya ke pasar dan membeli kebutuhan  hidup sehari-hari mereka, lantas pergi ke tempat orang-orang miskin dan  memberikan barang-barang tersebut kepada mereka. Tak cukup sampai di  situ, Kyai Dahlan juga mengajak murid-muridnya untuk memelihara  anak-anak yatim yang miskin, sebagaimana dipesankan dalam surah Al-Ma’un  tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;Ada  satu semangat yang bisa ditangkap dari kisah sederhana tersebut. Kyai  Dahlan mengajak kita untuk mengejawantahkan ajaran tauhid dan ayat-ayat  Al-Qur’an dalam bentuknya yang sangat praksis dan implementatif, yaitu  pengamalan nyata. Bentuk inilah yang disebut oleh Kuntowijoyo sebagai  “&lt;i&gt;Gerakan Sosial Muhammadiyah&lt;/i&gt;”.(Kuntowijoyo, 2008).&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Menafsirkan Kuntowijoyo: Konteks Indonesia Kontemporer&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Sebetulnya,  gagasan Kuntowijoyo memiliki banyak relevansi dengan konteks Indonesia  kontemporer. Saya akan melihat satu fakta saja dalam masalah Indonesia,  yaitu adanya arus globalisasi yang tidak hanya memberi dampak positif  bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga memberi dampak-dampak sosial  negatif di semua aspek.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Kita sedang berada di era globalisasi. &lt;em&gt;The world is flat&lt;/em&gt;,  kata Thomas Friedman, seorang kolumnis di New York Times. Arus  globalisasi yang dicirikan oleh “interconnectedness” –kata Martin Wolf—  atau “distanciation” –menurut Anthony Giddens— menjadi tak lagi  terhindarkan di seluruh pelosok dunia.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Serbuan-serbuan  kultural tak ayal masuk ke generasi muda . Kita menghadapi problem yang  cukup serius: mulai memudarnya sinyal religiusitas dalam masyarakat  dunia, terutama di kalangan generasi muda. Berbicara mengenai  globalisasi, maka akan berbicara pula mengenai fenomena sosial-budaya  yang melintasi batas negara, mengakibatkan perubahan-perubahan sosial di  berbagai aspek. &lt;u&gt;James Rosenau&lt;/u&gt;, pakar Hubungan Internasional di &lt;i&gt;George  Washington University,&lt;/i&gt; telah memberikan dua kata kunci yang menentukan  arah geraknya yang begitu luas ke berbagai penjuru dunia: integrasi dan  fragmentasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Hal  tersebut, jika kita tafsirkan secara lebih luas, dapat berarti bahwa  globalisasi memiliki karakteristik “menyatukan aspek-aspek sosial ke  dalam sebuah standard baru” dan memfragmentasikan standard tersebut ke  berbagai penjuru dunia”. Implikasinya, terjadi perubahan kultural dan  sosial. Globalisasi memiliki dua sisi. Di satu sisi, globalisasi membuat  kemajuan teknologi dapat dirasakan oleh semua orang. Namun, di sisi  lain globalisasi juga punya dampak sosial yang tak terelakkan bagi  kehidupan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Dalam  era globalisasi, kondisi yang fragmentaris tersebut menimbulkan dampak  negatif berupa perluasan dimensi dan lokus konflik. Maraknya gerakan  transnasional serta pemahaman-pemahaman keagamaan yang bertabrakan  dengan garis pemahaman yang sudah pakem –dalam bentuk radikalisme agama  dan liberalisme pemikiran keamaan &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;juga membuat adanya konflik yang sama di tempat yang berbeda.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Problem  lain adalah munculnya hegemoni dalam politik internasional yang  mengatur order yang ada. Proses globalisasi pada perkembangannya bukan  sebuah proses yang bebas nilai. Ia adalah sebuah jelmaan kepentingan  dari kekuatan politik dan ekonomi yang mendominasi tata dunia saat ini.  Proses globalisasi menawarkan nilai baru yang secara kultural berpotensi  menggerus lokalitas dan tatanan baku yang ada. Jika tidak dihadapi,  proses globalisasi akan berbenturan dengan upaya mempertahankan tradisi  dan paham keagamaan. Globalisasi akan membentur nilai tradisi dan  lokalitas yang ada, dan yang paling rawan terkena ekses ini adalah  generasi muda. Pendeknya, kita akan melihat tidak hanya transformasi  sosial progresif dalam bentuk kemajuan teknologi, tetapi juga keruntuhan  budaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Gagasan  Kuntowijoyo yang cukup relevan dalam melihat masalah ini adalah gagasan  mengenai strategi budaya. Semua proses sosial, baik itu yang terjadi  secara vertikal (dari negara ke masyarakat) maupun horisontal  (antarmasyarakat) mesti memperhatikan nilai budaya. Kebijakan penanaman  modal asing, misalnya, tidak hanya berdampak pada kondisi  ekonomi-politik, melainkan juga punya ekses sosial-budaya. Kita dapat  melihat banyaknya pertambangan yang mengalami konflik dengan petani dan  masyarakat lokal karena menabrak rambu-rambu tradisi. Atau, persoalan  pemiskinan struktural yang terjadi akibat negara memfasilitasi  praktik-praktik akumulasi kapital. Tentu saja, ini memerlukan strategi  kebudayaan dari semua pihak.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Strategi  kebudayaan harus dimulai dari penghargaan atas nilai-nilai tradisi yang  ada. &lt;b&gt;Kebudayaan modern&lt;/b&gt; harus pula mempertimbangkan tradisi yang ada.  Kuntowijoyo menyebut beberapa warisan tradisi di Sumatera, seperti Aceh,  yang melihat al-malik al-adl sebagai sebuah konsep kepemimpinan yang  adil. Pemimpin tidak harus demokratis, tetapi ia harus mampu mengayomi  masyarakatnya dan bersikap adil tanpa pandang bulu. Atau, simbol-simbol  kebudayaan di Jawa pada konsep “ngelmu” sebenarnya memiliki keterkaitan  dengan cara hidup yang menyeluruh, menjadi panduan sederhana untuk  menuntut ilmu apapun. Konsep seperti ini jika dihilangkan tidak hanya  akan menggerus dasar kebudayaan, tetapi juga akan berpengaruh pada  degradasi moral.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Ilmu Sosial Profetik sebagai Alat Transformasi Sosial&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Kuntowijoyo  memformulasikan konsep transformasi sosialnya ke dalam empat tahapan  berikut: Dari teologi, bertransformasi ke dalam filsafat sosial,  perumusan teori sosial, lalu perancangan agenda perubahan sosial. Dengan  logika berpikir tersebut, Prof. Kunto ingin menyatakan pada semua  aktivis gerakan, bahwa tidak mungkin berpikir melompat dari basis  ideologi yang paling mendasar lantas langsung berpikir untuk  menghadirkan perubahan sosial instan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Perlu  ada ketepatan pembacaan makro dan filosofis atas realitas sosial.  Setelah pembacaan makro, perlu ada upaya untuk merumuskan teori dan  aplikasi konkret dari pembacaan makro tersebut. Bagaimana caranya? tentu  saja melalui riset-riset empiris yang dilakukan secara langsung. Sadar  atau tidak, strategi perubahan sosial yang dirancang oleh banyak gerakan  kontemporer cenderung melupakan perumusan teori sosial. Kita kadang  terlalu asyik dalam pembahasan mengenai dikotomisasi mengenai Islam dan  Barat dalam tataran normatif seperti referensi atau kerangka berpikir,  tetapi melupakan rancangan metodologis.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Memang,  kita sangat perlu membedakan cara berpikir “ala Barat” dengan “ala  Islam” dalam tataran epistemologis. Akan tetapi, apakah kita harus  menghabiskan waktu hanya untuk berdebat dalam soal-soal filsafat ilmu an  sich? Mengapa kita tidak segera beranjak ke tahapan selanjutnya, yaitu  perumusan teori sosial, jika cara pandang mengenai kebenaran kita sudah  bersifat final?&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Pada  titik inilah gagasan ilmu sosial profetik (ISP) relevan diangkat.  Menurut Azmy Basyarahil, ISP tidak hanya berhenti pada usaha menjelaskan  realitas sosial. Tetapi, bergerak lebih jauh dengan  mentransformasikannya menuju cita-cita masyarakat. ISP merumuskan tiga  nilai penting sebagai pijakan, yaitu humanisasi, liberasi dan  transendensi.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt; Sumber : www.bungsucikal.com &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-7915566498428782057?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/7915566498428782057/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=7915566498428782057' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/7915566498428782057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/7915566498428782057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/09/gagasan-profetik-kuntowijoyo.html' title='Gagasan Profetik Kuntowijoyo'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-A1iuUlCmPjI/TnwC2sN0CEI/AAAAAAAAAR0/gUONSof1y4U/s72-c/index.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-4747151706269627052</id><published>2011-09-22T21:03:00.000+07:00</published><updated>2011-09-22T21:03:22.673+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kejujuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cara Bahagia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cara hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah pengusaha sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesombongan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hidup Bahagia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Cara Hidup Bahagia dengan Memaafkan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-0BaqkAL0MNI/Tns_kA1Wd_I/AAAAAAAAARw/2ExTwOtYdE4/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-0BaqkAL0MNI/Tns_kA1Wd_I/AAAAAAAAARw/2ExTwOtYdE4/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Bayangkan  Anda sedang menghadiri pesta yang amat meriah. Semua orang tampil  dengan pakaian terbaik. Makanan yang dihidangkanpun tampak lezat dan  mengundang selera. Saat Anda antre untuk mengambil makanan, tiba-tiba  seseorang yang sangat Anda percaya berbisik di telinga Anda,  ''Hati-hati, banyak makanan tak halal disini, bahkan ada beberapa yang  beracun!'' Saya berani menjamin Anda akan mengurungkan niat mengambil  makanan. Boleh jadi Anda pun langsung pulang ke rumah. Anda benar, hanya  orang bodohlah yang mau menyantap makanan tersebut. Kita tak mau makan  sembarangan. Kita sangat peduli pada kesehatan kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Anehnya,  kita sering bahkan dengan sengaja memasukkan ''makanan-makanan  beracun'' ke dalam pikiran kita. Kita tak sadar bahwa inilah sumber  penderitaan kita. Salah satu makanan yang paling berbahaya tersebut  bernama: ketidakmauan kita untuk memaafkan orang lain!&lt;br /&gt;Ketidakmauan memaafkan adalah penyakit berbahaya yang menggerogoti  kebahagiaan kita. Kita sering menyimpan amarah. Kita marah karena dunia  berjalan tak sesuai dengan kemauan kita. Kita marah karena pasangan,  anak, orang tua, atasan, bawahan, dan rekan kerja, tak melakukan apa  yang kita inginkan. Lebih parah lagi, kita memendam kemarahan ini  berhari-hari, bahkan bertahun-tahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Memang  banyak sekali kejadian yang memancing emosi kita. Pengendara motor yang  memaki kita, mobil yang menyalib dan hampir membuat kita celaka, orang  yang membobol ATM kita, adik yang sering minta bantuan tapi tak pernah  mengucapkan terima kasih, pembantu yang membohongi kita, maupun bos yang  pelitnya luar biasa. Kita mungkin berpikir bahwa orang-orang tak tahu  diri ini sudah sepantasnya kita benci. Tapi kita lupa bahwa kebencian  yang kita simpan hanyalah merugikan kita sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sudah  menjadi tabiat manusia, tatkala hatinya disakiti, dia akan merasa sakit  hati dan boleh jadi berujung dengan kedendaman. Walaupun demikian,  bukan berarti kita harus dendam setiap kali ada yang menyakiti. Malah  sebaliknya, jika kita dizalimi, maka doakanlah orang-orang yang  menzalimi itu agar bertaubat dan menjadi orang saleh. Mampukah kita  melakukannya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Para  Nabi-Nabi adalah sosok yang hatinya bersih dari sifat dendam. Walau ia  dihina, dicaci maki, difitnah, bahkan hendak dibunuh, tak sedikit pun ia  mendendam. Bahkan, ia mati-matian berbuat baik kepada orang-orang  tersebut dan begitu ringannya ia memaafkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Penelitian  menunjukkan ketidakrelaan memaafkan orang lain memiliki dampak hebat  terhadap tubuh kita: menciptakan ketegangan, mempengaruhi sirkulasi  darah dan sistem kekebalan, meningkatkan tekanan jantung, otak dan  setiap organ dalam tubuh kita. Kemarahan yang terpendam mengakibatkan  berbagai penyakit seperti pusing, sakit punggung, leher, dan perut,  depresi, kurang energi, cemas, tak bisa tidur, ketakutan, dan tak  bahagia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Baru-baru  ini saya sempat berinteraksi dengan sekelompok mahasiswa yang  mengeluhkan perasaan tertekan dan tak bahagia. Ternyata, kebanyakan dari  mereka memendam berbagai kemarahan, baik kepada orang tua maupun  orang-orang di sekitar mereka. Salah seorang mengaku telah 10 tahun  memendam kebencian kepada wanita yang menjadi istri kedua ayahnya. Si  ayah yang dijuluki orang paling sholeh di kantornya tanpa diduga  mempunyai ''simpanan.'' Wanita ini kemudian dinikahinya, dan akhirnya  meninggal karena stroke lima tahun lalu. Tapi, kemarahan dan kebencian  si anak hingga kini belum juga mereda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Musuh  kita sebenarnya bukanlah orang yang membenci kita tetapi orang yang  kita benci. Ada cerita mengenai seorang lelaki bekas tapol di zaman Orde  Baru yang mengunjungi kawannya sesama eks tapol. Sambil mengobrol si  kawan bertanya, ''Apakah kamu sudah melupakan rezim Orde Baru?''  Jawabnya, ''Ya, sudah.'' Si kawan kemudian berkata, ''Saya belum. Saya  masih sangat membenci mereka.'' Lelaki itu tertawa kecil dan berkata,  ''Kalau begitu, mereka masih memenjara dirimu.''&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;kita  harus terus berlatih untuk mengikis sifat dendam tersebut. Sebagai  ilustrasi, kita bisa belajar dari para karateka yang berhasil  menghancurkan batubata dengan tangannya. Pertama kali memukulnya, bata  tersebut tidak langsung hancur. Tapi, dia tak patah semangat.  Diulanginya terus usaha untuk menghancurkan bata tersebut. Akhirnya,  pada pukulan kesekian, pada hari kesekian, bata tersebut berhasil  dihancurkan. Memang, tangannya bengkak-bengkak, tetapi dia mendapatkan  hasil yang diinginkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Begitu  pula dengan hati. Jika hati dibiarkan sensitif, maka hati ini akan  mudah sekali terluka. Akan tetapi, jika hati sering dilatih, maka hati  kita akan semakin siap menghadapi pukulan dari berbagai arah. Jika kita  telah disakiti seseorang, kita jangan melihat orang tersebut, tetapi  lihatlah dia sebagai sarana ujian dan ladang amal kita terhadap Yang  Maha Kuasa. Kita akan semakin sakit, tatkala melihat dan mengingat  orangnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Untuk  mencapai kebahagiaan, kita perlu mengubah cara pandang kita. Sumber  kebahagiaan ada dalam diri kita sendiri, bukan di luar. Karena itu  jangan terlalu memusingkan perilaku orang lain. Sebaliknya, belajarlah  memaafkan. Kunci memaafkan adalah memahami ketidaktahuan. Banyak orang  yang melakukan kesalahan karena ketidaktahuan. Kalaupun mereka sengaja  melakukannya, itupun karena mereka sebenarnya tak tahu. Mereka tak tahu  bahwa kejahatan bukanlah untuk orang lain tetapi untuk mereka sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Orang  yang suka memaki dan bersikap kasar sebenarnya tak menyadari bahwa  mereka sedang menzalimi dirinya sendiri. Suatu ketika ia akan kena  batunya. Inilah konsekuensi logis dari hukum alam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Mempraktikkan  konsep memaafkan akan membuat hidup lebih ringan. Saya ingat, saat  sedang duduk menunggu anak saya sekolah pada minggu lalu, seorang ibu  yang lewat menubrukkan tasnya yang cukup berat ke kepala saya, tanpa  permisi apalagi minta maaf. Orang-orang yang melihat kejadian itu  menggeleng-gelengkan kepala sambil mencela kecerobohannya. Saya mencoba  mempraktikkan konsep ini, dan langsung memaafkannya. Ibu itu  kelihatannya sedang kalut. Tak mungkin ia sengaja menabrak saya begitu  saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Jika  kita menjadi lebih baik, Tuhan tentu akan memuliakan kita. Jika Tuhan  sudah memuliakan, maka kita tidak akan menjadi hina karena hinaan orang  lain. Untuk mencapai kebahagiaan, berikanlah maaf kepada orang lain.  Hentikan kebiasaan menyalahkan orang lain. Ingatlah, kesempurnaan  manusia justru terletak pada ketidaksempurnaannya. Hanya Allah-lah yang  Maha Suci dan Maha Sempurna. Saya menyukai apa yang dikemukakan Gerarld G  Jampolsky dalam bukunya Forgiveness, The Greatest Healer of All. ''Rela  memaafkan adalah jalan terpendek menuju Tuhan.'' Itulah kunci kemuliaan  diri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : http://www.bungsucikal.com/2011/09/sudahlah-maafkan-saja.html &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-4747151706269627052?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/4747151706269627052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=4747151706269627052' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/4747151706269627052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/4747151706269627052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/09/cara-hidup-bahagia-dengan-memaafkan.html' title='Cara Hidup Bahagia dengan Memaafkan'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-0BaqkAL0MNI/Tns_kA1Wd_I/AAAAAAAAARw/2ExTwOtYdE4/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-3977482249395935659</id><published>2011-09-22T20:57:00.000+07:00</published><updated>2011-09-22T20:57:43.546+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kejujuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah pengusaha sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesombongan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Pakaian Kebahagiaan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-4gx37ZShqRk/Tns-MCy3pjI/AAAAAAAAARs/eHa6z7Egw9k/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-4gx37ZShqRk/Tns-MCy3pjI/AAAAAAAAARs/eHa6z7Egw9k/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Suatu  ketika, tersebutlah seorang raja yang kaya raya. Kekayaannya sangat  melimpah. Emas, permata, berlian, dan semua batu berharga telah menjadi  miliknya. Tanah kekuasaannya, meluas hingga sejauh mata memandang.  Puluhan istana, dan ratusan pelayan siap menjadi hambanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Karena  ia memerintah dengan tangan besi, apapun yang diinginkannya hampir  selalu diraihnya. Namun, semua itu tak membuatnya merasa cukup. Ia  selalu merasa kekurangan. Tidurnya tak nyenyak, hatinya selalu merasa  tak bahagia. Hidupnya, dirasa sangatlah menyedihkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Suatu  hari, dipanggillah salah seorang prajurit tebaiknya. Sang Raja lalu  berkata, "Aku telah punya banyak harta. Namun, aku tak pernah merasa  bahagia. Karena itu, ujar sang raja, "Aku akan memerintahkanmu untuk  memenuhi keinginanku. Pergilah kau ke seluruh penjuru negeri, dari  pelosok ke pelosok, dan temukan orang yang paling berbahagia di negeri  ini. Lalu, bawakan pakaiannya kepadaku."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Carilah  hingga ujung-ujung cakrawala dan buana. Jika aku bisa mendapatkan  pakaian itu, tentu, aku akan dapat merasa bahagia setiap hari. Aku tentu  akan dapat membahagiakan diriku dengan pakaian itu. Temukan sampai  dapat!" perintah sang Raja kepada prajuritnya. "Dan aku tidak mau kau  kembali tanpa pakaian itu. Atau, kepalamu akan kupenggal !!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Mendengar  titah sang Raja, prajurit itupun segera beranjak. Disiapkannya ratusan  pasukan untuk menunaikan tugas. Berangkatlah mereka mencari benda itu.  Mereka pergi selama berbulan-bulan, menyusuri setiap penjuru negeri.  Seluas cakrawala, hingga ke ujung-ujung buana, seperti perintah Raja. Di  telitinya setiap kampung dan desa, untuk mencari orang yang paling  berbahagia, dan mengambil pakaiannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sang  Raja pun mulai tak sabar menunggu. Dia terus menunggu, dan menunggu  hingga jemu. Akhirnya, setelah berbulan-bulan pencarian, prajurit itu  kembali. Ah, dia berjalan tertunduk, merangkak dengan tangan dan kaki di  lantai, tampak seperti sedang memohon ampun pada Raja. Amarah Sang Raja  mulai muncul, saat prajurit itu datang dengan tangan hampa. "Kemari  cepat!!. Kau punya waktu 10 hitungan sebelum kepalamu di penggal.  Jelaskan padaku mengapa kau melanggar perintahku. Mana pakaian  kebahagiaan itu!" gurat-gurat kemarahan sang raja tampak memuncak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dengan air mata berlinang, dan badan bergetar, perlahan prajurit itu mulai angkat bicara.&lt;br /&gt;"Tuanku, aku telah memenuhi perintahmu. Aku telah menyusuri penjuru  negeri, seluas cakrawala, hingga ke ujung-ujung buana, untuk mencari  orang yang paling berbahagia. Akupun telah berhasil menemukannya."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kemudian, sang Raja kembali bertanya, "Lalu, mengapa tak kau bawa pakaian kebahagiaan yang dimilikinya?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Prajurit  itu menjawab, "Ampun beribu ampun, tuanku, orang yang paling berbahagia  itu, TIDAK mempunyai pakaian yang bernama kebahagiaan."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Teman,  bisa jadi, memang tak ada pakaian yang bernama kebahagiaan. Sebab,  kebahagiaan, seringkali memang tak membutuhkan apapun, kecuali perasaan  itu sendiri. Rasa itu hadir, dalam bentuk-bentuk yang sederhana, dan  dalam wujud-wujud yang bersahaja.&lt;br /&gt;Seringkali memang, kebahagiaan tak di temukan dalam gemerlap harta dan  permata. Seringkali memang, kebahagiaan, tak hadir dalam indahnya  istana-istana megah. Dan ya, kebahagiaan, seringkali memang tak selalu  ada pada besarnya penghasilan kita, mewahnya rumah kita, gemerlap lampu  kristal yang kita miliki, dan indahnya jalinan sutra yang kita sandang. Seringkali malah, kebahagiaan hadir pada kesederhanaan, pada  kebersahajaan. Seringkali rasa itu muncul pada rumah-rumah kecil yang  orang-orang di dalamnya mau mensyukuri keberadaan rumah itu. Seringkali,  kebahagiaan itu hadir, pada jalin-jemalin syukur yang tak henti  terpanjatkan pada Ilahi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sebab,  teman, kebahagiaan itu memang adanya di hati, di dalam kalbu ini.  Kebahagiaan, tak berada jauh dari kita, asalkan kita mau menjumpainya.  Ya, asalkan kita mau mensyukuri apa yang kita punyai, dan apa yang kita  miliki.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Adakah "pakaian-pakaian kebahagiaan" itu telah Anda sandang dalam hati? Temukan itu dalam diri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : http://www.bungsucikal.com/2011/09/pakaian-kebahagiaan.html &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-3977482249395935659?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/3977482249395935659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=3977482249395935659' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/3977482249395935659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/3977482249395935659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/09/pakaian-kebahagiaan.html' title='Pakaian Kebahagiaan'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-4gx37ZShqRk/Tns-MCy3pjI/AAAAAAAAARs/eHa6z7Egw9k/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-718739955158918080</id><published>2011-09-22T20:51:00.000+07:00</published><updated>2011-09-22T20:51:59.203+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah pengusaha sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Kehidupan Umpama Roda</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-CFkC71J1HAo/Tns9beGr9dI/AAAAAAAAARo/7-vswIkZ1zs/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-CFkC71J1HAo/Tns9beGr9dI/AAAAAAAAARo/7-vswIkZ1zs/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Guru,  saya pernah mendengar kisah seorang lelaki arif yang pergi jauh dengan  berjalan kaki. Cuma yang aneh, setiap ada jalan menurun, lelaki arif  konon agak murung. Tetapi kalau jalan sedang mendaki ia tersenyum.  Hikmah apakah yang dapat saya petik dari kisah ini?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Itu  perlambangan manusia yang telah matang dalam meresapi asam garam  kehidupan. Itu perlu kita jadikan cermin. Ketika bernasib baik, sesekali  perlu kita sadari bahawa satu ketika kita akan mengalami nasib buruk  yang tidak kita harapkan. Dengan demikian kita tidak terlalu bergembira  sampai lupa bersyukur kepada yang Maha Pencipta. Ketika nasib sedang  buruk, kita memandang masa depan dengan tersenyum optimis. Optimis saja  tidak cukup, kita harus mengimbangi optimisme itu dengan kerja keras."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Apa alasan saya untuk optimis, sedang saya sadar nasib saya sedang jatuh dan berada dibawah."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Alasannya ialah iman, karena kita yakin akan pertolongan yang Maha Kuasa."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Hikmah selanjutnya?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Orang yang terkenal satu ketika mesti bersiap sedia untuk dilupakan, orang yang diatas harus siap mental untuk turun kebawah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Orang kaya satu ketika harus siap untuk miskin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Orang sehat mesti ingat akan sakit"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Orang muda mesti bersiap untuk hari tua"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Orang hidup mesti bersiap untuk mati"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Lantaran kita berasal dari tanah dan kembali menjadi tanah.... bukankah itu suatu putaran roda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-718739955158918080?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/718739955158918080/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=718739955158918080' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/718739955158918080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/718739955158918080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/09/kehidupan-umpama-roda.html' title='Kehidupan Umpama Roda'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-CFkC71J1HAo/Tns9beGr9dI/AAAAAAAAARo/7-vswIkZ1zs/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-2241798170110655937</id><published>2011-09-22T20:48:00.000+07:00</published><updated>2011-09-22T20:48:19.362+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah pengusaha sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Berani Marah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-t-QS7KYSXGQ/Tns8jwoQl2I/AAAAAAAAARk/dizk7LrGtWM/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-t-QS7KYSXGQ/Tns8jwoQl2I/AAAAAAAAARk/dizk7LrGtWM/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Di  tengah kemelut kehidupan yang dapat menjerumuskan kita ke jurang stres,  konon sering marah-marah, bukanlah pertanda baik. Berbahaya bagi  kesehatan. Begitu cerita kebanyakan orang. Punya pemimpin yang sering  marah-marah tidak keruan juga menyebalkan. Pendapat  umum ini dibantah Stanley Bing, penulis buku Sun Tzu was a sissy. Bing,  kolomnis di majalah Fortune, memang gemar menulis buku kontroversial.  Menurut Bing, marah itu sangat diperlukan dalam manajemen.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kalau  seorang pemimpin marah, artinya dia terusik dan gusar oleh sesuatu hal.  Sekaligus membuktikan bahwa ia eling atau sadar karena ada yang tidak  beres dan perlu dikoreksi. Pemimpin yang tidak pernah marah sama dengan  pemimpin acuh tak acuh. Itu menurut Bing. Marah membangkitkan energi yang luar biasa. Pemimpin yang marah biasanya  segera melakukan perubahan, peremajaan, dan perbaikan. Artinya,  pemimpin marah memungkinkan terjadinya perubahan lebih cepat dan  berarti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dalam  hal yang satu ini, saya rada setuju. Kita kan sering melihat betapa  pemimpin kita kerjanya cuma basa-basi, klemar-klemer, tidak melakukan  gebrakan apa pun. Tapi berbahaya juga kalau kita punya pemimpin yang  pemarah atau mudah marah tanpa sebab.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Barangkali  salah satu pemimpin kita yang legendaris dalam hal marah ini adalah  Bang Ali, bekas Gubernur Jakarta. Pernah ada cerita, beliau sedang naik  mobil, dan jalanan macet semerawut gara-gara ada tukang becak yang  seenaknya mengendarai becaknya. Bang Ali tidak segan-segan turun dan  memarahi tukang becak itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Masih  banyak lagi cerita tentang marahnya Bang Ali. Kenyataannya, di bawah  kepemimpinan Bang Ali, Jakarta maju pesat. Jadi, teori Stanley Bing ada  benarnya juga. Dr. Stephen Diamond menulis di bukunya yang sangat kontroversial, Anger,  Madness, and Daimonic: The Psychological Genesis of Violence, Evil, and  Creativity, bahwa marah adalah emosi yang paling bermasalah. Namun ada  korelasi sangat kuat antara marah dan kreativitas. Menurut dia, marah dan kreativitas sering bersumber &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;pada  hal yang sama. Hanya saja, marah memiliki potensi destruktif lebih  besar. Orang-orang berbakat dan genius umumnya memiliki naluri sangat  tajam untuk menyalurkan energi ini, agar tidak merusak dan mengubahnya  menjadi sebuah upaya yang konstruktif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Ketika  kita dilanda krisis moneter lima-enam tahun lalu, teman saya suka  berseloroh. Katanya, kita butuh pemimpin seperti Bang Ali, yang berani  marah. Bukan pemimpin yang mudah marah dan ngambek. Atau pemimpin yang  suka marah-marah tidak keruan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dr.  Stephen Diamond menulis bahwa beberapa artis seperti Van Gogh dan  Picasso, konon, memiliki kehidupan yang penuh amarah dan kekerasan.  Barangkali benar bahwa energi yang sama mereka salurkan juga ke dalam  karya-karya lukisan mereka. Hasilnya memang luar biasa.&lt;br /&gt;Untuk membuat seekor kuda berlari, biasanya ada dua cara populer. Dengan  cemeti atau hadiah wortel. Menurut Stanley Bing, marah bisa menjadi  cemeti yang kreatif. Membakar semangat para eksekutif agar terus  bersemangat dan mengadakan perubahan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tulisan  ini tentu saja tidak mengajak Anda untuk marah-marah di kantor. Juga  bukan pembenaran tindakan marah-marah. Melainkan sebagai upaya agar kita  lebih peka menghadapi lingkungan kantor. Pesan  saya, kalau ada yang tidak beres, jangan takut untuk mengadakan  perubahan. Dan kalau perubahan itu menuntut Anda marah, silakan saja.  Kadang-kadang marah itu sangat perlu. Marah sebagai terapi manajemen memang antibudaya. Budaya kita  mengajarkan agar selalu santun dan bersabar. Namun, untuk menerobos  sebuah kemapanan yang buntu dan berkarat, marah bisa saja menjadi  antibudaya yang dibenarkan. Asal jangan asal marah. Marahlah dengan  bijaksana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber :&amp;nbsp; http://www.bungsucikal.com/2011/09/berani-marah.html&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-2241798170110655937?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/2241798170110655937/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=2241798170110655937' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/2241798170110655937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/2241798170110655937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/09/berani-marah.html' title='Berani Marah'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-t-QS7KYSXGQ/Tns8jwoQl2I/AAAAAAAAARk/dizk7LrGtWM/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-7703384730231601538</id><published>2011-09-22T20:42:00.000+07:00</published><updated>2011-09-22T20:42:35.743+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Mengapa Teriak?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-dV0BHxqAdxY/Tns7PqplBTI/AAAAAAAAARg/tdYbq30c2co/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-dV0BHxqAdxY/Tns7PqplBTI/AAAAAAAAARg/tdYbq30c2co/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Suatu  hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya; "Mengapa ketika  seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara  kuat atau berteriak?" Seorang murid setelah berpikir cukup lama  mengangkat tangan dan menjawab; "Karena saat seperti itu ia telah  kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Tapi..."  sang guru balik bertanya, "lawan bicaranya justru berada disampingnya.  Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?"  Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar menurut  pertimbangan mereka. Namun tak satupun jawaban yang memuaskan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sang  guru lalu berkata; "Ketika dua orang sedang berada dalam situasi  kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh walau  secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang  demikian, mereka harus berteriak. Namun anehnya, semakin keras mereka  berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak  hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena  itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sang  guru masih melanjutkan; "Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang  saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika  mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan  kecil. Sehalus apapun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu  jelas. Mengapa demikian?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sang  guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya. Mereka nampak  berpikir amat dalam namun tak satupun berani memberikan jawaban.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : http://www.bungsucikal.com/2011/09/mengapa-teriak.html &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-7703384730231601538?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/7703384730231601538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=7703384730231601538' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/7703384730231601538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/7703384730231601538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/09/mengapa-teriak.html' title='Mengapa Teriak?'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-dV0BHxqAdxY/Tns7PqplBTI/AAAAAAAAARg/tdYbq30c2co/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-4443866912205872825</id><published>2011-09-22T20:37:00.000+07:00</published><updated>2011-09-22T20:37:20.023+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah pengusaha sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Proses Hidup</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-6EB-E9Ef7CY/Tns5xRbZTII/AAAAAAAAARc/64vc009NFZI/s1600/index.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-6EB-E9Ef7CY/Tns5xRbZTII/AAAAAAAAARc/64vc009NFZI/s1600/index.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Jalan  hidup yang dilalui setiap orang tidak ada yang sama semua orang sudah  digariskan hidupnya oleh Tuhan untuk menjalani proses yang membentuk  hidup kita untuk lebih bijaksana, dewasa dan berharap hanya kepada  Tuhan. Satu hal yang saya tahu, terkadang kita tidak pernah bersyukur  buat apa yang kita alami. Kita selalu mengeluh dan bilang Tuhan tidak  adil. Tuhan tidak sayang saya dan sebagainya yang intinya kita lebih  banyak menyalahkan Tuhan, tanpa melihat ada apa dibalik semua peristiwa  yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kali  ini saya belajar banyak untuk terus mengucap syukur apapun yang terjadi  dalam hidup saya. Hidup saya terbelit hutang mulai dari saya menikah  dua tahun yang lalu sampai dengan hari ini saya masih mencicil  hutang-hutang tersebut (yang kalau saya kisahkan di sini apa yang  menjadi penyebab hutang tersebut, akan sangat panjang).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Singkat  kata saya sering mengalami stress karena hutang tersebut, terlebih  dengan penghasilan saya dan istri yang pas-pasan dan habis untuk  membayar hutang, sehingga terkadang kami harus pintar-pintar gali lobang  tutup lobang istilahnya untuk membiayai hidup sehari-hari karena,  jujur, gaji kami berdua tidak bisa menutupi kebutuhan sehari-hari dengan  anak tiga dan hutang yang bertumpuk&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Hingga  satu hari saya memutuskan akan meminjam uang pada perusahaan tempat  saya bekerja belum genap satu tahun. Pada saat saya menghadap pimpinan  saya dan megatakan keperluan saya ingin meminjam uang sejumlah 1 juta,  beliau bicara dengan keras bahwa kantor ini bukan bank dan kalau dia  mulai meminjamkan kepada saya maka orang lain akan datang kepada dia  untuk melakukan hal yang sama dll yang isinya begitu membuat saya malu  &amp;amp; menangis di dalam hati. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Memang  pada akhirnya dia memberikan pinjaman tersebut, dan saya tidak  menyalahkan pimpinan saya atas semua perkatannya, cuma saya merasakan  malu yang amat sangat dan merasa sepertinya saya gak layak menerima  semua perkataan dia hanya untuk uang 1 juta.&lt;br /&gt;Hampir saya membatalkan pinjaman saya kalau bukan karena teman kantor  saya yang menasehati. Namanya kita sebut saja Lina, begitu saya keluar  dari ruang pimpinan, saya menangis dalam hati. Melihat kesedihan saya  karena kebetulan meja dia berdekatan dengan saya. Dan dia cuma berkata, "  Sudah, tidak usah dipikirkan. Kamu kan melakukan semua ini bukan untuk  foya-foya, toh kamu melakukan semuanya untuk keperluan keluarga kamu dan  kamu tidak berbuat salah. Mungkin ini memang saatnya kamu harus  mengalami hal seperti ini ya sudah kamu jalani. Saya tahu bagaimana  perasaan kamu, tapi selama kamu merasa tidak berbuat salah, jalani saja"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Saya sempat protes " Saya malu Lina. Memang kamu pernah mengalami hal seperti ini ?"&lt;br /&gt;"Semua orang pernah lagi mengalami PROSES seperti ini meskipun caranya  berbeda-beda. Saya pernah mengalami dimana teman-teman saya mengumpulkan  uang untuk operasi saya karena saya sudah tidak punya uang lagi"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Operasi ? Operasi apa na ?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dia  cuma tertawa dan dia berkata "Saya pernah operasi tumor 2 kali. Sampai  saat ini saya tidak pernah haid dan tidak bisa punya anak" " Memang  operasinya sebelum apa sesudah nikah (karena saya tahu dia punya anak  perempuan 1)"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Sebelum nikah"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;" Loh, terus anak kamu yang sekarang ?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"  Dia saya adopsi 5 tahun yang lalu saya harus menjalani semua proses  operasi dan kemoterapi karena tumor tersebut. 2 kali saya harus  mengalaminya karena ternyata setelah operasi pertama tumor tersebut  tumbuh lagi dan rahim saya harus diangkat"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Masih  dengan tersenyum dia melanjutkan; "Ayah saya cukup berduit sebelum saya  sakit, tapi semua habis setelah saya sakit. Malah pernah satu hari  ketika saya sakit, pagi-pagi ayah saya tanya mau makan apa, saya bilang  mau makan soto dan dia cuma bisa diam. Saya tanya kenapa? Dan dia jawab  bahwa dia tidak punya uang. Ya sudah kita beli roti aja yang suka lewat  di depan rumah. Soto harga 2500 perak, ayah saya tidak bisa  membelikannya untuk saya yang sedang sakit. Dan seumur hidup saya baru  hari itu saya lihat ayah saya menangis karena tidak bisa membelikan  makan anaknya yang sakit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Saya  kembali menangis, bukan karena rasa malu saya lagi tapi karena saya  melihat ternyata ada yang pernah mengalami proses yang lebih sulit dari  yang saya alami. Saya malu. Bukan karena omongan pimpinan saya, tapi  karena menjadi cengeng atas hal yang ternyata kecil sekali dibandingkan  dengan apa yang teman saya alami. Saya tidak pernah mengira bahwa teman  saya yang selalu ceria ternyata pernah mengalami saat-saat yang begitu  sulit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tapi  ceritanya menyadarkan saya. Bahwa memang ada proses yang harus  dijalankan oleh setiap orang di bumi ini. Bukan untuk mendatangkan  kecelakaan tapi untuk mendatangkan hal-hal yang baik buat hidup kita  selanjutnya kalau kita berhasil melalui proses tersebut dengan tegar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Apapun  yang anda alami, pandang itu sebagai proses menuju kebaikan yang sudah  Tuhan sediakan buat anda. Coba lihat orang lain, dan mengucap syukur  karena Tuhan selalu mengijinkan sesuatu terjadi tanpa melebihi kekuatan  yang kita miliki, mengucap syukur karena Tuhan masih menyertai kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Semoga  kisah nyata ini bisa menjadi berkat dan memberikan kekuatan kepada anda  yang mungkin sedang mengalami masa-masa sulit.........Tuhan mengasihi….&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : http://www.bungsucikal.com/2011/09/proses.html &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-4443866912205872825?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/4443866912205872825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=4443866912205872825' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/4443866912205872825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/4443866912205872825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/09/proses-hidup.html' title='Proses Hidup'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-6EB-E9Ef7CY/Tns5xRbZTII/AAAAAAAAARc/64vc009NFZI/s72-c/index.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-1664357303984955457</id><published>2011-09-22T20:29:00.001+07:00</published><updated>2011-09-22T20:30:20.149+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kejujuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Kasih Ibu Tak Terhingga</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-qLL1A-X6FJY/Tns4APeI1LI/AAAAAAAAARY/cXyXSqTHea0/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-qLL1A-X6FJY/Tns4APeI1LI/AAAAAAAAARY/cXyXSqTHea0/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pada malam itu, Alia bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Alia segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang. &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=566614967345466855&amp;amp;postID=1664357303984955457" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;Pemilik kedai melihat Alia berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata: "Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;"Ya, tetapi, aku tidak membawa uang" jawab Alia dengan malu-malu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;"Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu" jawab si pemilik kedai. "Silakan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Alia segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;"Ada apa nona?" tanya si pemilik kedai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;"Tidak apa-apa" aku hanya terharu jawab Alia sambil mengeringkan air matanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;"Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi ! Tetapi....Ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi. Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri" katanya kepada pemilik kedai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Alia, menarik nafas panjang lalu berkata: "Nona, mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Alia terhenyak mendengar hal tersebut. "Mengapa aku tidak berpikir tentang hal itu? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal, aku begitu berterima kasih. Tetapi kepada ibuku yang memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.&lt;br /&gt;Alia segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yangg harus diucapkan kepada ibunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya berwajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Alia, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah "Alia, kau sudah pulang. Cepat masuklah, Ibu telah menyiapkan makan malam. Makanlah dahulu sebelum kau tidur. Makanan akan dingin jika kau tidak memakannya sekarang"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pada saat itu Alia tidak dapat menahan tangisnya. Ia pun menangis di pelukan ibunya.Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain di sekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kepada orang yang sangat dekat dengan kita, khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : http://www.bungsucikal.com/2011/09/semangkuk-mie.html &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-1664357303984955457?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/1664357303984955457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=1664357303984955457' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/1664357303984955457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/1664357303984955457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/09/kasih-ibu-tak-terhingga.html' title='Kasih Ibu Tak Terhingga'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-qLL1A-X6FJY/Tns4APeI1LI/AAAAAAAAARY/cXyXSqTHea0/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-7655178638959508555</id><published>2011-09-22T20:23:00.000+07:00</published><updated>2011-09-22T20:23:23.356+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kejujuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah pengusaha sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Siapa Yang Harus Didahulukan?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/--m45cDPLwIk/Tns2uZPfooI/AAAAAAAAARU/WQ-pjgrCd9w/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/--m45cDPLwIk/Tns2uZPfooI/AAAAAAAAARU/WQ-pjgrCd9w/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Ada  sebuah perusahaan besar yang sedang mencari karyawan. Dalam tes  tertulisnya, mereka hanya memberikan satu kasus untuk dijawab: &lt;/span&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;"Anda  sedang mengendarai motor di tengah malam gelap gulita dan hujan lebat  di sebuah daerah yang penduduknya sedang diungsikan semuanya karena  bencana banjir. Pemerintah setempat hanya bisa memberikan bantuan 1 buah  bis yang saat ini juga sedang mengangkut orang-orang ke kota terdekat.  Saat itu juga Anda melewati sebuah perhentian bis satu-satunya di daerah  itu. Di perhentian bis itu, Anda melihat 3 orang yang merupakan orang  terakhir di daerah itu yang sedang menunggu kedatangan bis: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 49.65pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1)&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Seorang nenek tua yang sekarat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 49.65pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2)&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Seorang dokter yang pernah menyelematkan hidup Anda sebelumnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 49.65pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3)&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Seseorang yang selama ini menjadi idaman hati Anda dan akhirnya Anda temukan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Anda  hanya bisa mengajak satu orang untuk membonceng Anda. Siapakah yang  akan Anda ajak? Dan, jelaskan jawaban Anda mengapa Anda melakukan itu!" &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sebelum Anda menjawab, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Seharusnya  Anda menolong nenek tua itu dulu karena dia sudah sekarat. Jika tidak  segera ditolong akan meninggal. Namun, kalo dipikir-pikir, orang yang  sudah tua memang sudah mendekati ajalnya. Sedangkan yang lainnya masih  sangat muda dan harapan hidup ke depannya masih panjang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dokter  itu pernah menyelamatkan hidup Anda. Inilah saat yang tepat untuk  membalas budi kepadanya. Tapi, kalo dipikir, kalo sekadar membalas budi  bisa lain waktu kan? Namun, kita tidak pernah tahu kapan kita akan  mendapatkan kesempatan itu lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Mendapatkan  idaman hati adalah hal yang sangat langka. Jika kali ini Anda lewatkan,  mungkin Anda tidak akan pernah ketemu dia lagi. Dan, impian Anda akan  kandas selamanya. Jadi yang mana yang Anda pilih?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dari  sekitar 2000 orang pelamar, hanya 1 orang yang diterima bekerja di  perusahaan tersebut. Orang tersebut tidak menjelaskan jawabannya, hanya  menulis dengan singkat: "Saya akan memberikan kunci motor saya kepada  sang dokter dan meminta dia untuk membawa nenek tua yang sedang sekarat  tersebut untuk ditolong segera. Sedangkan saya sendiri akan tetap  tinggal di sana dengan sang idaman hati saya untuk menunggu ada yang  kembali menolong kami." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Ya,  jawaban di atas adalah jawaban yang terbaik bukan? Tapi, kenapa  sebagian besar hal tersebut tidak kita pikirkan sebelumnya? Apakah  karena kita terbiasa dengan tidak mau untuk melepas apa yang sudah kita  dapatkan di tangan dengan susah payah? Dan, bahkan berusaha meraih  sebanyak-banyaknya? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Terkadang,  dengan rela untuk melepaskan sesuatu yang kita miliki, melepaskan  kekeraskepalaan kita, mengakui segala keterbatasan yang kita miliki dan  melepaskan semua keinginan kita untuk sesuatu yang lebih mulia, kita  akan mendapatkan sesuatu yang jauh lebih besar.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : http://www.bungsucikal.com/2011/09/siapa-yang-harus-didahulukan.html &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-7655178638959508555?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/7655178638959508555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=7655178638959508555' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/7655178638959508555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/7655178638959508555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/09/siapa-yang-harus-didahulukan.html' title='Siapa Yang Harus Didahulukan?'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/--m45cDPLwIk/Tns2uZPfooI/AAAAAAAAARU/WQ-pjgrCd9w/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-301553387576031516</id><published>2011-09-22T20:17:00.000+07:00</published><updated>2011-09-22T20:17:59.709+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah pengusaha sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Empat Tipe Manusia Hadapi Tekanan Hidup</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-GZ6Xx1SgfNk/Tns1ZjCDWEI/AAAAAAAAARQ/4Nh3PMUwuhc/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-GZ6Xx1SgfNk/Tns1ZjCDWEI/AAAAAAAAARQ/4Nh3PMUwuhc/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;"Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh" (John Gray) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pembaca,  hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih, hidup di  alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko. Sampai seorang sosiolog  Ulrich Beck menamai jaman kontemporer ini dengan masyarakat risiko  (risk society). Alam modern menyuguhkan perubahan cepat dan tak jarang  mengagetkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Nah,  tekanan itu sesungguhnya membentuk watak, karakter, dan sekaligus  menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari. Pembaca, pada  kesempatan ini, saya akan memaparkan empat tipe orang dalam menghadapi  berbagai tekanan tersebut. Mari kita bahas satu demi satu tipe manusia  dalam menghadapi tekanan hidup ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tipe  pertama, tipe kayu rapuh. Sedikit tekanan saja membuat manusia ini  patah arang. Orang macam ini kesehariannya kelihatan bagus. Tapi, rapuh  sekali di dalam hatinya. Orang ini gampang sekali mengeluh pada saat  kesulitan terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sedikit  kesulitan menjumpainya, orang ini langsung mengeluh, merasa tak  berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Orang ini perlu  berlatih berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;Majalah  Time&lt;/b&gt; pernah menyajikan topik generasi kepompong (cacoon generation).  Time mengambil contoh di Jepang, di mana banyak orang menjadi sangat  lembek karena tidak terbiasa menghadapi kesulitan. Menghadapi orang  macam ini, kadang kita harus lebih berani tega. Sesekali mereka perlu  belajar dilatih menghadapi kesulitan. Posisikan kita sebagai pendamping  mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tipe  kedua, tipe lempeng besi. Orang tipe ini biasanya mampu bertahan dalam  tekanan pada awalnya. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi  menekan itu semakin besar dan kompleks, ia mulai bengkok dan tidak  stabil. Demikian juga orang-orang tipe ini. Mereka mampu menghadapi  tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tambahan  tekanan sedikit saja, membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya,  orang tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah.  Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha,  orang ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tipe  ketiga, tipe kapas. Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan.  Saat tekanan tiba, orang mampu bersikap fleksibel. Cobalah Anda menekan  sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan yang terjadi. Ia mampu  menyesuaikan saat terjadi tekanan. Tapi, setelah berlalu, dengan cepat  ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu  dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tipe  keempat, tipe manusia bola pingpong. Inilah tipe yang ideal dan  terhebat. Jangan sekali-kali menyuguhkan tekanan pada orang-orang ini  karena tekanan justru akan membuat mereka bekerja lebih giat, lebih  termotivasi, dan lebih kreatif. Coba perhatikan bola pingpong. Saat  ditekan, justru ia memantuk ke atas dengan lebih dahsyat. Saya teringat  kisah hidup motivator dunia Anthony Robbins dalam salah satu  biografinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Untuk  memotivasi dirinya, ia sengaja membeli suatu bangunan mewah, sementara  uangnya tidak memadai. Tapi, justru tekanan keuangan inilah yang membuat  dirinya semakin kreatif dan tertantang mencapai tingkat finansial yang  diharapkannya. Hal ini pernah terjadi dengan seorang kepala regional  sales yang performancenya bagus sekali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bangun  network Tetapi, hasilnya ini membuat atasannya tidak suka. Akibatnya,  justru dengan sengaja atasannya yang kurang suka kepadanya  memindahkannya ke daerah yang lebih parah kondisinya. Tetapi, bukannya  mengeluh seperti rekan sebelumnya di daerah tersebut. Malahan, ia  berusaha membangun netwok, mengubah cara kerja, dan membereskan  organisasi. Di tahun kedua di daerah tersebut, justru tempatnya berhasil  masuk dalam daerah tiga top sales.&lt;br /&gt;Contoh lain adalah novelis dunia Fyodor Mikhailovich Dostoevsky. Pada  musim dingin, ia meringkuk di dalam penjara dengan deraan angin dingin,  lantai penuh kotoran seinci tebalnya, dan kerja paksa tiap hari. Ia  mirip ikan herring dalam kaleng. Namun, Siberia yang beku tidak berhasil  membungkam kreativitasnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dari  sanalah ia melahirkan karya-karya tulis besar, seperti The Double dan  Notes of The Dead. Ia menjadi sastrawan dunia. Hal ini juga dialami &lt;b&gt;Ho  Chi Minh&lt;/b&gt;. Orang &lt;i&gt;Vietnam&lt;/i&gt; yang biasa dipanggil Paman Ho ini harus  meringkuk dalam penjara. Tapi, penjara tidaklah membuat dirinya patah  arang. Ia berjuang dengan puisi-puisi yang ia tulis. A Comrade Paper  Blanket menjadi buah karya kondangnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Nah,  pembaca, itu hanya contoh kecil. Yang penting sekarang adalah Anda.  Ketika Anda menghadapi kesulitan, seperti apakah diri Anda? Bagaimana  reaksi Anda? Tidak menjadi persoalan di mana Anda saat ini. Tetapi, yang  penting bergeraklah dari level tipe kayu rapuh ke tipe selanjutnya.  Hingga akhirnya, bangun mental Anda hingga ke level bola pingpong. Saat  itulah, kesulitan dan tantangan tidak lagi menjadi suatu yang  mencemaskan untuk Anda.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : http://www.bungsucikal.com/2011/09/empat-tipe-manusia-hadapi-tekanan-hidup.html&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-301553387576031516?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/301553387576031516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=301553387576031516' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/301553387576031516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/301553387576031516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/09/empat-tipe-manusia-hadapi-tekanan-hidup.html' title='Empat Tipe Manusia Hadapi Tekanan Hidup'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-GZ6Xx1SgfNk/Tns1ZjCDWEI/AAAAAAAAARQ/4Nh3PMUwuhc/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-560608228197859490</id><published>2011-09-22T20:14:00.000+07:00</published><updated>2011-09-22T20:14:05.815+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah pengusaha sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Serigala Tua</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-qQBCTtYtzXc/Tns0hFSDNJI/AAAAAAAAARM/AnMSE0vjVsM/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-qQBCTtYtzXc/Tns0hFSDNJI/AAAAAAAAARM/AnMSE0vjVsM/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Alkisah  ada seseorang yang sedang melintasi hutan dan melihat ada seekor  serigala yang keempat kakinya lumpuh. Serigala itu hidup berdiam di  mulut sebuah gua. Meski serigala itu lumpuh namun tubuhnya tetap kuat  dan sehat. Orang ini lalu ingin tahu bagaimana serigala itu bisa  mempertahankan hidupnya dengan keempat kaki yang lumpuh. Dari kejauhan  ia memperhatikan serigala itu sepanjang hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tiba-tiba  muncul seekor harimau datang membawa rusa hasil buruannya. Harimau itu  menyantap sepuasnya, dan meninggalkan sisa makanan bagi sang serigala.  Kemudian, serigala itu memakan sisa-sisa santapan harimau itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Keesokan  harinya, harimau itu datang lagi dengan membawa kijang hasil buruannya.  Sama seperti kemarin, harimau itu menyantap kijang sepuasnya dan  meninggalkan sisa bagi serigala. Maka serigala pun mendapatkan makanan  yang cukup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Lelaki ini tersenyum dan mengagumi betapa kebaikan Tuhan yang begitu besar. Dalam hatinya ia berkata, Tuhan tidak &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;akan  menyia-nyiakan makhluknya. Lebih lanjut ia mempunya rencana, "Kalau  begitu, aku juga akan menganggur saja di rumah. Aku percaya sepenuhnya  kepada Tuhan karena Tuhan akan mencukup segala kebutuhanku, sebagaimana  yang Tuhan lakukan kepada serigala itu."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Lelaki  itu pulang dan melakukan niatnya. Selama berhari-hari ia berdiam di  rumah, tetapi tidak terjadi apa-apa. Malah perutnya semakin lapar.  Ketika lelaki yang malang ini hampir mati, ia mendengar sebuah suara  menggelegar dalam pendengarannya, "Hai engkau, orang yang sesat, bukalah  matamu pada kebenaran! Ikutilah teladan harimau dan berhentilah meniru  serigala yang lumpuh!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : http://www.bungsucikal.com/2011/09/serigala-tua.html&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-560608228197859490?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/560608228197859490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=560608228197859490' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/560608228197859490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/560608228197859490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/09/serigala-tua.html' title='Serigala Tua'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-qQBCTtYtzXc/Tns0hFSDNJI/AAAAAAAAARM/AnMSE0vjVsM/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-7232664186451171474</id><published>2011-09-22T20:09:00.000+07:00</published><updated>2011-09-22T20:09:42.519+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kejujuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah pengusaha sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Kuatnya Sebongkah Harapan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-BpwlMFlP9gI/Tnszi3w0fnI/AAAAAAAAARI/_RTRWsEJf2s/s1600/harapan.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-BpwlMFlP9gI/Tnszi3w0fnI/AAAAAAAAARI/_RTRWsEJf2s/s1600/harapan.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dahulu,  ada seorang pengusaha yang cukup berhasil di kota ini. Ketika sang  suami jatuh sakit, satu per satu pabrik mereka dijual. Harta mereka  terkuras untuk berbagai biaya pengobatan. Hingga mereka harus pindah ke  pinggiran kota dan membuka rumah makan sederhana. Sang suami pun telah  tiada. Beberapa tahun kemudian, rumah makan itu pun harus berganti rupa  menjadi warung makan yang lebih kecil sebelah pasar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Setelah  lama tak mendengar kabarnya, kini setiap malam tampak sang istri  dibantu oleh anak dan menantunya menggelar tikar berjualan lesehan di  alun-alun kota. Cucunya sudah beberapa. Orang-orang pun masih mengenal  masa lalunya yang berkelimpahan. Namun, ia tak kehilangan senyumnya yang  tegar saat meladeni para pembeli.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Wahai  ibu, bagaimana kau sedemikian kuat? "Harapan nak! Jangan kehilangan  harapan. Bukankah seorang guru dunia pernah berujar, karena harapanlah  seorang ibu menyusui anaknya. Karena harapanlah kita menanam pohon meski  kita tahu kita tak kan sempat memetik buahnya yang ranum bertahun-tahun  kemudian. Sekali kau kehilangan harapan, kau kehilangan seluruh  kekuatanmu untuk menghadapi dunia".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : www.bungsucikal.com &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-7232664186451171474?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/7232664186451171474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=7232664186451171474' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/7232664186451171474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/7232664186451171474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/09/kuatnya-sebongkah-harapan.html' title='Kuatnya Sebongkah Harapan'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-BpwlMFlP9gI/Tnszi3w0fnI/AAAAAAAAARI/_RTRWsEJf2s/s72-c/harapan.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-1672392373026035785</id><published>2011-08-26T20:48:00.000+07:00</published><updated>2011-08-26T20:00:28.818+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mudik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bahasa Indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Idul'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ucapan Selamat Idul Fitri'/><title type='text'>Halal-bihal dan Toleransi Beragama</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-BpTL0NVo9rE/TkPdhvVMEWI/AAAAAAAAAOc/Kzg3sZYeqoE/s1600/halal.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-BpTL0NVo9rE/TkPdhvVMEWI/AAAAAAAAAOc/Kzg3sZYeqoE/s1600/halal.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, masih dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanya lah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya. Dan dalam kenyataannya, perjalanan hidup manusia senantiasa tidak bisa luput dari dosa. Karena itu, perlu upaya mengembalikan kembali pada kondisi sebagaimana asalnya. Itulah makna Idul Fitri. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, masih dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanya lah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dan dalam kenyataannya, perjalanan hidup manusia senantiasa tidak bisa luput dari dosa. Karena itu, perlu upaya mengembalikan kembali pada kondisi sebagaimana asalnya. Itulah makna Idul Fitri. Dosa yang paling sering dilakukan manusia adalah kesalahan terhadap sesamanya. Seorang manusia dapat memiliki rasa permusuhan, pertikaian, dan saling menyakiti. Idul Fitri merupakan momen penting untuk saling memaafkan, baik secara individu maupun kelompok. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Budaya saling memaafkan ini lebih populer disebut halal-bihalal. Fenomena ini adalah fenomena yang terjadi di Tanah Air, dan telah menjadi tradisi di negara-negara rumpun Melayu. Ini adalah refleksi ajaran Islam yang menekankan sikap persaudaraan, persatuan, dan saling memberi kasih sayang. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam pengertian yang lebih luas, halal-bihalal adalah acara maaf-memaafkan pada hari Lebaran. Keberadaan Lebaran adalah suatu pesta kemenangan umat Islam yang selama bulan Ramadhan telah berhasil melawan berbagai nafsu hewani. Dalam konteks sempit, pesta kemenangan Lebaran ini diperuntukkan bagi umat Islam yang telah berpuasa, dan mereka yang dengan dilandasi iman. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Menurut &lt;b&gt;Dr. Quraish Shihab&lt;/b&gt;, halal-bihalal merupakan kata majemuk dari dua kata bahasa Arab halala yang diapit dengan satu kata penghubung ba (dibaca: bi) (Shihab, 1992: 317). Meskipun kata ini berasal dari bahasa Arab, sejauh yang saya ketahui, masyarakat Arab sendiri tidak akan memahami arti halal-bihalal yang merupakan hasil kreativitas bangsa Melayu. Halal-bihalal, tidak lain, adalah hasil pribumisasi ajaran Islam di tengah masyarakat Asia Tenggara. Halal-bihalal merupakan tradisi khas dan unik bangsa ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kata halal memiliki dua makna. Pertama, memiliki arti 'diperkenankan'. Dalam pengertian pertama ini, kata halal adalah lawan dari kata haram. Kedua, berarti &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;bihalal&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; Dalam pengertian kedua, kata &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;bihalal&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; terkait dengan status kelayakan sebuah makanan. Dalam pengertian terakhir selalu dikaitkan dengan kata thayyib (baik). Akan tetapi, tidak semua yang halal selalu berarti baik. Ambil contoh, misalnya talak (Arab: Thalaq; arti: cerai), seperti ditegaskan Rasulullah SAW: Talak adalah halal, namun sangat dibenci (berarti tidak baik). Jadi, dalam hal ini, ukuran halal yang patut dijadikan pedoman, selain makna diperkenankan adalah yang baik dan yang menyenangkan. Sebagai sebuah tradisi khas masyarakat Melayu, apakah halal-bihalal memiliki landasan teologis? Dalam Al Qur&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;’&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;an, (Ali 'Imron: 134-135) diperintahkan, bagi seorang Muslim yang bertakwa bila melakukan kesalahan, paling tidak harus menyadari perbuatannya lalu memohon ampun atas kesalahannya dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi, mampu menahan amarah dan memaafkan dan berbuat kebajikan terhadap orang lain. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dari ayat ini, selain berisi ajakan untuk saling maaf-memaafkan, halal-bihalal juga dapat diartikan sebagai hubungan antar manusia untuk saling berinteraksi melalui aktivitas yang tidak dilarang serta mengandung sesuatu yang baik dan menyenangkan. Atau bisa dikatakan, bahwa setiap orang dituntut untuk tidak melakukan sesuatu apa pun kecuali yang baik dan menyenangkan. Lebih luas lagi, berhalal-bihalal, semestinya tidak semata-mata dengan memaafkan yang biasanya hanya melalui lisan atau kartu ucapan selamat, tetapi harus diikuti perbuatan yang baik dan menyenangkan bagi orang lain. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dan perintah untuk saling memaafkan dan berbuat baik kepada orang lain seharusnya tidak semata-mata dilakukan saat Lebaran. Akan tetapi, harus berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Halal-bihalal yang merupakan tradisi khas rumpun bangsa tersebut merefleksikan bahwa Islam di negara-negara tersebut sejak awal adalah agama toleran, yang mengedepankan pendekatan hidup rukun dengan semua agama. Perbedaan agama bukanlah tanda untuk saling memusuhi dan mencurigai, tetapi hanyalah sebagai sarana untuk saling berlomba-lomba dalam kebajikan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ini sesuai dengan Firman Allah, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam) berbuat kebaikan". (Q.S. 2:148). Titik tekan ayat di atas adalah pada berbuat kebaikan dan perilaku berorientasi nilai. Perilaku semacam ini akan mentransformasi dunia menjadi sebuah surga. Firman Allah (SWT), &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang yang meminta-minta ; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan salat, dan menunaikan zakat ; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila dia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, benar (imannya) ; dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa". (Q.S. 2:177) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Berangkat dari makna halal-bihalal seperti tersebut di atas, pesan universal Islam untuk selalu berbuat baik, memaafkan orang lain dan saling berbagi kasih sayang hendaknya tetap menjadi warna masyarakat Muslim Indonesia dan di negara-negara rumpun Melayu lainnya. Akhirnya, Islam di wilayah ini adalah Islam rahmatan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.pesantrenvirtual.com/"&gt;www.pesantrenvirtual.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-1672392373026035785?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/1672392373026035785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=1672392373026035785' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/1672392373026035785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/1672392373026035785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/halal-bihal-dan-toleransi-beragama.html' title='Halal-bihal dan Toleransi Beragama'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-BpTL0NVo9rE/TkPdhvVMEWI/AAAAAAAAAOc/Kzg3sZYeqoE/s72-c/halal.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-6120174295767027611</id><published>2011-08-25T21:01:00.000+07:00</published><updated>2011-08-26T19:49:08.422+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Idul'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ucapan Selamat Idul Fitri'/><title type='text'>Makna Idul Fitri</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-N6qiuvhsUOk/TkPjsMsASCI/AAAAAAAAAOk/oX_IFm61GrI/s1600/isuuu.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-N6qiuvhsUOk/TkPjsMsASCI/AAAAAAAAAOk/oX_IFm61GrI/s1600/isuuu.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUser113%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Calibri;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-ansi-language:IN;}a:link, span.MsoHyperlink	{color:blue;	text-decoration:underline;	text-underline:single;}a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed	{color:purple;	text-decoration:underline;	text-underline:single;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bagi muslim yang diterima puasanya karena mampu menundukan hawa nafsu duniawi selama bulan &lt;u&gt;&lt;i&gt;Ramadhan&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; dan mengoptimalkan ibadah dengan penuh keikhlasan,&lt;b&gt; maka Idul Fitri&lt;/b&gt; adalah hari kemenangan sejati, dimana hari ini Allah Swt akan memberikan penghargaan teramat istimewa yang selalu dinanti-nanti oleh siapapun, termasuk para nabi dan orang-orang shaleh, yaitu &lt;i&gt;ridha&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;magfirah&lt;/i&gt;Nya, sebagai ganjaran atas amal baik yang telah dilakukannya. Allah Swt juga pernah berjanji, tak satupun kaum muslimin yang berdoa pada hari raya Idul Fitri, kecuali akan dikabulkan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pertanyaannya, kira-kira puasa kita diterima apa tidak? Atau yang kita lakukan ini hanya ritual-simbolik, sebatas menahan lapar dan haus, seperti yang pernah disinyalir Nabi Muhamad Saw? Jawabnya, &lt;i&gt;Allahu ‘alam&lt;/i&gt;, kita tak tahu sejatinya. Tapi menurut para ulama, ada beberapa indikasi, seseorang dianggap berhasil dalam menjalankan ibadah puasa: ketika kualitas kesalehan individu dan sosialnya meningkat. Ketika jiwanya makin dipenuhi hawa keimanan. Ketika hatinya sanggup berempati dan peka atas penderitaan dan musibah saudaranya di ujung sana. Artinya penghayatan mendalam atas Ramadhan akan membawa efek fantastik, individu, maupun sosial. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Penghayatan dan pengamalan yang baik terhadap bulan ini akan mendorong kita untuk kembali kepada fitrah sejati sebagai makhluk sosial, yang selain punya hak, juga punya kewajiban, individu dan sosial. Sudahkan kita merasakannya? Itulah rahasia kenapa selamat hari raya Idul Fitri seringkali diakhiri dengan ucapan &lt;i&gt;Minal ‘Âidîn wal Faizîn&lt;/i&gt; (Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali pada fitrah sejati manusia dan mendapatkan kebahagian dunia dan akhirat). Selain sebagai doa dan harapan, ucapan ini juga bak pengingat, bahwa puncak prestasi tertinggi bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa paripurna, lahir dan bathin, adalah kembali kepada fitrahnya (suci tanpa dosa). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Makna Idul Fitri&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sejak Idul Fitri resmi jadi hari raya nasional umat Islam, tepatnya pada tahun II H. kita disunahkan untuk merayakannya sebagai ungkapan syukur atas kemenangan &lt;i&gt;jihad akbar&lt;/i&gt; melawan nafsu duniawi selama Ramadhan. Tapi Islam tak menghendaki perayaan simbolik, bermewah-mewah. Apalagi sambil memaksakan diri. Islam menganjurkan perayaan ini dengan kontemplasi dan tafakur tentang perbuatan kita selama ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Syeikh Abdul Qadir al-Jailany dalam &lt;i&gt;al-Gunyah&lt;/i&gt;-nya berpendapat, merayakan Idul Fitri tidak harus dengan baju baru, tapi jadikanlah Idul fitri ajang tasyakur, refleksi diri untuk kembali mendekatkan diri pada Alah Swt. Momen mengasah kepekaan sosial kita. Ada pemandangan paradoks, betapa disaat kita berbahagia ini, saudara-saudara kita di tempat-tempat lain masih banyak menangis menahan lapar. Bersyukurlah kita! Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 14&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;31&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; H. Mohon maaf lahir dan bathin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;&lt;a href="http://abatasa.com/"&gt;http://&lt;span lang="EN-US"&gt;a&lt;/span&gt;batasa.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: red; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: red; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-6120174295767027611?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/6120174295767027611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=6120174295767027611' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/6120174295767027611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/6120174295767027611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/makna-idul-fitri_11.html' title='Makna Idul Fitri'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-N6qiuvhsUOk/TkPjsMsASCI/AAAAAAAAAOk/oX_IFm61GrI/s72-c/isuuu.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-3267585168567551580</id><published>2011-08-22T19:15:00.000+07:00</published><updated>2011-08-22T19:15:09.454+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cianjur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tempat wisata cianjur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mesjid agung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daerah'/><title type='text'>Mesjid Terindah di Jawa Barat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/--6cr1PQQ9F0/TlJHauILsvI/AAAAAAAAARE/Q9peEATMjNg/s1600/Mesjid+Agung+Cianjur.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/--6cr1PQQ9F0/TlJHauILsvI/AAAAAAAAARE/Q9peEATMjNg/s1600/Mesjid+Agung+Cianjur.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b&gt;Mesjid  Agung&lt;/b&gt; Cianjur yang megah terletak di pusat Kota Cianjur yang dibangun  pertama kali tahun 1810 M. oleh penduduk Cianjur yang tidak tercatat  namanya. Dibangun di atas tanah wakaf Ny. Raden Bodedar binti Kangjeng  Dalem Sabiruddin, Bupati Cianjur ke -4.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Luas  Mesjid semula 400 meter. yang berkembang menjadi 2500 meter dan  mengalami beberapa perbaikan sampai terakhir yang sangat besar yang  ketujuh kali dari tahun 1993 sampai tahun 2000 atau kurang lebih tujuh  tahun dengan biaya sekitar Rp. 10 Miliar. Design dan stylasinya  memadukan gaya dan ciri &lt;a href="http://www.cianjurcybercity.com/category/mycianjur/khas" title="khas"&gt;khas&lt;/a&gt; mesjid tempo dulu dengan gaya arsitektur modern dan dapat menampung sekitar 4000 jemaah. (&lt;i&gt;cianjurkab&lt;/i&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Terbaik di Jabar Walaupun Masjid Agung Cianjur Dibangun Tahun 1810&lt;/b&gt; (&lt;i&gt;harian &lt;a href="http://www.cianjurcybercity.com/category/3c" title="umum"&gt;umum&lt;/a&gt; pelita)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;BERDIRI  kokoh dan megah. Setiap saat, apalagi setiap bulan suci Ramadhan sarat  dengan berbagai kegiatan keagamaan yang diikuti umat Islam dalam  meningkatkan amaliyah Ramadhan. Begitulah keberadaan Masjid Agung  Cianjur, Jabar, yang berada di jantung kota.&lt;br /&gt;Dari atas dua menara tinggi yang dimiliki masjid ini, dapat melihat  pemandangan kota, yang nyaman tenteram, seiring dengan dilaksanakannya  gerakan moral Gerbang Marhamah (Gerakan &lt;a href="http://www.cianjurcybercity.com/category/pemerintahan/pembangunan" title="Pembangunan"&gt;Pembangunan&lt;/a&gt; Masyarakat Berakhlaqul Karimah), yang sudah berlangsung sekitar empat tahun lalu.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Masjid  Agung Cianjur, pertama kali dibangun oleh masyarakat Cianjur tahun 1810  M (namun sayang nama-nama orang yang pertamakali membangunnya tidak  tercatat-red). Semula ukurannya sangat kecil. Sekitar tahun 1820 M,  pertamakali dilakukan perbaikan dan peluasan, sehingga ukurannya menjadi  20 x 20 M2 atau seluas 400 M2.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Perbaikan  dan perluasan dilakukan oleh Penghulu Gede, Raden Muhammad Hoesein Bin  Syekh Abdullah Rifai Penghulu Agung Pertama (I). Ibunya, NYR Mojanegara  Binti Dalem Sabirudin. Beliau adalah cucu Dalem Sabirudin. Sedangkan  Syekh Abdullah Rifai, ayah Muhammad Hoesein berdarah Arab dan Banten  dari keturunan Bayu Suryaningrat.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Hingga  sekarang Masjid Agung Cianjur, yang kepengurusan DKM (Dewan  Kesejahteraan Masjid)-nya diketuai Drs HM Dudun Adullah SQ, sudah tujuh  kali mengalami perbaikan. Perbaikan total yang menghabiskan biaya Rp7,5  M, pelaksanaannya mulai tanggal 2 Agustus 1993 s/d tanggal 1 Januari  1998 M, yaitu semasa Bupati Cianjur, Drs H Eddi Soekardi. Dilanjukan  semasa Bupati Cianjur, Drs H Harkat Handiamihardja dan Bupati Cianjur,  Ir H Wasidi Swastomo, MSi.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Masjid  Agung yang berdiri di atas tanah wakaf Ny R Siti Bodedar itu, kini  merupakan masjid tingkat kabupaten terbaik se-Jabar baik dalam  pengelolaannya maupun kemegahannya. Tercatat pula banyak pejabat dan  menteri yang pernah singgah dan sholat di masjid ini, diantaranya  terakhir sebelum bulan suci Ramadhan, Menegpora (Menteri Negara Pemuda  dan Olahraga) Adyaksa Dault, menjadi khatib Jum’at di masjid ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Letusan G Gede&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Masjid Agung Cianjur pada &lt;a href="http://www.cianjurcybercity.com/category/peristiwa" title="peristiwa"&gt;peristiwa&lt;/a&gt;,  meletusnya Gunung Gede tahun 1879 tak luput terkena letusan Gunung  Gede, sehingga masjid ini rusak porak poranda. Bahkan pada saat itu,  seorang ulama ikut gugur, yaitu RH Idris Bin RH Muhyi (ayahnya KRH  Muhammad Nuh, seorang ulama besar Cianjur), yang waktu itu, bertempat  tinggal di Kampung Kaum Kidul.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Tahun  1880 M, masjid ini dibangun kembali oleh RH Soelaeman, waktu itu beliau  sebagai Penghulu Agung dan RH Ma’mun Bin RH Hoesein yang lebih dikenal  dengan nama panggilan Juragan Guru Waas, yang dibantu oleh masyarakat  Cianjur.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Masjid  Agung mengalami perubahan bentuk dan dilakukan kembali perluasan  bangunannya. Sehingga luasnya mencapai 1.030 M2. Tahun 1912, ketika  masjid berusia 32 tahun kembali dilakukan perbaikan dan perluasan di  antaranya oleh RH Moch Said Penghulu Agung Cianjur, Isa al-Cholid salah  seorang guru thorekat, RH Tolhah Bin RH Ein al-Cholid dan H Akiya Bin  Darham, penduduk Cianjur keturunan Kudus.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Untuk  keempat kalinya tahun 195 kembali diperbaiki dan diperluas disesuaikan  dengan suasana alam merdeka dengan menghabiskan biaya sebesar Rp500.000  (lima ratus ribu rupiah). Biaya sebesar itu di antaranya diperoleh dari  bantuan Kementerian Agama RI sebesar Rp8.000 (delapan ribu rupiah).  Sisanya dari swadaya masyarakat dan kas hasil tanah wakaf.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Keberadaan  Masjid Agung waktu itu, meskipun beberapa kali mengalami perbaikan  sepanjang tahun 1950 hingga tahun 1974, bentuk arsitekturnya hampir  tetap sama, yaitu bentuk atap segi empat. Di tengah-tengah bagian atas  atapnya terdapat satu menara besar tunggal atau kubah yang dilapisi seng  besi dengan cat putih. Di atas kubah terdapat lambang bulan sabit.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Dulu,  Masjid Agung Cianjur terkenal dengan alunan suara adzannya yangs angat  merdu di atas menara yang dikumandangkan, di antaranya oleh muadzim R  Muslihat (alm) seorang pegawai bagian kemesjidan sebagai muadzim tetap  Masjid Agung Cianjur, penduduk Jalan Bojongmeron, Warujajar, RH Duduh  (Alm) Bagian Keuangan KUA Kabupaten Cianjur penduduk Jalan Oto  Iskandardinata I Bojongherang, Buniwangi.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Sekali  pun waktu itu, belum ada adzan langgam Surabaya atau Jogyakarta,  apalagi Makkah di Masjid Agung Cianjur, ternyata alunan suara adzan  muadzim pertama itu, sampai saat ini belum ada yang menandinginya.  Bahkan sampai ada orang Banten yang ingin mendengarkan muadzim Masjid  Agung Cianjur. Jika akan ke Bandung selalu menyempatkan diri ikut sholat  berjamaah di Masjid Agung Cianjur seraya ingin mendengarkan suara adzan  R Muslihat.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Waktu-waktu  itu, yang menjadi imam di Masjid Agung di antaranya KRH. Ma’sum, KRH  Alamah Abdullah Bin Nuh, KRH Abdullah, KH Sholeh all Madani, Al-ustadz  RH Sabirudin, KRH Hidayat, RA Soleh. Sedangkan merbotnya, Pak Ita, Pak  Owi, Pak Yusuf, Pal Husen. Dilanjutkan oleh Pak Jamhur, Pak Obe, RD  Muhyidin, dan Mas Yono Sugyanto.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Masjid  Agung Cianjur dalam perjalanannya yang hingga sekarang sudah tujuh kali  mengalami perbaikan dan perluasan tentu saja dalam bentuk bangunan dan  arsitekturnya sudah banyak berubah. Namun sarat dengan berbagai kegiatan  keagamaan untuk tegaknya syiar Islam di daerah yang penduduknya  mayoritas pemeluk Islam ini. (man suparman)&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Masjid Agung Cianjur&lt;/b&gt; (radarsukabumi)&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;INFRASTRUKTUR &lt;a href="http://www.cianjurcybercity.com/category/pemerintahan" title="Pemerintahan"&gt;Pemerintahan&lt;/a&gt;  dan keagamaan sebagai penopang dalam kehidupan bermasyarakat sangatlah  erat dan tak bisa dipisahkan. Kultur tersebut menjadikan Cianjur hingga  kini dikenal sebagai kota santri.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Masjid  Agung Cianjur jadi saksi bagaimana perjalanan sejarah perkembangan  agama dan pemerintahan mulai 12 Juli 1677 hingga 12 Juli 2009. Jika  diruntut sejarah berdirinya Masjid Agung Cianjur sebagai syiar Islam  dipelopori Ny Raden Bodedar Binti Kanjeng Dalem Sabirudin, yakni Bupati  Cianjur keempat dengan gelar Raden Adipati Wiratanudatar IV&amp;nbsp; (Ragent  1727-1761). Dia telah mewakafkan tanah untuk Masjid Agung Cianjur dan  alun-alun depan Masjid Agung.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;“Dalam  imarah masjid cukup banyak aktifitas dilaksanakan, jauh dari masa  kemerdekaan RI sekitar tahun 1947 di masjid ini diadakan pengajian umum  rutinan, tiap hari ahad pagi, mubaligh penceramah tunggal,” kata  Pengurus DKM Mesjid Agung Cianjur ustd Adi Karyadi saat wartawan koran  ini menemuinya di Sekretariat DKM Masjid Agung Cianjur di Jl Siti  Bodedar No 96 Cianjur beberapa waktu lalu.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Adapun  kiai yang pernah mengisi ceramah sebelum masa kemerdekaan, yakni KH  Syatibi Gentur Warungkondang, KHR Muhammad Nuh Kaum Kidul Cianjur, KRH  Isa Al-Kholidi Gedong Asem Cianjur guru Thoreqat, KHR Marjuki  Bojongherang, kakeknya KHR Abdul Halim Ketua MUI Cianjur sekarang, KH  Musthofa (Mama Kandang Sapi Karangtengah) KHR Turo Sindanglaka  Karangtengah.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Selanjutnya,  ulama-ulama Cianjur setelah kemerdekaan, KH Mustofa Maleber  Karangtengah, KHR Sudja’i Ciharashas Cilaku, KH Abdul Qodir Gentur  Warungkondang, K Mualmi Z Irigasi Cibeber Ketua MUI Cianjur sebelum dan  sesudah orde baru, KH Zein Abdul Somad (Mama Gelar) dan KRH Soleh A  Pasarean Cianjur serta lainnya.&lt;br /&gt;Sedangkan kini pengajian imaroh di Masjid Agung Cianjur, dari mulai  kuliah subuh, pengajian umum hari Ahad dan Rabu mubaligh bergiliran,  pengajian anak-anak tiap malam ba’da&amp;nbsp; magrib oleh tenaga khusus,  pengajian khusus remaja, pengajian hari jumat sebelum dan sesudah jumat  dan pengajian kitab Ihya untuk para kiaya dan umum setiap selasa pagi  oleh sesepuh KHR Abdul Kodir Rozi atau Ust Koko.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;“Kini  melalui penyebaran agama Islam dengan metode da’wah, sehingga para  alumni santri di Masjid Agung, telah menyebarkan agama Islam di  mana-mana, baik di Cianjur hingga ke nusantara,” ujarnya.(**)&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&amp;nbsp;Sumber :http://karakterpemuda.blogspot.com/ &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-3267585168567551580?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/3267585168567551580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=3267585168567551580' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/3267585168567551580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/3267585168567551580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/mesjid-terindah-di-jawa-barat.html' title='Mesjid Terindah di Jawa Barat'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/--6cr1PQQ9F0/TlJHauILsvI/AAAAAAAAARE/Q9peEATMjNg/s72-c/Mesjid+Agung+Cianjur.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-63526743330258327</id><published>2011-08-22T19:07:00.000+07:00</published><updated>2011-08-22T19:07:59.377+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wisata jawa barat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hotel di Bandung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hotel bandung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bandung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gedung Sate'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daerah'/><title type='text'>Gedung Sate ciri Khas Jawa Barat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-sRaS81XyOCs/TlJFZIOw1GI/AAAAAAAAARA/B0VbJpk0B-Q/s1600/gdeung+sate.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-sRaS81XyOCs/TlJFZIOw1GI/AAAAAAAAARA/B0VbJpk0B-Q/s1600/gdeung+sate.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b&gt;Gedung Sate&lt;/b&gt;, dengan ciri khasnya berupa ornamen tusuk sate pada menara sentralnya, telah lama menjadi penanda atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Markah_tanah" title="Markah tanah"&gt;markah tanah&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Bandung" title="Kota Bandung"&gt;Kota Bandung&lt;/a&gt; yang tidak saja dikenal masyarakat di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Barat" title="Jawa Barat"&gt;Jawa Barat&lt;/a&gt;, namun juga seluruh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;  bahkan model bangunan itu dijadikan pertanda bagi beberapa bangunan dan  tanda-tanda kota di Jawa Barat. Misalnya bentuk gedung bagian depan  Stasiun Kereta Api &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tasikmalaya" title="Tasikmalaya"&gt;Tasikmalaya&lt;/a&gt;.  Mulai dibangun tahun 1920, gedung berwarna putih ini masih berdiri  kokoh namun anggun dan kini berfungsi sebagai gedung pusat pemerintahan  Jawa Barat.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Gedung Sate yang pada masa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindia_Belanda" title="Hindia Belanda"&gt;Hindia Belanda&lt;/a&gt; itu disebut &lt;i&gt;Gouvernements Bedrijven&lt;/i&gt; (GB), peletakan batu pertama dilakukan oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Johanna_Catherina_Coops,&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Johanna Catherina Coops, (halaman belum tersedia)"&gt;Johanna Catherina Coops,&lt;/a&gt; puteri sulung &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Walikota" title="Walikota"&gt;Walikota&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bandung" title="Bandung"&gt;Bandung&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=B._Coops&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="B. Coops (halaman belum tersedia)"&gt;B. Coops&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Petronella_Roelofsen&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Petronella Roelofsen (halaman belum tersedia)"&gt;Petronella Roelofsen&lt;/a&gt;, mewakili Gubernur Jenderal di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batavia" title="Batavia"&gt;Batavia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/J.P._Graaf_van_Limburg_Stirum" title="J.P. Graaf van Limburg Stirum"&gt;J.P. Graaf van Limburg Stirum&lt;/a&gt; pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/27_Juli" title="27 Juli"&gt;27 Juli&lt;/a&gt; 1920, merupakan hasil perencanaan sebuah tim yang terdiri dari Ir.&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=J.Gerber&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="J.Gerber (halaman belum tersedia)"&gt;J.Gerber&lt;/a&gt;, arsitek muda kenamaan lulusan Fakultas Teknik &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Delft" title="Delft"&gt;Delft&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nederland&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Nederland (halaman belum tersedia)"&gt;Nederland&lt;/a&gt;, Ir. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Eh._De_Roo&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Eh. De Roo (halaman belum tersedia)"&gt;Eh. De Roo&lt;/a&gt; dan Ir. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=G._Hendriks&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="G. Hendriks (halaman belum tersedia)"&gt;G. Hendriks&lt;/a&gt; serta pihak &lt;i&gt;Gemeente van Bandoeng&lt;/i&gt;,  diketuai Kol. Pur. VL. Slors dengan melibatkan 2000 pekerja, 150 orang  diantaranya pemahat, atau ahli bongpay pengukir batu nisan dan pengukir  kayu berkebangsaan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cina" title="Cina"&gt;Cina&lt;/a&gt; yang berasal dari &lt;i&gt;Konghu&lt;/i&gt; atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanton" title="Kanton"&gt;Kanton&lt;/a&gt;, dibantu tukang batu, kuli aduk dan peladen yang berasal dari penduduk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kampung_Sekeloa&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Kampung Sekeloa (halaman belum tersedia)"&gt;Kampung Sekeloa&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kampung_Coblong_Dago&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Kampung Coblong Dago (halaman belum tersedia)"&gt;Kampung Coblong Dago&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kampung_Gandok&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Kampung Gandok (halaman belum tersedia)"&gt;Kampung Gandok&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kampung_Cibarengkok&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Kampung Cibarengkok (halaman belum tersedia)"&gt;Kampung Cibarengkok&lt;/a&gt;, yang sebelumnya mereka menggarap &lt;i&gt;Gedong Sirap&lt;/i&gt; (Kampus &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/ITB" title="ITB"&gt;ITB&lt;/a&gt;) dan &lt;i&gt;Gedong Papak&lt;/i&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Balai_Kota_Bandung&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Balai Kota Bandung (halaman belum tersedia)"&gt;Balai Kota Bandung&lt;/a&gt;).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gedung Sate (ca.1920-28)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Selama kurun waktu 4 tahun pada bulan September 1924 berhasil diselesaikan pembangunan induk bangunan utama &lt;i&gt;Gouverments Bedrijven&lt;/i&gt;, termasuk kantor pusat PTT (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pos" title="Pos"&gt;Pos&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Telepon" title="Telepon"&gt;Telepon&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Telegraf" title="Telegraf"&gt;Telegraf&lt;/a&gt; dan Perpustakaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Arsitektur  Gedung Sate merupakan hasil karya arsitek Ir. J.Gerber dan kelompoknya  yang tidak terlepas dari masukan maestro arsitek &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda" title="Belanda"&gt;Belanda&lt;/a&gt; Dr.&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hendrik_Petrus_Berlage&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Hendrik Petrus Berlage (halaman belum tersedia)"&gt;Hendrik Petrus Berlage&lt;/a&gt;, yang bernuansakan wajah arsitektur tradisional &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nusantara" title="Nusantara"&gt;Nusantara&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Banyak  kalangan arsitek dan ahli bangunan menyatakan Gedung Sate adalah  bangunan monumental yang anggun mempesona dengan gaya arsitektur unik  mengarah kepada bentuk gaya arsitektur &lt;i&gt;Indo-Eropa&lt;/i&gt;, (&lt;i&gt;Indo Europeeschen architectuur stijl&lt;/i&gt;), sehingga tidak mustahil bila keanggunan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Borobudur" title="Candi Borobudur"&gt;Candi Borobudur&lt;/a&gt; ikut mewarnai Gedung Sate.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Beberapa pendapat tentang megahnya Gedung Sate diantaranya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Cor_Pashier&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Cor Pashier (halaman belum tersedia)"&gt;Cor Pashier&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jan_Wittenberg&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Jan Wittenberg (halaman belum tersedia)"&gt;Jan Wittenberg dua&lt;/a&gt; arsitek Belanda, yang mengatakan &lt;i&gt;"langgam arsitektur Gedung Sate adalah gaya hasil eksperimen sang arsitek yang mengarah pada bentuk gaya arsitektur Indo-Eropa"&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=D._Ruhl&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="D. Ruhl (halaman belum tersedia)"&gt;D. Ruhl&lt;/a&gt; dalam bukunya &lt;i&gt;Bandoeng en haar Hoogvlakte&lt;/i&gt; 1952, "Gedung Sate adalah bangunan terindah di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;". Ir. H.P.Berlage, sewaktu kunjungan ke Gedung Sate April 1923, menyatakan, &lt;i&gt;"Gedung Sate adalah suatu karya arsitektur besar, yang berhasil memadukan langgam timur dan barat secara harmonis"&lt;/i&gt;. Seperti halnya gaya arsitektur &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Italia" title="Italia"&gt;Italia&lt;/a&gt; di masa renaiscance terutama pada bangunan sayap barat. Sedangkan menara bertingkat di tengah bangunan mirip atap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Meru" title="Meru"&gt;meru&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pagoda" title="Pagoda"&gt;pagoda&lt;/a&gt;. Masih banyak lagi pendapat arsitek Indonesia yang menyatakan kemegahan Gedung Sate misalnya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Slamet_Wirasonjaya&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Slamet Wirasonjaya (halaman belum tersedia)"&gt;Slamet Wirasonjaya&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ir._Harnyoto_Kunto&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Ir. Harnyoto Kunto (halaman belum tersedia)"&gt;Ir. Harnyoto Kunto&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kuat  dan utuhnya Gedung Sate hingga kini, tidak terlepas dari bahan dan  teknis konstruksi yang dipakai. Dinding Gedung Sate terbuat dari  kepingan batu ukuran besar (1 × 1 × 2 m) yang diambil dari kawasan  perbukitan batu di Bandung timur sekitar Arcamanik dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gunung_Manglayang&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Gunung Manglayang (halaman belum tersedia)"&gt;Gunung Manglayang&lt;/a&gt;. Konstruksi bangunan Gedung Sate menggunakan cara konvensional yang profesional dengan memperhatikan standar teknik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gedung  Sate berdiri diatas lahan seluas 27.990,859 m², luas bangunan  10.877,734 m² terdiri dari Basement 3.039,264 m², Lantai I 4.062,553 m²,  teras lantai I 212,976 m², Lantai II 3.023,796 m², teras lantai II  212.976 m², menara 121 m² dan teras menara 205,169 m².&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gerber sendiri memadukan beberapa aliran arsitektur ke dalam rancangannya. Untuk jendela, Gerber mengambil tema &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Moor" title="Moor"&gt;Moor&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Spanyol" title="Spanyol"&gt;Spanyol&lt;/a&gt;, sedangkan untuk bangunannya dalah Rennaisance Italia. Khusus untuk menara, Gerber memasukkan aliran Asia, yaitu gaya atap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pura" title="Pura"&gt;pura&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bali" title="Bali"&gt;Bali&lt;/a&gt; atau pagoda di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Thailand" title="Thailand"&gt;Thailand&lt;/a&gt;.  Di puncaknya terdapat "tusuk sate" dengan 6 buah ornamen sate (versi  lain menyebutkan jambu air atau melati), yang melambangkan 6 juta gulden  - jumlah biaya yang digunakan untuk membangun Gedung Sate.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Fasade  (tampak depan) Gedung Sate ternyata sangat diperhitungkan. Dengan  mengikuti sumbu poros utara-selatan (yang juga diterapkan di Gedung  Pakuan, yang menghadap Gunung Malabar di selatan), Gedung Sate justru  sengaja dibangun menghadap Gunung &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tangkuban_Perahu" title="Tangkuban Perahu"&gt;Tangkuban Perahu&lt;/a&gt; di sebelah utara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam  perjalanannya semula diperuntukkan bagi Departemen Lalulintas dan  Pekerjaan Umum, bahkan menjadi pusat pemerintahan Hindia Belanda setelah  Batavia dianggap sudah tidak memenuhi syarat sebagai pusat pemerintahan  karena perkembangannya, sehingga digunakan oleh Jawatan Pekerjaan Umum.  Tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/3_Desember" title="3 Desember"&gt;3 Desember&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt; terjadi peristiwa yang memakan korban tujuh orang pemuda yang mempertahankan Gedung Sate dari serangan pasukan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gurkha" title="Gurkha"&gt;Gurkha&lt;/a&gt;.  Untuk mengenang ke tujuh pemuda itu, dibuatkan tugu dari batu yang  diletakkan di belakang halaman Gedung Sate. Atas perintah Menteri  Pekerjaan Umum pada tanggal 3 Desember 1970 Tugu tersebut dipindahkan ke  halaman depan Gedung Sate.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gedung  Sate sejak tahun 1980 dikenal dengan sebutan Kantor Gubernur karena  sebagai pusat kegiatan Pemerintah Propinsi Jawa Barat, yang sebelumnya  Pemerintahaan Propinsi Jawa Barat menempati &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gedung_Kerta_Mukti&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Gedung Kerta Mukti (halaman belum tersedia)"&gt;Gedung Kerta Mukti&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jalan_Braga" title="Jalan Braga"&gt;Jalan Braga&lt;/a&gt; Bandung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ruang  kerja Gubernur terdapat di lantai II bersama dengan ruang kerja Wakil  Gubernur, Sekretaris Daerah, Para Assisten dan Biro. Saat ini Gubernur  di bantu oleh tiga Wakil Gubernur yang menangani Bidang Pemerintahan,  Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta Bidang Kesejahteraan Rakyat,  seorang Sekretaris Daerah dan Empat Asisten yaitu Asisten Ketataprajaan,  Asisten Administrasi Pembangunan, Asisten Kesejahteraan Sosial dan  Asisten Administrasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Namun  tidak seluruh Asisten menempati Gedung Sate. Asisten Kesejahteraan  Sosial dan Asisten Administrasi bersama staf menempati Gedung Baru. Di  bagian timur dan barat terdapat dua ruang besar yang akan mengingatkan  pada ruang dansa (ball room) yang sering terdapat pada bangunan  masyarakat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Eropa" title="Eropa"&gt;Eropa&lt;/a&gt;.  Ruangan ini lebih sering dikenal dengan sebutan aula barat dan aula  timur, sering digunakan kegiatan resmi. Di sekeliling kedua aula ini  terdapat ruangan-ruangan yang ditempati beberapa Biro dengan Stafnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Paling  atas terdapat lantai yang disebut Menara Gedung Sate, lantai ini tidak  dapat dilihat dari bawah, untuk menuju ke lantai teratas menggunakan  Lift atau dengan menaiki tangga kayu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify;"&gt;Kesempurnaan  megahnya Gedung Sate dilengkapi dengan Gedung Baru yang mengambil  sedikit gaya arsitektur Gedung Sate namun dengan gaya konstektual hasil  karya arsitek Ir.&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sudibyo&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Sudibyo (halaman belum tersedia)"&gt;Sudibyo&lt;/a&gt; yang dibangun tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1977" title="1977"&gt;1977&lt;/a&gt; diperuntukkan bagi para Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Provinsi" title="Provinsi"&gt;Provinsi&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Barat" title="Jawa Barat"&gt;Jawa Barat&lt;/a&gt; dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai Lembaga Legislatif Daerah.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Gedung  Sate telah menjadi salah satu tujuan obyek wisata di kota Bandung.  Khusus wisatawan manca negara banyak dari mereka yang sengaja berkunjung  karena memiliki keterkaitan emosi maupun history pada Gedung ini.  Keterkaitan emosi dan history ini mungkin akan terasa lebih lengkap bila  menaiki anak tangga satu per satu yang tersedia menuju menara Gedung  Sate. Ada 6 tangga yang harus dilalui dengan masing-masing 10 anak  tangga yang harus dinaiki.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Keindahan  Gedung Sate dilengkapi dengan taman disekelilingnya yang terpelihara  dengan baik, tidak heran bila taman ini diminati oleh masyarakat kota  Bandung dan para wisatawan baik domestik maupun manca negara. Keindahan  taman ini sering dijadikan lokasi kegiatan yang bernuansakan  kekeluargaan, lokasi shooting video klip musik baik artis lokal maupun  artis nasional, lokasi foto keluarga atau foto diri bahkan foto pasangan  pengantin.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Khusus  di hari minggu lingkungan halaman Gedung Sate dijadikan pilihan tempat  sebagian besar masyarakat untuk bersantai, sekedar duduk-duduk menikmati  udara segar kota Bandung atau berolahraga ringan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Membandingkan Gedung Sate dengan bangunan-bangunan pusat pemerintahan (&lt;i&gt;capitol building&lt;/i&gt;)  di banyak ibukota negara sepertinya tidak berlebihan. Persamaannya  semua dibangun di tengah kompleks hijau dengan menara sentral yang  megah. Terlebih dari segi letak gedung sate serta lanskapnya yang  relatif mirip dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gedung_Putih" title="Gedung Putih"&gt;Gedung Putih&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Washington,_DC" title="Washington, DC"&gt;Washington, DC&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat" title="Amerika Serikat"&gt;Amerika Serikat&lt;/a&gt;. Dapat dikatakan Gedung Sate adalah &lt;i&gt;"Gedung Putih"&lt;/i&gt;nya kota Bandung&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://karakterpemuda.blogspot.com/ &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-63526743330258327?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/63526743330258327/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=63526743330258327' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/63526743330258327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/63526743330258327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/gedung-sate-ciri-khas-jawa-barat.html' title='Gedung Sate ciri Khas Jawa Barat'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-sRaS81XyOCs/TlJFZIOw1GI/AAAAAAAAARA/B0VbJpk0B-Q/s72-c/gdeung+sate.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-5350360094491522685</id><published>2011-08-22T18:59:00.000+07:00</published><updated>2011-08-22T18:59:59.952+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wisata jawa barat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='provinsi jawa barat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mesjid raya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='alun-alun'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mesjid agung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daerah'/><title type='text'>Mesjid Raya Bandung</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-1AIS52l4Usc/TlJDM3ExXyI/AAAAAAAAAQ8/5e_qWR0IqRg/s1600/Mesjid+Bandung.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-1AIS52l4Usc/TlJDM3ExXyI/AAAAAAAAAQ8/5e_qWR0IqRg/s1600/Mesjid+Bandung.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Masjid  Agung Bandung pada tahun 1875. Terkenal dengan sebutan Bale Nyungcung  hingga pertengahan abad ke-20 (Sumber: masjid2000.org, KITLV).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Masjid Raya Bandung (1955)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Masjid  Raya Bandung Provinsi &lt;i&gt;&lt;u&gt;Jawa Barat&lt;/u&gt;&lt;/i&gt; yang dulu dikenal dengan Masjid Agung  Bandung, selesai dibangun kembali pada 13 Januari 2006. Pembangunan itu  termasuk dengan penataan ulang Alun-alun Bandung, pembangunan dua lantai  basement dan taman kota sekaligus halaman masjid yang dapat  dipergunakan untuk kegiatan seni budaya serta shalat Idul Fitri dan Idul  Adha.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Menggagas Masjid Agung Bandung Masa Depan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Letak  Masjid Agung Bandung yang berada di tengah-tengah kegiatan komersial  yang amat padat, merupakan ciri utama yang dimiliki Masjid Agung  Bandung. Di tengah hiruk-pikuk kawasan perbelanjaan atau `shopping`,  perkantoran, perbankan, hiburan, dan segala macam bisnis lainnya  termasuk tempat berjubelnya kaki lima yang merampas hampir seluruh  trotoar pejalan kaki, masjid agung berada di sana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tanpa  disadari, hari demi hari tampilan masjid semakin seperti tenggelam  dalam lautan hiruk pikuk segala macam aktifitas tersebut di atas.  Apalagi setelah dibangunnya pagar yang tinggi di depan/sebelah timur  bangunan masjid, maka masjid agung seperti hendak menghindar dari  tekanan-tekanan dari luar yang boleh jadi memang mengganggu. Faktor  keamanan misalnya, memang suatu hal yang perlu diselesaikan. Tetapi  inilah kenyataan itu!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam  tampilan dan ekspresi masjid di tengah-tengah makin padatnya aktifitas  bisnis seperti itu, masjid agung memang seperti ibarat seorang sufi yang  hendak mengucilkan diri karena khawatir akan dosa dan godaan-godaan  dunia. Maka ia perlu membentengi dirinya, kalau perlu tidak  bergaul/berhubungan dengan dunia `luar` darinya dengan benteng tinggi  nan kokoh yang dimiliki.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Mari Menengok Latar Belakang Sejarah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jika  kita menengok pada sejarah Islam, boleh jadi ungkapan bahwa agama Islam  adalah agama `urban` barangkali ada benarnya. Maksudnya, ia justru  berkembang pesat di kota-kota meski tanpa mengesampingkan desa-desa.  Terbukti hadirnya pun di `kota` Mekah dan bahkan semakin berkembang  pesat di `kota` Medinah. Mengapa tidak berkembang di kampung Badui Arab  misalnya, karena penyebarannya barangkali justru bisa sangat lambat yang  berlawanan dengan apa yang kita lihat selama ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Madinah  sendiri secara leksikal berarti `kota`. Intelektual Muslim Nurcholish  Madjid dalam Islam, Doktrin, dan Peradaban (1992), menyebutkan Madinah  berarti pula sebagai peradaban (madaniyah, tamaddun, civilization), pola  di suatu tempat (hadlarah, sedentary), dan pola budaya masyarakat  (tsaqofah, culture).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dulu  yang dilakukan Nabi Muhammad SAW pertama kali ketika hijrah ke Madinah  adalah membangun masjid. Setelah itu membangun pasar dan pusat  komersial, sebagaimana yang dijelaskan dalam sejarah bahwa pasar-pasar  itu mampu menggeser pasar-pasar yang telah ada khususnya empat pasar  Yahudi di Madinah. Bukankah ini juga menjadi pelajaran berharga bahwa  kedua aktifitas itu (masjid dan pasar) tidak dipisah-pisahkan dan justru  harus diseimbangkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Eleanor  Sims (1995) dalam Trade and Travel: Markets and Caravanserais  menyebutkan bahwa bazaar dan masjid tumbuh bersama, kedua-duanya adalah  tiang dalam kehidupan kota Islam, terpisah tetapi berdampingan secara  harmoni.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Begitu  pula dalam preseden sejarah, bahwa masjid-masjid besar di dunia Islam  seringkali muncul pasar di sekitarnya. Memang sangat alamiah, ketika  banyak orang ke masjid seperti shalat Jum`at misalnya, maka terbentuklah  pasar dengan sendirinya. Terdapat pula di dalam Al-Qur`an yang  menyebutkan bahwa setelah ditunaikannya shalat Jum`at, maka disuruh  setiap hamba itu untuk bergegas-gegas, mencari karunia-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dari  konsep itu, tentu gagasan Masjid Agung Bandung masa depan sebaiknya  perlu diintegrasikan keberadaan dengan lingkungan sekitarnya. Jadi tidak  memisahkan diri atau malah meninggalkan lokasinya sekarang ini  (dipindahkan).Yang berarti juga bahwa masjid harus diintegrasikan  keberadaannya dengan hiruk-pikuknya aktifitas komersial. Tentu bukan  berarti digabung, tetapi diintegrasikan secara serasi, harmoni dan  seirama. Siar-Siarnya juga harus lebih ditampakkan. Berarti pula bahwa  ciri religius dalam ruang dan bentuk arsitektur serta ruang kotanya  perlu lebih diekspresikan sehingga tampil menjadi sentral kawasan pusat  kota khususnya dan Kota bandung pada umumnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam  perjalanan sejarah yang hampir melampaui masa dua abad, Masjid Agung  Bandung pernah mengalami `zaman keemasan` yakni ketika dipimpin oleh  ulama yang juga sastrawan dan filosof Hoofd Penghulu Bandung Haji Hasan  Mustafa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Masjid  Agung di tahun 1930-an tersebut paling menonjol fungsinya sebagai pusat  ibadah dan sosial penduduk kota. Gaung kohkol dan bedugnya masih  terdengar di seantero penjuru kota. Masjid menjadi tempat merayakan  Mauludan, Rajaban, Shalat Ied dan belajar mengaji. Ia juga menjadi  tempat baitul mal yang menerima zakat fitrah dan mengurusi kesejahteraan  umat (Kunto, 1996:13). Istilah ke `Bale Nyungcung` orang berakad nikah,  juga sangat terkenal pada saat itu. Semoga masjid agung masa depan  kembali menduduki fungsinya seperti itu bahkan lebih ditingkatkan lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Berbagai Peran Strategis&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Peran-peran  di bawah ini diungkapkan sekadar sebagai awal sebuah dis-kursus, yang  diharapkan bisa menjadi bahan renungan kembali dan pemikiran kembali,  hingga akhirnya diambil langkah-langkah lebih lanjut sebagai upaya-upaya  perbaikan dari kekurangan-kekurangan yang telah ada. Beberapa peran  yang dimiliki tersebut antara lain:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pertama,  Masjid Agung Bandung sebagai Pembentuk Ruang Kota. Di sini, keberadaan  Masjid agung bandung selain akan memberi penunjuk arah bagi orientasi  kawasan, juga akan mampu memberi warna tersendiri bagi pembentukan  ruang-ruang kota. Apalagi dalam setting masjid yang unik di  tengah-tengah kawasan komersial ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dengan  arah orientasinya yang khas (kiblat) maka bentuk-bentuk ruang kota yang  tercipta pun akan menjadi khas karena keberadaannya. Sehingga, sebagai  pembentuk ruang kota, masjid ini di masa depan diharapkan bisa menjadi  `sentral` dari kawasan ini. Bagi pemerintah daerah kota Bandung, usaha  ini tentu menarik karena selain memberikan kekhasan dari pembentukan  ruang-ruang kota, juga menjadi ciri religius sebuah kota.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kedua,  Masjid Agung Bandung sebagai symbol/Icon. Keberadaan masjid di  tengah-tengah kawasan komersial ini diharapkan mampu memberikan cirri  dan symbol religiusitas secara fisik. Melalui ekspresi religiusitas yang  kuat, ia akan mampu memberikan legitimasi tersebut dan meningkatkan  Siarnya. Memang symbol saja tidak cukup, artinya harus juga diikuti  dengan esensi, aktifitas, manajemen pengelolaan, pelayanan, dan  sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketiga,  Masjid Agung Bandung sebagai oase kawasan. Di tengah-tengah kawasan  hiruk-pikuk aktifitas komersial sebagaimana telah banyak diilustrasikan  di atas, masjid agung bisa menjadi oase di tengah-tengah kawasan  tersebut. Oase ini bisa berarti oase psikologis, fikiran, bahkan juga  oase fisik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Di  tengah-tengah situasi itu, dan melalui suara adzan yang merdu menyusup  lembut di antara hiruk-pikuk itu, hamba Allah berhenti sejenak  melepaskan segala kepenatan, kebisingan, persaingan, dan segala hal yang  bersifat duniawi untuk bersujud di hadapan-Nya. Lalu didapatinya suatu  kesegaran baru, untuk berangkat menuju aktifitas rutinnya kembali. Di  sinilah terciptanya keseimbangan yang dapat dicapai dengan adanya  masjid. Betapa pentingnya oase ini dan betapa diperlukannya oase itu di  sini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Keempat,  Masjid Agung Bandung sebagai orientasi. Masjid agung yang dibangun  sesuai dengan arah orientasi yang benar yakni ke arah Kiblat, menjadikan  masjid ini bisa menjadi petunjuk arah orientasi secara fisik bagi  bangunan, ruang kawasan hingga kota.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika  seseorang kehilangan arah orientasi di dalam kota karena terdapat  banyaknya gedung-gedung tinggi dalam kawasan bisnis ini, maka masjid  mampu menunjukkan dan menjelaskan melalui arah orientasinya. Hal ini  disebabkan karena masjid berbeda dengan bangunan religius lainnya,  masjid memiliki pedoman yang menyebabkannya harus berorientasi pada satu  arah yakni Kiblat (Ka`bah).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kelima,  Masjid Agung Bandung sebagai ruh/ecclesia kawasan, kota dan seluruh  penduduknya. Keberadaan masjid bisa menjadi pemberi ruh/jiwa yang  menguatkan spiritualitas kawasan, kota dan masyarakat Bandung. Aktifitas  yang dikelola di masjid dengan baik akan memberikan suntikan berharga  bagi mereka. Patut ditingkatkan berbagai majlis ta`lim maupun  kegiatan-kegiatan lainnya terutama pada saat-saat ramainya kawasan ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Keenam,  Masjid Agung Bandung sebagai generator aktifitas ekonomi. Di sadari  atau tidak keberadaan Masjid Agung Bandung memungkinkan peningkatan  pertumbuhan aktifitas ekonomi karena adanya kebutuhan-kebutuhan baru.  Jika masjid memiliki berbagai fasilitas yang representatif dan yang  lebih penting mampu dikelola dengan baik, sehingga masjid menjadi lebih  ramai dikunjungi orang, maka dengan bertambahnya jumlah manusia yang  dating, otomastis akan bertambah banyak pula berbagai macam kebutuhan.  Selanjutnya aktifitas jual beli juga akan meningkat atau bertambah  ramai. Karena pada dasranya antara masjid dan bazaar (pasar) memang  tumbuh bersama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketujuh,  Masjid Agung bandung sebagai media. Di masjid tidak ada perbedaan  tingkat, pangkat, jabatan, keturunan, kekayaan, warna kulit, dan segala  macam atribut lainnya. Semua manusia berkeddudukan sama sisi Tuhan,  seperti ajaran Islam itu sendiri yang tidak pernah membedakan hal-hal  tersebut kecuali perbedaan itu terletak pada ketaqwaan di antara mereka.  Siapa pun yang berangkat lebih dulu maka ia berhak menempati  barisan/shaf paling depan, sehingga menjadi paling mulia pada saat  shalat Jumat misalnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kondisi  lingkungan di luar masjid yang selama ini tidak pernah atau sulit  diperolehnya titik temu antara dua kutub yang berbeda, maka sangat  mungkin tercapai di dalam masjid dengan karakter seperti itu. Misalnya,  suatu kesempatan bisa terjadi direktur bertemu dengan para pegawainya,  antara atasan dan bawahan bisa bertemu dalam suasana kebersamaan yang  tidak ada perbedaan di antara mereka karena semua sama sebagai hamba  Tuhan Yang Maha Kuasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dari  pertemuan itu, akan sangat mungkin terjadinya komunikasi yang baik  dengan landasan kebersamaan Iman, kemudian berbicara dari hati ke hati  untuk memecahkan persoalan bersama. Komunikasi itu tidak dalam suasana  batasan-batasan psikologis, atau bahkan perintah, instruksi dan  struktural lainnya yang kadang kala sering menghambat komunikasi  tersebut. Oleh karena itu, masjid Agung mampu menjadi media komunikasi  sosial ini. Ia mampu menjadi media pemecahan masalah bersama yang  terjadi di luar masjid khususnya dalam kawasan bisnis ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kesemuanya  peran itu menjadikan Masjid Agung Bandung jelas memiliki peran yang  sangat strategis bagi kawasan pusat kota khususnya, dan seluruh Kota  Bandung beserta penduduknya pada umumnya. Maka tak ada pilihan lain  baginya kecuali jadikan ia landmark kawasan tersebut. Optimalkan  peran-peran yang dimungkinkannya baik secara fisik maupun non fisik,  sehingga mampu meningkatkan siar dan ciri religius Kota Bandung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Beberapa Catatan pada Masjid Raya Bandung&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dari  segi fungsinya sebagai sebuah bangunan ibadah, jelas menjadi sesuatu  yang patut disyukuri atas diresmikannya pembangunan Masjid Agung Bandung  yang baru (kini dirubah namanya menjadi Masjid Raya Bandung), seperti  yang diberitakan diberbagai media baik lokal maupun nasional di negeri  ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dua  catatan penting ini juga diharapkan menjadi sebuah studi kasus di  lapangan untuk masukan UU Republik Indonesia nomor 28 tahun 2002 tentang  bangunan gedung khususnya yang terkait proses penyelenggaraan bangunan  gedung yang sangat penting di tempat yang sangat strategis seperti ini.  Tampaknya kondisi di negeri ini dituntut adanya peraturan khusus  menyangkut proses pengambilan keputusan untuk penyelenggaraan  bangunan-bangunan istimewa seperti dalam kasus ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 6pt 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dari  desain fisik Masjid Raya Bandung yang paling menonjol, kontroversial  dan sekaligus memprihatinkan adalah diambil-alihnya alun-alun sebagai  ruang terbuka masjid.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 6pt 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dari  perencanaan dan pembangunan Masjid Raya Bandung ini adalah yang  berkaitan dengan proses-proses pengambilan keputusan oleh yang berwenang  khususnya pemerintah daerah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-5350360094491522685?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/5350360094491522685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=5350360094491522685' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/5350360094491522685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/5350360094491522685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/mesjid-raya-bandung.html' title='Mesjid Raya Bandung'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-1AIS52l4Usc/TlJDM3ExXyI/AAAAAAAAAQ8/5e_qWR0IqRg/s72-c/Mesjid+Bandung.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-5505818093123251983</id><published>2011-08-21T14:09:00.000+07:00</published><updated>2011-08-21T14:09:50.864+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesombongan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Pemuda dan Guru Agama</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-tAmCm6l2maE/TlCvF-SS2OI/AAAAAAAAAQ4/X1vZpegjtSQ/s1600/Pemuda+dan+Guru+Agama.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-tAmCm6l2maE/TlCvF-SS2OI/AAAAAAAAAQ4/X1vZpegjtSQ/s1600/Pemuda+dan+Guru+Agama.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ada seorang &lt;b&gt;&lt;i&gt;pemuda&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; yang mencari seorang &lt;i&gt;guru agama&lt;/i&gt;, &lt;b style="color: blue;"&gt;pemuka agama&lt;/b&gt; atau siapapun yang bisa menjawab tiga pertanyaannya. Akhirnya sang pemuda itu menemukan seorang bijaksana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pemuda (P) : Anda siapa? Bisakah menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bijaksana (B) : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;P : Anda yakin? Sedang profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;B : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;P : Saya punya tiga buah pertanyaan. 1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan wujud Tuhan kepada saya. 2. Apakah yang dinamakan &lt;i&gt;&lt;u&gt;takdir&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;?  3. Kalau setan diciptakan dari api kenapa dimasukkan ke neraka yang  terbuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat setan, sebab mereka  memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tiba-tiba  sang orang bijaksana tersebut menampar pipi si pemuda dengan keras. P  (sambil menahan sakit) : Kenapa anda marah kepada saya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;B : Saya tidak marah… Tamparan itu adalah jawaban saya atas tiga buah pertanyaan yang Anda ajukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;P : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;B : Bagaimana rasanya tamparan saya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;P : Tentu saja saya merasa sakit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;B : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;P : Ya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;B : Tunjukkan pada saya wujud sakit itu!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;P : Saya tidak bisa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;B : Itulah jawaban pertanyaan pertama. Kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudNya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;B : Apakah tadi malam Anda bermimpi akan ditampar oleh saya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;P : Tidak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;B : Apakah pernah terpikir oleh Anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;P : Tidak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;B : Itulah yang dinamakan Takdir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;B : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;P : Kulit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;B : Terbuat dari apa pipi anda?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;P : Kulit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;B : Bagaimana rasanya tamparan saya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;P : Sakit&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;B : Walaupun setan dan neraka sama terbuat dari api, neraka tetap menjadi tempat menyakitkan untuk setan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;Sumber : www.bungsucikal.com &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-5505818093123251983?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/5505818093123251983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=5505818093123251983' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/5505818093123251983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/5505818093123251983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/pemuda-dan-guru-agama.html' title='Pemuda dan Guru Agama'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-tAmCm6l2maE/TlCvF-SS2OI/AAAAAAAAAQ4/X1vZpegjtSQ/s72-c/Pemuda+dan+Guru+Agama.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-1158197453408427391</id><published>2011-08-20T22:55:00.001+07:00</published><updated>2011-08-20T22:58:24.870+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kejujuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Keikhlasan dan Keberkahan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Fd9XzK2nlkE/Tk_ZlbMkA_I/AAAAAAAAAQ0/_tbD7tspmnQ/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-Fd9XzK2nlkE/Tk_ZlbMkA_I/AAAAAAAAAQ0/_tbD7tspmnQ/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Cobalah sebutkan angka terbesar yang kita ketahui, dan kalikanlah dengan angka Nol, kita akan mendapatkan hasil selalu Nol. Cobalah sebutkan angka terkecil yang kita ketahui, dan bagilah dengan angka Nol, kita akan mendapatkan hasil tidak terhingga. Sedang angka 1, berapapun angka yang kita sebutkan, dibagi ataupun dikali hasilnya selalu sama dengan bilangan itu sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=566614967345466855&amp;amp;postID=1158197453408427391" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Angka Nol adalah representasi dari &lt;b&gt;keikhlasan&lt;/b&gt;. keikhlasan selalu membawa atau membuahkan &lt;i&gt;&lt;u&gt;keberkahan&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;. Angka Satu adalah representasi kebalikan dari keikhlasan. Dan ketidak ikhlasan tidak pernah membawa keberkahan. Manusia dengan kehidupannya, pada awalnya dan masa kanak-kanaknya berada pada posisi angka Nol. Semakin dewasa, dengan segala pengalaman hidupnya dia akan bergerak naik turun ke arah 1 atau ke arah 0.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Orang yang mengikuti hawa nafsunya, akan semakin mendekati ke angka 1. Pada saat mencapai angka 1, dia akan menuhankan dirinya. Dia akan merasa bahwa dunia sudah digenggamnya dan itu atas usaha dan jerih payahnya. Tampak sekali kesombongan selalu muncul dari tingkah lakunya. Orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya, dia akan bergerak ke arah Nol, menuju ke fitrahnya kembali. Orang seperti ini selalu rendah hati (bukan rendah diri), selalu tawadlu, berserah diri dan bertawakal, baik pada saat diberi kelebihan maupun kekurangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dari sisi rizki, orang yang berada pada angka 1, apabila misalnya mendapatkan &lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;rizki&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Rp. 1.000.000,-, maka itulah uang yang diperolehnya, tidak lebih dan tidak kurang. Nilai keberkahannya adalah 1 juta rupiah dibagi 1 sama dengan 1 juta rupiah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Orang yang berada pada angka 0, apabila misalnya mendapatkan rizki Rp. 1.000.000,-, maka nilai keberkahannya adalah tak terhingga. Berapapun rizki yang diperoleh, dia mendapatkan rizki yang berkah tidak terhingga. Orang dengan angka Nol ini derajat keikhlasannya sudah tertinggi, sehingga berapapun yang diperoleh, selalu dapat mencukupi dirinya, bahkan mampu menolong orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Orang dengan angka 0 hanya terdapat pada para Nabi. Semakin ikhlas seseorang, semakin mendekat ke arah 0. Misalnya 0.2, maka nilai keberkahannya adalah 1 Juta dibagi 0.2 = Rp 5.000.000,- Sebaliknya, pada saat orang mendapatkan halangan dan cobaan. Orang-orang yang ikhlas, yang memiliki angka 0, berapapun bilangan halangan dan cobaannya, dikalikan dengan 0 akan sama dengan 0. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dia tidak pernah merasakan beban apapun terhadap halangan dan cobaan yang menimpanya. Sedangkan pada orang yang berbilangan 1, dia akan merasakan sakit, stress dan bahkan sakit jiwa atau berputus asa, karena dia selalu merasakan gejolak jiwa sesuai dengan besar dan kecilnya cobaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Itulah keikhlasan yang terkait dengan keberkahan. Keikhlasan adalah dari hati, dan hanya hati kita sendiri dan Allah saja yang mengetahui. Maka, seorang penjual es keliling yang menyumbangkan Rp 2.000,- ke kotak Masjid secara ikhlas, sangat jauh nilainya di depan Allah dibanding dengan seorang Jutawan yang menyumbangkan uang Rp 1 Juta ke kotak Masjid karena niat yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Untuk itu, setiap manusia perlu mengupayakan kembali atau mengarah ke titik Nol. Maka akan diperoleh ketenangan dan kecukupan yang telah dijanjikan Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.bungsucikal.com/"&gt;www.bungsucikal.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-1158197453408427391?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/1158197453408427391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=1158197453408427391' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/1158197453408427391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/1158197453408427391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/keikhlasan-dan-keberkahan.html' title='Keikhlasan dan Keberkahan'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Fd9XzK2nlkE/Tk_ZlbMkA_I/AAAAAAAAAQ0/_tbD7tspmnQ/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-3410853528692510232</id><published>2011-08-20T22:49:00.001+07:00</published><updated>2011-08-20T22:50:23.948+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah pengusaha sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><title type='text'>Potensi Diri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-5-QRmRIWlyA/Tk_XLgqSCqI/AAAAAAAAAQw/59eeNDdnL-4/s1600/Potensi+Diri.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-5-QRmRIWlyA/Tk_XLgqSCqI/AAAAAAAAAQw/59eeNDdnL-4/s1600/Potensi+Diri.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar. Masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawa menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak. Sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=566614967345466855&amp;amp;postID=3410853528692510232" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jika tempayan yang tidak retak itu selalu dapat membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya, tempayan yang retak itu hanya dapat membawa air setengah penuh. Selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari. Si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya. Tentu saja si tempayan yang tidak retak merasa bangga akan prestasinya, karena dapat menunaikan tugasnya dengan &lt;b&gt;&lt;i&gt;sempurna&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Namun si tempayan retak yang malang itu merasa malu sekali akan ketidak-sempurnaannya, dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsi yang seharusnya dapat diberikannnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayan retak itu berkata kepada si tukang air, "Saya sungguh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;"Kenapa?" tanya si tukang air. "Kenapa kamu merasa malu?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;"Saya hanya mampu, selama dua tahun ini, membawa setengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawa karena adanya retakan pada sisi saya telah membuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. Karena cacadku itu, saya telah membuatmu rugi." kata tempayan itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Si tukang air merasa kasihan pada si tempayan retak. Dan dalam belas kasihannya, ia berkata, "Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan. Dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan. Dan itu membuatnya sedikit terhibur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Namun pada akhir perjalanan, ia kembali sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor, dan kembali tempayan retak itu meminta maaf pada si tukang air atas kegagalannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Si tukang air berkata kepada tempayan itu, "Apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan si sisimu, tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan yang lain yang tidak retak itu. Itu karena aku selalu menyadari akan cacadmu, dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu. Dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamu sebagaimana kamu ada, majikan kita tak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pesan moral :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Setiap dari kita memiliki cacad dan kekurangan kita sendiri. Kita semua adalah tempayan retak. Namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk menghias-Nya. Di mata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma. Jangan takut akan kekuranganmu. Kenalilah kelemahanmu dan kamu pun dapat menjadi sarana keindahan Tuhan. Ketahuilah, di dalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatan kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.bungsucikal.com/"&gt;www.bungsucikal.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-3410853528692510232?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/3410853528692510232/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=3410853528692510232' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/3410853528692510232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/3410853528692510232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/potensi-diri.html' title='Potensi Diri'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-5-QRmRIWlyA/Tk_XLgqSCqI/AAAAAAAAAQw/59eeNDdnL-4/s72-c/Potensi+Diri.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-4337391715622390447</id><published>2011-08-20T22:32:00.001+07:00</published><updated>2011-08-20T22:39:03.971+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ujian Hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Buah dari Kesabaran</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-wjbui3NId9s/Tk_TRE2vcuI/AAAAAAAAAQs/KFPGuE9d2uQ/s1600/Buah+dari+Kesabaran.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-wjbui3NId9s/Tk_TRE2vcuI/AAAAAAAAAQs/KFPGuE9d2uQ/s1600/Buah+dari+Kesabaran.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ada sebuah suku pada Bangsa Indian yang memiliki cara yang unik untuk mendewasakan anak laki-laki dari suku mereka. Jika seorang anak laki-laki tersebut dianggap sudah cukup umur untuk di dewasakan, maka anak laki-laki tersebut akan di bawa pergi oleh seorang pria dewasa yang bukan sanak saudaranya, dengan mata tertutup. Anak laki-laki tersebut di bawa jauh menuju hutan yang paling dalam. Ketika hari sudah menjadi sangat gelap, tutup mata anak tersebut akan dibuka, dan orang yang menghantarnya akan meninggalkannya sendirian. Ia akan dinyatakan lulus dan diterima sebagai &lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;pria dewasa &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;dalam suku tersebut jika ia tidak berteriak atau menangis hingga malam berlalu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=566614967345466855&amp;amp;postID=4337391715622390447" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Malam begitu pekat, bahkan sang anak itu tidak dapat melihat telapak tangannya sendiri, begitu gelap dan ia begitu ketakutan. Hutan tersebut mengeluarkan suara-suara yang begitu menyeramkan, auman serigala, bunyi dahan bergemerisik, dan ia semakin &lt;b&gt;ketakutan&lt;/b&gt;, tetapi ia harus diam, ia tidak boleh berteriak atau menangis, ia harus berusaha agar ia lulus dalam ujian tersebut. Satu detik bagaikan berjam-jam, satu jam bagaikan bertahun-tahun, ia tidak dapat melelapkan matanya sedetikpun, keringat ketakutan mengucur deras dari tubuhnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Cahaya pagi mulai tampak sedikit, ia begitu gembira, ia melihat sekelilingnya, dan kemudian ia menjadi begitu kaget, ketika ia mengetahui bahwa ayahnya berdiri tidak jauh dibelakang dirinya, dengan posisi siap menembakan anak panah, dengan golok terselip dipinggang, menjagai anaknya sepanjang malam, jikalau ada ular atau binatang buas lainnya, maka ia dengan segera akan melepaskan anak panahnya, sebelum binatang buas itu mendekati anaknya. Sambil berdoa agar anaknya tidak berteriak atau menangis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam mengarungi kehidupan ini, sepertinya Tuhan "begitu &lt;i&gt;&lt;u&gt;kejam&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;" melepaskan anak-anakNya kedalam dunia yang jahat ini. Terkadang kita tidak dapat melihat penyertaanNya, namun satu hal yang pasti.. !DIA setia,DIA mengasihi kita, dan DIA selalu ada bagi kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.bungsucikal.com/"&gt;www.bungsucikal.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-4337391715622390447?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/4337391715622390447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=4337391715622390447' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/4337391715622390447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/4337391715622390447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/buah-dari-kesabaran.html' title='Buah dari Kesabaran'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-wjbui3NId9s/Tk_TRE2vcuI/AAAAAAAAAQs/KFPGuE9d2uQ/s72-c/Buah+dari+Kesabaran.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-8744006192440653107</id><published>2011-08-20T22:23:00.002+07:00</published><updated>2011-08-20T22:37:25.577+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kejujuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Manfaat Kejujuran</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-TmLRV1oE6tI/Tk_RV1d6-PI/AAAAAAAAAQo/bh0HusvjUWo/s1600/Manfaat+Kejujuran.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-pW4Qa8NtL_M/Tk_ROzVubzI/AAAAAAAAAQk/QdhOjsir9_Y/s1600/Manfaat+Kejujuran.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-pW4Qa8NtL_M/Tk_ROzVubzI/AAAAAAAAAQk/QdhOjsir9_Y/s1600/Manfaat+Kejujuran.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ini adalah salah satu &lt;i&gt;kisah inspirasional&lt;/i&gt; tentang &lt;b&gt;integritas&lt;/b&gt; (kejujuran) Pernah ada seorang kaisar di Timur Jauh yang sudah tua dan tahu sudah datang waktunya untuk memilih penggantinya. Ia tidak memilih dari salah seorang asistennya atau salah satu dari anak-anaknya sendiri, tetapi ia memutuskan untuk melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=566614967345466855&amp;amp;postID=8744006192440653107" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ia memanggil semua pemuda di dalam kerajaan bersama-sama dalam satu hari. Dia berkata, "Ini telah datang waktunya bagi saya untuk turun dan memilih kaisar berikutnya. Saya telah memutuskan untuk memilih salah satu dari kalian." Anak-anak terkejut! Tetapi, sang kaisar melanjutkan. "Aku akan memberikan masing-masing dari kalian sebuah biji hari ini. Satu benih. Ini adalah benih yang sangat istimewa. Aku ingin kau pulang, menanam benih, disiram dan kembali ke sini satu tahun dari hari ini dengan apa yang Anda telah tumbuhkan dari satu biji ini. Aku akan menilai tanaman yang Anda berikan untuk saya, dan yang terbaik saya pilih dan akan menjadi kaisar kerajaan berikutnya! "&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ada seorang anak laki-laki yang bernama Ling berada di sana pada hari itu dan ia, seperti yang lain, menerima benih. Ia pulang ke rumah dan kepada ibunya dengan penuh semangat menceritakan keseluruhan cerita. Dia membantunya mendapatkan panci dan tanah penyemaian, lalu ia menanam benih dan menyiramny dengan hati-hati. Setiap hari ia menyirami itu dan memeriksa untuk melihat apakah telah tumbuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah sekitar tiga minggu, beberapa pemuda lainnya mulai berbicara tentang bibit dan tanaman yang sudah mulai tumbuh. Ling terus pulang dan memeriksa benihnya, tapi tidak pernah tumbuh. Tiga minggu, empat minggu, lima minggu berlalu. Masih belum apa-apa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Setiap saat orang lain selalu membicarakan tanaman mereka, namun Ling tidak punya tanaman, dan ia merasa gagal. Enam bulan berlalu, masiyang ada hanya pot. Dia hanya tahu bahwa ia telah membunuh benih. Orang lain pohon-pohon dan tanamannya tinggi, tapi dia punya apa-apa. Ling tidak berkata apa-apa kepada teman-temannya, namun. Dia hanya terus menunggu benih untuk tumbuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Setahun akhirnya berlalu dan semua pemuda dari kerajaan membawa tanaman mereka kepada kaisar untuk diperiksa. Ling mengatakan pada ibunya bahwa ia tidak akan membawa pot kosong. Tapi dia mendorongnya untuk pergi, dan untuk membawa poti, dan harus jujur tentang apa yang terjadi. Ling merasa malu, tapi ia tahu ibunya benar. Ia membawa potnya yang kosong ke istana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika Ling tiba, ia kagum melihat berbagai jenis tanaman tumbuh milik sluruh pemuda lain. Semua tanaman indah, dalam segala bentuk dan ukuran. Ling menaruh potnya yang kosong di lantai dan banyak pemuda lain menertawakannya. Beberapa pemuda menyindir kepadanya dan berkata, "Hei coba lihat ,bagus."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika kaisar tiba, ia mengamati ruangan dan menyapa orang-orang muda. Ling hanya mencoba untuk bersembunyi di belakang. "Wah, tanamannya sudah besar, pohon-pohon dan bunga Anda telah tumbuh," kata sang kaisar. "Hari ini, salah satu dari kalian akan ditunjuk kaisar berikutnya!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tiba-tiba, sang kaisar melihat Ling di belakang ruangan dengan potnya yang kosong. Ia memerintahkan para penjaga untuk membawanya ke depan. Ling ketakutan. "Kaisar tahu aku gagal! Mungkin dia akan membunuhku!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika Ling sampai di depan, Kaisar menanyakan namanya. "Nama saya Ling," jawabnya. Semua anak-anak tertawa dan mengolok-oloknya. Kaisar meminta semua orang tenang. Ia menatap Ling, dan kemudian mengumumkan kepada orang banyak, "Lihatlah kaisar baru Anda! Namanya adalah Ling!" Ling tak mempercayainya. Ling tidak bisa menumbuhkan benihnya. Bagaimana ia bisa menjadi kaisar baru?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kemudian kaisar berkata, "Satu tahun yang lalu dari hari ini, aku memberi semua orang di sini sebuah benih. Aku bilang Anda untuk mengambil benih, tanaman itu, menyirami, dan membawanya kembali kepadaku hari ini. Tapi aku memberi kalian semua benih yang telah direbus dan tidak akan tumbuh. Kalian semua, kecuali Ling, telah membawa saya tanaman dan pohon-pohon dan bunga. Bila Anda menemukan bahwa benih tidak akan tumbuh, Anda menggantinya dengan benih lain yang kuberikan padamu. Ling adalah satu-satunya dengan &lt;i&gt;keberanian&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;kejujuran&lt;/i&gt; untuk membawakan pot dengan benih yang saya berikan. Oleh karena itu, ia adalah orang yang akan menjadi kaisar baru!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.bungsucikal.com/"&gt;www.bungsucikal.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-8744006192440653107?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/8744006192440653107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=8744006192440653107' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/8744006192440653107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/8744006192440653107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/manfaat-kejujuran.html' title='Manfaat Kejujuran'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-pW4Qa8NtL_M/Tk_ROzVubzI/AAAAAAAAAQk/QdhOjsir9_Y/s72-c/Manfaat+Kejujuran.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-2150415974495988059</id><published>2011-08-20T22:16:00.002+07:00</published><updated>2011-08-20T22:36:00.998+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah pengusaha sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lagu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Pantang Menyerah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-f9lW4tVojeU/Tk_QIJpt9qI/AAAAAAAAAQg/VeBKUI8qPU0/s1600/Pantang+Menyerah.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-f9lW4tVojeU/Tk_QIJpt9qI/AAAAAAAAAQg/VeBKUI8qPU0/s1600/Pantang+Menyerah.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika Kolonel Harland Sanders pensiun pada usia 65, ia tidak memiliki uang banyak untuk dirinya sendiri, kecuali mobil van tua, sebuah pensiun bulanan senile $ 105, dan resep masakan daging ayam. Mengetahui bahwa ia tidak bisa hidup layak di usia pensiun dengan penghasilan segitu, ia mengambil resep ayam di tangan, duduk di belakang kemudi dari mobil van-nya, dan berangkat untuk membuat kekayaannya. Rencana pertamanya adalah untuk menjual resep ayam untuk pemilik restoran, yang pada gilirannya akan memberinya sisa untuk setiap potong ayam mereka jual - 5 sen per ayam. Kunjungan Restoran pertama yang ia tawari menolaknya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=566614967345466855&amp;amp;postID=2150415974495988059" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Begitu pula yang kedua. Begitu pula yang ketiga.&amp;nbsp; Bahkan, sampai yang ke 1008 . kunjungan Colonel Sanders berakhir dengan penolakan. Namun, ia terus melakukan penawaran ke pemilik rumah makan. Saat ia melakukan perjalanan melintasi Amerika Serikat, ia tidur di mobil untuk menghemat uang. Baru pada penawaran ke 1009 memberinya jawaban pertama "ya." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah berjalan dua tahun , telah tercatat penjualan total di lima restoran. Kolonel masih terus berjuang, ia tahu bahwa ia mempunyai resep besar ayam goreng dan bahwa suatu hari nanti ide itu akan sukses. Tentu saja, Anda tahu bagaimana akhir cerita. Gagasan tersebut sukses. Pada 1963, Kolonel memiliki 600 restoran di seluruh negeri yang menjual resep rahasia &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Kentucky Fried Chicken&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (dengan 11 bumbu dan rempah-rempah). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pada tahun 1964 royalti resepnya dibeli oleh gubernur Kentucky &lt;i&gt;&lt;u&gt;John Brown&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;. Meskipun penjualan resep &lt;b&gt;ayam goreng&lt;/b&gt; membuatnya multijutawan, ia tetap melanjutkan untuk mewakili dan mempromosikan KFC sampai kematiannya pada tahun 1990. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kisah Colonel Sanders mengajarkan pelajaran penting: yaitu tidak pernah terlalu terlambat untuk memutuskan dan tidak pernah menyerah. Sebelumnya dalam hidupnya Kolonel terlibat dalam usaha-usaha bisnis lainnya tapi semua gagal. Dia pernah punya usaha pompa bensin di usia30-an, sebuah usaha restoran di usia 40-an, dan dia gagal pada kedua usahanya. Namun Pada usia 65 tahun, &lt;i&gt;&lt;u&gt;Harland Sanders&lt;/u&gt;&lt;/i&gt; memutuskan resep ayamnya yang merupakan ide yang gemilang, dan ia menolak untuk menyerah, bahkan dalam penolakan berulang-ulang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dia tahu bahwa jika ia terus mengetuk pintu, akhirnya seseorang akan berkata "ya." Ini adalah bagaimana Tuhan telah memerintahkan dalam kehidupan. Dia berkata, "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu." , "Mintalah - tidak hanya sekali, tetapi sebanyak-banyaknya. Teruslah mengetok mengetuk sampai pintu dibuka." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jika Anda saat ini bekerja dengan setengah hati dalam menjalankan Takdir Tuhan dalam hidup Anda ...dan jika Anda memiliki sifat terlalu mudah menyerah di masa lalu ...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;ingat: &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tidak pernah terlalu terlambat untuk gigih berjuang. Tidak pernah terlalu terlambat memutuskan jangan pernah menyerah. Terus mengetuk. Terus bertanya. Teruslah mencari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.bungsucikal.com/"&gt;www.bungsucikal.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-2150415974495988059?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/2150415974495988059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=2150415974495988059' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/2150415974495988059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/2150415974495988059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/pantang-menyerah.html' title='Pantang Menyerah'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-f9lW4tVojeU/Tk_QIJpt9qI/AAAAAAAAAQg/VeBKUI8qPU0/s72-c/Pantang+Menyerah.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-3736582610609575506</id><published>2011-08-20T00:12:00.001+07:00</published><updated>2011-08-20T00:13:24.108+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah inspirasi dan motivasi'/><title type='text'>Efisiensi dalam Kerja</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-oWEI_YvQ6-o/Tk6ZNfCSI5I/AAAAAAAAAQc/D5oZbc9aLhc/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-oWEI_YvQ6-o/Tk6ZNfCSI5I/AAAAAAAAAQc/D5oZbc9aLhc/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ini bagus , memang kadang-kadang kita disekolahkan tinggi-tinggi malah bikin kita jadi mikir yang susah-susah, padahal penyelesaiannya bisa jadi sangat mudah, naif, dan terkadang agak tolol. Heheheh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Efisiensi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; adalah suatu hal yang penting di dalam dunia manajemen. Sebagai seorang anggota tim yang baik, kita memiliki tanggung jawab bukan hanya dalam membawa tim kita mencapai tujuan bersama, tetapi juga tanggung jawab dalam mencari cara terbaik untuk memecahkan setiap masalah yang terjadi. Tetapi seringkali kita terkecoh saat menghadapi suatu masalah, dan walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=566614967345466855&amp;amp;postID=3736582610609575506" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Mari kita coba lihat dalam tiga kasus di bawah ini:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kosong. Dengan ! segera pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt 22.5pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt 22.5pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit. Tetapi saat ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir ten! tang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda . Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan, karena kotak sabun terbuat dari bahan kertas yang ringan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawa! h titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius. Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia ?.Mereka menggunakan pensil!.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Suatu hari, pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya. Para pelanggan mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Dia (pemilik) mengundang sejumlah pakar untuk men-solve.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt 22.5pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Satu pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Tentu, dengan bertambahnya lift, waktu tunggu jadi berkurang. Pakar lain meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani. Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Tetapi, satu pakar lain hanya menyarankan satu hal, "Inti dari komplain pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu". Pakar tadi hanya menyarankan untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, agar pelanggan teralihkan perhatian! nya dari pekerjaan"menunggu" dan merasa "tidak menunggu lift".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt 22.5pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Moral cerita ini adalah sebuah filosofi yang disebut KISS (Keep It Simple Stupid), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya. Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada. Maka dari itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada pada berfokus pada masalah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 4pt 22.5pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;"Bila kita melihat pada apa yang tidak kita punya di dalam hidup kita, kita tidak akan memiliki apa-apa. Tetapi bila kita melihat pada apa yang ada di tangan kita, kita memiliki segalanya."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.bungsucikal.com/"&gt;http://www.bungsucikal.com&lt;/a&gt; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-3736582610609575506?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/3736582610609575506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=3736582610609575506' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/3736582610609575506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/3736582610609575506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/efisiensi-dalam-kerja.html' title='Efisiensi dalam Kerja'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-oWEI_YvQ6-o/Tk6ZNfCSI5I/AAAAAAAAAQc/D5oZbc9aLhc/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-5379341125572319979</id><published>2011-08-19T23:52:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T23:54:45.384+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Trik Blogspot'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cara mengganti tamplate blogspot'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogger'/><title type='text'>Tips Cara Memodifikasi Template</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Artikel ini, pertama kali di publikasikan oleh &lt;a href="http://hoctro.blogspot.com/2006/11/hacking-technique-how-to-modify-beta.html" target="new"&gt;hoctro's&lt;/a&gt; dan di publikasikan ulang oleh &lt;a href="http://kursus-blog.blogspot.com/"&gt;Kursus Blog&lt;/a&gt; dalam Bahasa Indonesia. Pada postingan kali ini, saya akan memberikan tips bagaimana cara memodifikasi template blogger baru anda dengan mudah...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;A. Memasuki Halaman Template&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;1. Jika anda sudah berada di blog anda (sudah login), klik pada menu &lt;b&gt;customize&lt;/b&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-shq3cYf9rOo/Tk6Tqbx6cRI/AAAAAAAAAP8/FkXs7WZiKdg/s1600/intro1a.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="238" src="http://2.bp.blogspot.com/-shq3cYf9rOo/Tk6Tqbx6cRI/AAAAAAAAAP8/FkXs7WZiKdg/s400/intro1a.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;2. Jika anda berada dalam suatu blog dan ingin memodifikasi blog anda yang lain, klik pada &lt;b&gt;dashboard&lt;/b&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; text-decoration: none;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-HuBMOIKFC98/Tk6T6BcUskI/AAAAAAAAAQA/RckWi0oRWy4/s1600/intro1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="47" src="http://1.bp.blogspot.com/-HuBMOIKFC98/Tk6T6BcUskI/AAAAAAAAAQA/RckWi0oRWy4/s400/intro1.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger2/1410/800/400/350670/intro1.jpg"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;3. Jika sudah masuk ke &lt;b&gt;dashboard&lt;/b&gt; klik &lt;b&gt;layout&lt;/b&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-shSY0GgLVKU/Tk6UBjvvn-I/AAAAAAAAAQE/FeoNKSMIn9c/s1600/intro2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="71" src="http://2.bp.blogspot.com/-shSY0GgLVKU/Tk6UBjvvn-I/AAAAAAAAAQE/FeoNKSMIn9c/s400/intro2.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger2/1410/800/400/61430/intro2.jpg"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;4. Jika sudah masuk ke setting halaman, klik menu &lt;b&gt;template&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-sV4ZOIcB7p4/Tk6ULq8GsxI/AAAAAAAAAQI/AAmnwW99RLI/s1600/intro3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="115" src="http://4.bp.blogspot.com/-sV4ZOIcB7p4/Tk6ULq8GsxI/AAAAAAAAAQI/AAmnwW99RLI/s400/intro3.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;B. Ganti ke Edit HTML menu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;. Untuk melihat kode struktur template anda, klik &lt;b&gt;edit HTML&lt;/b&gt;. Pada defaultnya, Template tersebut tidak menampilkan struktur lengkap sebuah template untuk setiap &lt;b&gt;widget&lt;/b&gt;. Jadi apa yang anda liat adalah sebagian kecil kode dari template tersebut. Lihat gambar di bawah ini :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-X3iyWMZwNRk/Tk6UZv0MJjI/AAAAAAAAAQQ/fbyNOV_XOUU/s1600/intro4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="327" src="http://3.bp.blogspot.com/-X3iyWMZwNRk/Tk6UZv0MJjI/AAAAAAAAAQQ/fbyNOV_XOUU/s400/intro4.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger2/1410/800/400/661622/intro4.jpg"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;(1)&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sebelum memulai memodifikasi template anda, sangat aman apabila anda mendownload dulu template anda. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;(2)&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jika terdapat kesalahan dalam modifikasi template, silahkan upload kembali template anda. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;(3)&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ini adalah suatu cara untuk menampilkan kode template anda sepenuhnya (kasih tanda centang) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;(4)&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Untuk menambahkan widget baru, masukan diantar &lt;b&gt;b:section&lt;/b&gt; tab di dalam &lt;b&gt;id='sidebar'&lt;/b&gt;. &lt;b&gt;C. Menambahkan kode CSS atau Java Script&lt;/b&gt;. (1) Cara termudah untuk menambahkan kode CSS yaitu diatas kode html ]]&amp;gt; (2) Nah...kalo untuk kode javascript, cara yang termudah yaitu di bawah kode di atas. Untuk lebih jelasnya...lihat gambar di bawah ini : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-gy0pMfoXD4k/Tk6UnajrrKI/AAAAAAAAAQY/K1CBD9k2GPo/s1600/intro5.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="326" src="http://4.bp.blogspot.com/-gy0pMfoXD4k/Tk6UnajrrKI/AAAAAAAAAQY/K1CBD9k2GPo/s400/intro5.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger2/1410/800/400/107125/intro5.jpg"&gt;&lt;span style="color: windowtext; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;(3) Selesai......&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber&amp;nbsp; &lt;a href="http://kursus-blog.blogspot.com/"&gt;http://kursus-blog.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-5379341125572319979?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/5379341125572319979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=5379341125572319979' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/5379341125572319979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/5379341125572319979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/tips-cara-memodifikasi-template.html' title='Tips Cara Memodifikasi Template'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-shq3cYf9rOo/Tk6Tqbx6cRI/AAAAAAAAAP8/FkXs7WZiKdg/s72-c/intro1a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-2861047721852989385</id><published>2011-08-14T14:24:00.000+07:00</published><updated>2011-08-14T14:30:50.192+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Kecerdasan Spiritual</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-d1Ok_tUc1N8/Tj-PGYMoi1I/AAAAAAAAAKM/M-vh4QbBPh0/s1600/index.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="292" src="http://3.bp.blogspot.com/-d1Ok_tUc1N8/Tj-PGYMoi1I/AAAAAAAAAKM/M-vh4QbBPh0/s320/index.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bertahun-tahun orang mengagumi orang yang berIQ tinggi. Bahkan mungkin berabad-abad akan tetapi setelah sekian lama hal itu menjadi jastifikasi kesuksesan seseorang. Namun perlahan tapi pasti ternyata tidak setiap orang yang berIQ (Intellegence Quotients) tinggi dapat meraih kesuksesan. Dan tidak jarang orang yang di vonis IQ rendah ternyata dapat sukses. Maka semakin jelaslah bahwa IQ itu bukanlah sesuatu hal yang sangat mentukan kesuksesan seseorang dalam kahidupan ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=566614967345466855&amp;amp;postID=2861047721852989385" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dari fenomena tersebut maka para ahli melakukan penelitian yang bertujuan untuk menemukan bentuk yang lebih tepat dalam menembus kesuksesan. Dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, yang sampai pada akhirnya di temukanlah konsep kecerdasan spiritual. Yang mengukur kesuksesan dari hal-hal diluar nalar manusia. Artinya ada yang berperan besar selain IQ dan EQ tadi di hal ini tidak dapat dipisahkan begitu saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kecerdasan Spiritual&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kecerdasan didefinisikan bermacam-macam. Para ahli, termasuk para psikolog, tidak sepakat apa itu kecerdasan (Agus Efendi.2005:79). Karena mendifinisikan kecerdasan itu menyangkut sesuatu yang bersifat abstrak. Tidak bisa dilihat dengan mata kita sendiri, dan hal ini bersifat abstrak sehingga kecerdasan itu memiliki berbagai macam indicator. Setiap ahli memiliki definisi masing-masing. Perkataan intelegensi berasal dari kata latin “intelegere” yang berarti menghubungkan atau menyatukan satu sama lain (Abu Ahmadi.1992:87). Sedangkan dalam bukunya Abu Ahmadi disebutkan bahwa yang dimaksud Intelegensi ialah daya menyesuaikan diri dengan keadaan baru dengan mempergunakan alat-alat berfikir manurut tujuannya (Stern, Kamus Paedagogik.1953).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Namun disini kita akan mendefinisikan tentang kecerdasan spiritual Danah Zohar dan Ian Marshal dalam bukunya ESQ karya Ary Ginanjar Agustian mendefinisikan kecerdasan spiritual adalah kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna atau velue, yaitu kecerdasan untuk menempatkan prilaku dan hidup kita dalam konteks makna yang lebih luas dan kaya, kecerdasan untuk menilai bahwa tindakan atau jalan hidup seseorang lebih bermakna dibandingkan dengan yang lain (Ary Ginanjar Agustian.2001:57).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jadi dari semua pengertian diatas dapat diambil pengertian bahwa kecerdasan spiritual adalah kemampuan seseorang dalam menghadapi persoalan yang dihadapi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sejarah Lahir&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sebelum kita membahas lebih jauh apa itu kecerdasan alangkah baiknya kita mengetahui sejarah kecerdasan SQ (Spiritual Quotients). Sejak awal seluruh aliran psikologi Barat, sebagaimana ditetapkan oleh Freud, bersandar pada dua proses psikologis: proses primer, yang disebut dengan EQ (berdasarkan “jaringan saraf asosiasitif di otak”), dan proses sekunder yang disebut IQ (berdasarkan “jaringan saraf serial di otak”). Perbedaaan penting antara EQ dan IQ tersebut terletak pada daya ubahnya (Agus Efendi:2005). Selama bertahun-tahun orang percaya bahwa kedua hal tersebutlah yang mempengaruhi segala sesuatu pada diri seseorang. Sehingga orang dapat sukses atau gagal tergantung pada dua kecerdasan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Macam-macam Kecerdasan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kecerdasan merupakan hal yang membedakan manusia yang satu dengan yang linnya. Adapun macam-macamnya adalah:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kecerdasan Intelektual&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kecerdasan ini sering kita kenal dengan IQ (Intelektual Intelegensi) yaitu kemampuan sesorang dalam hal menyelesaikan masalah-masalah eksakta. Dahulu banyak anggapan bahwa IQ yang tinggi akan memudahkan orang untuk mencapai sukses atau dengan kata lain bahwa orang yang ber IQ tinggilah yang akan sukses sedangkan yang rendah tidak akan menjadi apa-apa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kecerdasan Emosional&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah kecerdasan Intelektual dianggap gagal, maka munculah istilah baru yaitu kecerdasan emosional atau lebih dikenal dengan istilah EQ (Emotional Intelegensi) yaitu suatu kecerdasan yang mampu mengendalikan emosinya siapa yang dapat mengendalikan emosi maka dia akan meraih sukses.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kecerdasan Spiritual&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Namun semua kecerdasan diatas masih tetap dirasa masih ada yang kurang, ada factor lain yang tidak kalah penting dalam kehidupan kehidupan ini yaitu kecerdasan spiritual atau SQ (Spiritual Intelegensi).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tokoh-tokoh SQ&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tokoh yang banyak berjasa dalam pengembangan SQ ini adalah sebagai berikut diantaranya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;a.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Wilhem Diltey. Seorang guru besar Filsafat di Berlin adalah pendiri Psikologo Kerohanian (Kartini Kartono.1996:169).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;b.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Eduard Spanger, seorang guru besar di Berlin (Kartini Kartono.1996:169).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;c.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Danah Zohar, menurut fisikawan SQ adalah suatu kemampuan yang sama adanya dengan umat manusia (Agus Efendi.2005:206).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;d.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ian Marsal, pendapat Ian Marsal hampir sama dengan pendapat istrinya yaitu Danah Zohar dari Oxpord University. Itulah sekelumit tokoh-tokoh dari dunai kecerdasan spiritual (Ary Ginanjar Agustian.2001:XXXIX).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bukti Ilmiah SQ&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Belakangan ini bagaikan satu fenomena apabila sudah ramai yang bercerita tentang kekuatan spiritual. Bagi saya ini adalah satu perubahan dan pendekatan yang amat baik. Kekuatan mental dan spiritual benar-benar mempengaruhi kehidupan kita.Kekuatan fizikal yang kita miliki adalah lahir dari kekuatan mental dan spiritual. Kita tidak akan dapat melaksanakan sesuatu tugas dengan baik sekiranya fikiran dan jiwa tidak digabung dan dimantapkan, kerana itu apabila kita disuruh melakukan sesuatu tugas atau kerja, kita perlu melakukan dengan sepenuh jiwa dan raga. Kata-kata inilah yang membuktikan kepentingan kekuatan spiritual dalam kehidupan kita sebagai manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kekuatan spiritual memberi kesan dan pengaruh yang kuat terhadap diri kita. Dengan adanya kekuatan spiritual, ia menjadikan diri kita mampu melihat segala potensi yang dianugerahkan kepada diri kita. Kekuatan spiritual juga dapat menghadirkan rasa tenang,damai dan ikhlas, dan seterusnya mendorong kita melakukan kebaikan. Jadi binalah kunci kebahagian dengan meningkatkan kekuatan spiritual di dalam diri kita, lakukan segalanya dengan ikhlas, tanpa mengharapkan apa-apa imbuhan atau pujian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pembicaraan mengenai SQ atau kecerdasan spiritual tidak lepas dari konsep filosofis yang menjadi latar belakangnya. Konsep mengenai SQ itu sendiri sebenarnya sudah lama diperbincangkan, hanya saja dengan kemasan yang berbeda. Dalam ilmu psikologi dikenal tiga aliran besar yang menjadi inspirasi bagi banyak aliran yang berkembang pada saat kemudian. Aliran tersebut adalah behaviorisme, psikoanalisis dan humanistis. Kecerdasan spiritual banyak mengembangkan konsep-konsepnya dari aliran humanistis. Aliran humanistis ini kemudian mengembangkan sayapnya secara spesifik membentuk psikologi transpersonal, dengan landasan "pengalaman keagamaan" sebagai peak experience, plateau dan fartherst of human nature. Menurut Maslow (Rakhmat dalam Zohar dan Marshall, 2000) psikologi belum sempurna sebelum difokuskan kembali dalam pandangan spiritual dan transpersonal. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Penelusuran pemahaman kecerdasan spiritual (SQ) saat sekarang nampaknya cukup relevan, mengingat banyaknya persoalan-persoalan sosial yang semakin membebani hidup seseorang. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Frankl (Koeswara, 1992) bahwa sebagian besar masyarakat sekarang mengidap neurosis kolektif. Ciri dari gejala tersebut adalah: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sikap masa bodoh terhadap hidup, yaitu suatu sikap yang menunjukkan pesimisme dalam menghadapi masa depan hidupnya. &amp;nbsp;Sikap fatalistik terhadap hidup, menganggap bahwa masa depan sebagai sesuatu yang mustahil dan membuat rencana bagi masa depan adalah kesia-siaan. &lt;br /&gt;Pemikiran konformis dan kolektivis. Yaitu cenderung melebur dalam masa dan melakukan aktivitas atas nama kelompok. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Fanatisme, yaitu mengingkari kelebihan yang dimiliki oleh kelompok atau orang lain. &lt;br /&gt;Dengan ciri-ciri tersebut manusia berjalan menuju penyalah artian dan penyalah tafsiran tentang dirinya sendiri sebagai sesuatu yang "tidak lain" (nothing but) dari refleks-refleks atau kumpulan dorongan (biologisme), dari mekanisme-mekanisme psikis (psikologisme) dan produk lingkungan ekonomis (sosiologisme). Dengan ketiga konteks tersebut maka manusia "tidak lain" dalah mesin. Kondisi tersebut merupakan penderitaan spiritual bagi manusia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Mengenalkan SQ&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pengetahuan dasar yang perlu dipahami adalah SQ tidak mesti berhubungan dengan agama. Kecerdasan spiritual (SQ) adalah kecerdasan jiwa yang dapat membantu seseorang membangun dirinya secara utuh. SQ tidak bergantung pada budaya atau nilai. Tidak mengikuti nilai-nilai yang ada, tetapi menciptakan kemungkinan untuk memiliki nilai-nilai itu sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;SQ adalah fasilitas yang berkembang selama jutaan tahun yang memungkinkan otak untuk menemukan dan menggunakan makna dalam memecahkan persoalan. Utamanya persoalan yang menyangkut masalah eksistensial, yaitu saat seseorang secara pribadi terpuruk, terjebak oleh kebiasaan, kekhawatiran dan masalah masa lalu akibat penyakit dan kesedihan. Dengan dimilikinya SQ seseorang mampu mengatasi masalah hidupnya dan berdamai dengan masalah tersebut. SQ memberi sesuatu rasa yang "dalam" pada diri seseorang menyangkut perjuangan hidup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Perbedaan Otak IQ, EQ dan SQ &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Penelusuran kecerdasan spiritual tampaknya merupakan jawaban akan keterbatasan kemampuan intelektual (IQ) dan emosional (EQ) dalam menyelesaikan kasus-kasus yang didasarkan atas krisis makna hidup. Otak IQ dasar kerjanya adalah berfikir seri, linear, logis dan tidak melibatkan perasaan. Keunggulan dari berfikir seri ini adalah akurat, tepat dan dapat dipercaya. Kelemahannya adalah ia hanya bekerja dalam batas-batas yang ditentukan, dan menjadi tidak berguna jika seseorang ingin menggali wawasan baru atau berurusan dengan hal-hal yang terduga. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Otak EQ cara kerjanya berfikir asosiatif. Jenis pemikiran ini membantu seseorang menciptakan asosiasi antarhal, misalnya antara lapar dan nasi, antara rumah dan kenyamanan, antara ibu dan cinta, dll. Pada intinya pemikiran ini mencoba membuat asosiasi antara satu emosi dan yang lain, emosi dan gejala tubuh, emosi dan lingkungan sekitar. Kelebihan cara berfikir asosiatif adalah bahwa ia dapat berinteraksi dengan pengalaman dan dapat terus berkembang melalui pengalaman atau eksperimen. Ia dapat mempelajari cara-cara baru melalui pengalaman yang belum pernah dilakukan sebelumnya, merupakan jenis pemikiran yang dapat mengenali nuansa ambiguitas. Kelemahan dari otak EQ adalah variasinya sangat individual dan tidak ada dua orang yang memiliki kehidupan emosional yang sama. Hal ini tampak dari pernyataan "saya dapat mengenali emosi anda, saya dapat berempati terhadapnya, tetapi saya tidak dapat memiliki emosi anda". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Otak SQ cara kerjanya berfikir unitif. Yaitu kemampuan untuk menangkap seluruh konteks yang mengaitkan antar unsur yang terlibat. Kemampuan untuk menangkap suatu situasi dan melakukan reaksi terhadapnya, menciptakan pola dan aturan baru. Kemampuan ini merupakan ciri utama kesadaran, yaitu kemampuan untuk mengalami dan menggunakan pengalaman tentang makna dan nilai yang lebih tinggi. &amp;nbsp;Tanda dari SQ yang berkembang dengan baik &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;a.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kemampuan bersikap fleksibel (adaptif secara spontan dan aktif)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;b.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tingkat kesadaran diri yang tinggi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;c.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kemampuan untuk menghadapi dan memanfaatkan penderitaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;d.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kemampuan untuk menghadapi dan melampaui rasa sakit&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;e.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kualitas hidup yang diilhami oleh visi dan nilai-nilai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;f.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Keengganan untuk menyebabkan kerugian yang tidak perlu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;g.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kecenderungan untuk melihat keterkaitan antara berbagai hal (holistik)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;h.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kecenderungan nyata untuk bertanya "mengapa?" atau "bagaimana jika" untuk mencari jawaban-jawaban mendasar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;SQ yang berkembang dengan baik dapat menjadikan seseorang memiliki "makna" dalam hidupnya. Dengan "makna" hidup ini seseorang akan memiliki kualitas "menjadi", yaitu suatu modus eksistensi yang dapat membuat seseorang merasa gembira, menggunakan kemampuannya secara produktif dan dapat menyatu dengan dunia. Ungkapan syair yang dikemukakan oleh Gothe ini mampu mewakili karakteristik seseorang yang memiliki SQ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Daftar Pustaka&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ahmadi, Abu. 1992. Psikologi Umum. PT. Rineka Cipta. Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Efendi, Agus. 2005. Revolusi Kecerdasan Abad 21. Alfabeta. Bandung&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ginanjar ,Ary Agustian. 2001. ESQ. Arga. Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Goleman, Daniel. 2001. Kecerdasan Emosi. PT. Gramedia. Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kartono, Kartini. 1996. Psikologi Umum. Mandar Maju. Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.bungsucikal.com/"&gt;www.bungsucikal.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-2861047721852989385?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/2861047721852989385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=2861047721852989385' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/2861047721852989385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/2861047721852989385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/kecerdasan-yang-utama.html' title='Kecerdasan Spiritual'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-d1Ok_tUc1N8/Tj-PGYMoi1I/AAAAAAAAAKM/M-vh4QbBPh0/s72-c/index.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-7683218628423981375</id><published>2011-08-13T20:07:00.000+07:00</published><updated>2011-08-13T20:07:00.969+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Inspirasi'/><title type='text'>8 Kebohongan Ibu Kita</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-2R-S7b7cMaU/TkZ21ITzd4I/AAAAAAAAAOw/IC28cRvc6zc/s1600/index.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-2R-S7b7cMaU/TkZ21ITzd4I/AAAAAAAAAOw/IC28cRvc6zc/s1600/index.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dalam  kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat  manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini  justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya  darikebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas  daripenderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya  sekuntum bunga yang paling indah di dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Cerita  bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak  laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja,  seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya  untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : "Makanlah  nak,aku tidak lapar" &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Kebohongan Ibu Yang Pertama&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Ketika  saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu  senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekiat rumah, ibu berharap  dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi  untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar  dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk  disamping saya dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di  tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat  ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan  memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia  berkata : "Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan" &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Kebohongan Ibu Yang Kedua&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sekarang  aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu  pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel,  dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi  kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat  tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya  melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata :"Ibu,  tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja." Ibu tersenyum  dan berkata :"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek" &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Kebohongan Ibu Yang Ketiga&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Ketika  ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian.  Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar  dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam.  Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu  dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam  botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat  dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu  yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil  menyuruhnya minum. Ibu berkata: "Minumlah nak, aku tidak haus!" &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Kebohongan Ibu Yang Keempat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Setelah  kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai  ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus  membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin  susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga  yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di  dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah&lt;br /&gt;kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang  begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi  ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu  berkata : "Saya tidak butuh cinta" &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Kebohongan Ibu Yang Kelima&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Setelah  aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja,  ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia  rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk  memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar  kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan  ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan  mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : "Saya punya duit" &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Kebohongan Ibu Yang Keenam&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Setelah  lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh  gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah  beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan  itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk  menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak  mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku "Aku tidak terbiasa" &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Kebohongan Ibu Yang Ketujuh&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Setelah  memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus  dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra  atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku  melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani  operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh  kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku  karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu  menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering.  Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit  sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan  tegarnya berkata : "jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan" &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Kebohongan ibu yang kedelapan.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Setelah  mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup  matanya untuk yang terakhir kalinya. Dari cerita di atas, saya percaya  teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan  : " Terima kasih ibu ! " Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah  kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak  menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita? Di  tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai  beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita  selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah. Jika dibandingkan  dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita. Buktinya,  kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan  atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita. Namun, apakah  kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita? Cemas apakah ortu  kita sudah makan atau belum? Cemas apakah ortu kita sudah bahagia atau  belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi.. Di  waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita,  lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata "MENYESAL" di kemudian  hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;Sumber : www.bungsucikal.com &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-7683218628423981375?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/7683218628423981375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=7683218628423981375' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/7683218628423981375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/7683218628423981375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/8-kebohongan-ibu-kita.html' title='8 Kebohongan Ibu Kita'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-2R-S7b7cMaU/TkZ21ITzd4I/AAAAAAAAAOw/IC28cRvc6zc/s72-c/index.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-1695731482481165028</id><published>2011-08-13T18:48:00.000+07:00</published><updated>2011-08-14T18:49:18.820+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><title type='text'>Fakta unik tentang Arab Saudi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-cw9N5e3pvk8/Tke1yzzVZlI/AAAAAAAAAP0/qMlOOS2niZI/s1600/saudis.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="219" src="http://1.bp.blogspot.com/-cw9N5e3pvk8/Tke1yzzVZlI/AAAAAAAAAP0/qMlOOS2niZI/s320/saudis.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 0in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; 1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Rejim Saudi, seperti juga sebagian besar negara-negara Arab lainnya, adalah pemerintahan yang menyatukan antara yang benar (haqq) dan salah (batil). Aspek Haqq Saudi hanya bisa kita lihat dari simbol-simbol yang mereka pakai; bendera Saudi, klaim negara Islam, dan penerapan Syariah. Namun, di balik itu sebenarnya Saudi juga tak berbeda dengan negara sekuler lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 0in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Beberapa tahun sebelumnya, Saudi menggandeng Inggris untuk sama-sama memberantas gerakan Ikhwan di negaranya itu. Seorang anggota kerajaan pernah mengungkapkan hal ini. Sekarang, bukan rahasia lagi kalau Saudi akrab dengan AS. AS sudah dijadikan sebagai pelindung Saudi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 0in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Komite Tetap Saudi (al-Lajnah ad-Da’imah) mengeluarkan fatwa: “Siapapun yang tidak membedakan antara Yahudi dan Kristen dan orang kafir lainnya dengan bangsa Muslim kecuali karena kebangsaannya, dan menganggap semua penguasa sama, maka dia adalah kafir.” Sebuah fatwa yang sesungguhnya membuat banyak orang berkerut dahi, namun efektif dalam meredam masyarakat Saudi. Karena, bukankah pemerintah Saudi sendiri persis seperti itu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 0in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Perempuan Saudi tidak boleh menikah dengan laki-laki yang bukan dari Saudi. Dan seorang laki-laki Saudi tidak boleh menikah di luar Saudi kecuali sudah memenuhi persyaratan umur. Sebuah peraturan yang dibuat-buat karena Islam sendiri tidak cupat seperti ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 0in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;5.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ribuan orang terbantai di negara-negara Muslim di wilayah Arab, tapi apa yang dilakukan oleh pemerintah dan rejim Saudi? Tidak ada. Rejim Saudi hanya menyuruh para Syeikh-nya untuk berdoa untuk umat Islam, dan masyarakatnya dianjurkan untuk mengumpulkan dana bantuan yang disebarkan ke seluruh dunia, utamanya untuk pembangunan masjid. Maka jangan heran, jika di sebuah pelosok terpencil di Indonesia misalnya, bisa ada sebuah masjid besar yang megah dengan tulisan di peresmiannya: “Sumbangan dari (kerajaan) Saudi…”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 0in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;6.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Saudi membangun hubungan diplomatik dan non-diplomatik dengan negara-negara yang jelas telah membantai umat Islam dalam jumlah yang luar biasa banyak. Dalam hal ini yang mempunyai hubungan harmonis dengan Saudi adalah India, Russia, Filipina, Amerika (tentu saja!), Cina, dan Israel.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 0in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;7.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Amerika mempunyai basis militer di Saudi, dan pemerintah Saudi melarang rakyatnya yang mendoakan keburukan untuk Amerika di masjid-masjid di negara itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 0in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;8.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Rejim Saudi juga membantu dan mendirikan saluran-saluran TV yang banyak sekali saat ini. Selain TV, mereka juga membantu pendanaan media-media internasional.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 0in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;9.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Keluarga kerajaan Saudi tidak boleh dihina oleh siapapun. Jika ada yang melakukannya, maka akan dikenakan hukuman yang berat, bahkan dihukum mati. Tapi pemerintah Saudi tidak peduli kepada para pelaku yang menghina Allah dan agamaNya. Misalnya saja, seorang Saudi zindiq, Turki al-Hamd menulis sebuah buku berjudul “al-Karadeeb” dan di dalamnya terdapat kalimat &lt;i&gt;“Jadi, Allah dan setan adalah dua wajah dengan satu penemuan”&lt;/i&gt;, tidak dikenakan hukuman apapun, dan bukunya yang penuh dengan cerita kekafiran beredar bebas di negara itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.kumpulanberitaku.co.cc/"&gt;www.kumpulanberitaku.co.cc&lt;/a&gt; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; tab-stops: list 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/566614967345466855-1695731482481165028?l=sulthan17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sulthan17.blogspot.com/feeds/1695731482481165028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=566614967345466855&amp;postID=1695731482481165028' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/1695731482481165028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/566614967345466855/posts/default/1695731482481165028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sulthan17.blogspot.com/2011/08/fakta-unik-tentang-arab-saudi.html' title='Fakta unik tentang Arab Saudi'/><author><name>Sulthan Abdullah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08822604209941667006</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-_UZPFJH1DYw/TjeZXyUmv4I/AAAAAAAAAGk/RE6HvUov4Qs/s220/75362_1217555534851_1707750213_409613_5152500_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-cw9N5e3pvk8/Tke1yzzVZlI/AAAAAAAAAP0/qMlOOS2niZI/s72-c/saudis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-566614967345466855.post-1274363140374203684</id><published>2011-08-13T14:46:00.000+07:00</published><updated>2011-08-14T14:50:52.176+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><title type='text'>Fakta Unik tentang Indonesia</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Indonesia merupakan Negara yang memiliki banyak keanekaragaman yang sangat luar biasa. Selain keanekaragaman Indonesia juga memiliki banyak keunikan-keunikan yang dimiliki oleh bangsa ini baik dari segi geografis ataupun dari segi penduduknya. Maka tidak heran banyak yang iri terdahap Indonesia yang besar ini, tapi yang lebih penting walaupun di juluki Negara yang kaya raya Sumber Daya Alam rakyatnya banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan. Berikut fakta keunikan tentang Indonesia :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=566614967345466855&amp;amp;postID=1274363140374203684" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Proklamator Kemerdekaan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-HfIBxLeT5RA/Tkd7j80LfEI/AAAAAAAAAO0/g3XA4CpRunE/s1600/01-soekarno-hatta1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-HfIBxLeT5RA/Tkd7j80LfEI/AAAAAAAAAO0/g3XA4CpRunE/s1600/01-soekarno-hatta1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Semua orang sepertinya tahu bahwa Soekarno dan Hatta adalah yang memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Namun sampai&amp;nbsp;tulisan ini dibuat, tidak ada nama jalan “Soekarno-Hatta” di Jakarta, kota tempat dibacakannya proklamasi. Nama mereka pun baru diabadikan menjadi nama bandara 40 tahun setelah Indonesia merdeka. Lebih parahnya lagi, pemerintah baru secara resmi menyematkan gelar “proklamator” kepada mereka pada tahun 1986, atau 16 tahun setelah Soekarno wafat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ibu Kota&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Belum ada negara di dunia yang berganti ibu kota selama empat kali dalam kurun waktu relatif singkat kecuali Indonesia, yakni Jakarta (1945-1946), Yogyakarta (1946-1948), Bukittinggi (1948-1949), Jakarta (1950-sekarang).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-CbpdueG3X_A/Tkd78bT7CtI/AAAAAAAAAO4/MG8dsLEcmiI/s1600/02-ibu-kota1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="171" src="http://2.bp.blogspot.com/-CbpdueG3X_A/Tkd78bT7CtI/AAAAAAAAAO4/MG8dsLEcmiI/s320/02-ibu-kota1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sepakbola&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sepakbola merupakan salah satu olahraga paling digemari di Indonesia, namun tim nasionalnya tidak pernah menang Piala Dunia FIFA. Hanya sekali tampil pada tahun 1938, itu pun bukan membawa bendera Indonesia, melainkan Hindia Belanda. Meskipun Indonesia memiliki jumlah penduduk paling banyak ke-4 di dunia dan Brazil di peringkat ke-5, namun prestasi sepakbola kedua negara tersebut berbeda jauh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-QXkk6fhGktA/Tkd8ICpd24I/AAAAAAAAAO8/2Mh_WyqRtX4/s1600/03-sepakbola2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://2.bp.blogspot.com/-QXkk6fhGktA/Tkd8ICpd24I/AAAAAAAAAO8/2Mh_WyqRtX4/s320/03-sepakbola2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;4.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Hutan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Indonesia terkenal dengan keanekaragaman hayatinya yang luas. Hutan Indonesia yang luasnya mencapai 138 juta hektar merupakan tempat hidup bagi 11% spesies tumbuhan dunia, 10% spesies mamalia dunia, dan 16% spesies burung dunia. Meskipun demikian, Guinness World Records pada tahun 2008 menyematkan rekor pada Indonesia sebagai negara yang paling kencang laju kerusakan hutannya di dunia, yakni kehilangan 1,8 juta hektar hutan setiap tahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-bWNBIFtd3SQ/Tkd8Q0YcjoI/AAAAAAAAAPA/URYoP613hVQ/s1600/04-hutan1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="120" src="http://4.bp.blogspot.com/-bWNBIFtd3SQ/Tkd8Q0YcjoI/AAAAAAAAAPA/URYoP613hVQ/s320/04-hutan1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;5.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pulau&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dengan 17.508 pulau, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Disinilah 3 dari 6 pulau terbesar di dunia berada : Kalimantan, Sumatera, dan Papua. Namun jangan heran bahwa hampir 60% penduduknya tinggal di Pulau Jawa, padahal luasnya hanya 7% dari seluruh wilayah Indonesia. Uniknya lagi, ada empat pulau yang kedaulatannya dikuasai bersama-sama dengan pemerintah negara tetangga. Pulau Kalimantan secara administratif dikuasai tiga pemerintahan yaitu Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Pulau Papua dikuasai Indonesia dan Papua Nugini. Pulau Timor dikuasai Indonesia dan Timor Leste, dan yang terakhir Pulau Sebatik dikuasai Indonesia dan Malaysia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-3RpIaNyqJV4/Tkd8W9QROgI/AAAAAAAAAPE/ZScZTcphtaI/s1600/05-pulau.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="157" src="http://2.bp.blogspot.com/-3RpIaNyqJV4/Tkd8W9QROgI/AAAAAAAAAPE/ZScZTcphtaI/s320/05-pulau.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;6.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Angka&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Penyebutan angka 1-9 dalam huruf Bahasa Indonesia mengandung misteri. Jika kita menjumlahkan dua angka yang huruf awalannya sama, maka hasilnya selalu sepuluh.&lt;br /&gt;Berawalan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; S&amp;nbsp;-&amp;gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Satu&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; +&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sembilan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; = Sepuluh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Berawalan &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; D&amp;nbsp;-&amp;gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dua&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; +&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Delapan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; = Sepuluh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Berawalan &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; T&amp;nbsp;-&amp;gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tiga&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; +&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tujuh&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; = Sepuluh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Berawalan &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; E&amp;nbsp;-&amp;gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Empat&amp;nbsp; +&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Enam&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; = Sepuluh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bahkan Berawalan &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; L-&amp;gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lima &amp;nbsp;&amp;nbsp; +&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lima &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; = Sepuluh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;7.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Latah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Latah merupakan penyakit syaraf yang gejalanya muncul ketika dikageti, atau tanpa sadar suka mengulangi perkataan atau gerakan orang lain. Selain di Indonesia, penyakit ini hanya ditemukan pada suku Ainu di Jepang, masyarakat gurun pasir di Gobi, dan sebuah suku di Perancis. Di Indonesia sendiri, awalnya penyakit ini hanya ditemui pada suku-suku di Pulau Jawa, Sumatera, dan pedalaman Kalimantan. Namun uniknya, lama-kelamaan latah di Indonesia dianggap keren dan menjadi trend, terutama di kalangan selebriti. Sebagian kaum selebriti memanfaatkan latah sebagai modal ketenaran atau ciri khas selaku entertainer.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-HAC6nL1aHUY/Tkd8c0XpCPI/AAAAAAAAAPI/_Z6q6RQmniQ/s1600/07-latah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-HAC6nL1aHUY/Tkd8c0XpCPI/AAAAAAAAAPI/_Z6q6RQmniQ/s320/07-latah.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;8.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tanggal 17 Agustus&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bila 17 Agustus menjadi tanggal kelahiran Indonesia, justru tanggal tersebut menjadi tanggal kematian bagi pencetus pilar Indonesia. Pada tanggal itu, pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, WR Soepratman (wafat 1937) dan pencetus ilmu bahasa Indonesia, Herman Neubronner van der Tuuk (wafat 1894) meninggal dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-A45ZMXaTvbE/Tkd81g5siFI/AAAAAAAAAPQ/RF1gFS3ygRk/s1600/08-17-agustus.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-A45ZMXaTvbE/Tkd81g5siFI/AAAAAAAAAPQ/RF1gFS3ygRk/s1600/08-17-agustus.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;9.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Menteri Orang Indonesia Asli&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah merdeka 43 tahun, Indonesia baru memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar “orang Indonesia asli”. Hal itu karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum Indonesia merdeka (17 Agustus 1945). Itu berarti, mereka pernah menjadi warga Hindia Belanda dan atau pendudukan Jepang, sebab negara hukum Republik Indonesia memang belum ada saat itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;“Orang Indonesia asli” pertama yang menjadi menteri adalah Ir. Akbar Tanjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 30 Agustus 1945), sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Pembangunan V (1988-1993).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-AH43j-TWTIQ/Tkd87x2wAfI/AAAAAAAAAPU/WJFE-U3dEms/s1600/09-menteri.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-AH43j-TWTIQ/Tkd87x2wAfI/AAAAAAAAAPU/WJFE-U3dEms/s1600/09-menteri.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;10.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ramah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Selain karena keindahan alamnya, banyak wisatawan mancanegara memuji keramahan orang Indonesia. Berdasarkan survey The Smiling Report 2009, Indonesia adalah negara paling murah senyum di dunia. Indonesia, bersama Hongkong, juga dinobatkan sebagai negara yang terbaik dalam mengucapkan salam. Namun hal ini tidak diikuti dengan pengelolaan yang baik terhadap indutri pariwisatanya. Buruknya birokrasi dan tingginya tingkat korupsi juga sangat menakutkan bagi para investor untuk berbisnis di negara paling murah senyum ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ruVr8PFoUg8/Tkd9ArHOssI/AAAAAAAAAPY/9218yuJR6Jk/s1600/10-ramah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-ruVr8PFoUg8/Tkd9ArHOssI/AAAAAAAAAPY/9218yuJR6Jk/s1600/10-ramah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;11.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pusat Perbelanjaan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jakarta sebagai ibu kota Indonesia memiliki tata ruang yang sangat sangat berantakan. Di kota ini berdiri 130 pusat perbelanjaan, terbanyak diantara kota-kota besar lainnya di seluruh dunia. Banyak wilayah di Jakarta yang tadinya direncanakan untuk kawasan hunian, konservasi, bahkan resapan air namun diubah menjadi pusat perbelanjaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;12.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sampai tulisan ini dibuat, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang pernah keluar dari PBB. Bergabung pertama kali tahun 1950 sebagai anggota ke-60 PBB, kemudian Indonesia menarik keanggotaannya pada tahun 1965. Soekarno, presiden Indonesia saat itu sangat berang dengan keputusan PBB mengakui kedaulatan Malaysia dan menjadikan Malaysia anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Lalu kemudian Soekarno mendirikan Conefo (Konferensi Negara-Negara Kekuatan Baru) sebagai tandingan PBB. Sebelum keluar dari PBB, Soekarno sempat menyampaikan pidato dengan berapi-api di Sidang Umum PBB yang isinya meminta agar badan dunia tersebut dipindahkan markas besarnya ke luar Amerika Serikat. Bukan hanya pidatonya saja yang berhasil mendapat berkali-kali tepukan tangan, namun Soekarno juga sukses menyelenggarakan Ganefo (tandingan Olimpiade versi Conefo) yang diikuti 2.250 atlet dari 48 negara di Asia, Afrika, Eropa dan Amerika Selatan, serta diliput sekitar 500 wartawan asing. Saat-saat itulah terakhir kali Indonesia memiliki pemimpin superpower dan menjadi salah satu negara yang paling disegani di seluruh dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-JYEKockwaIE/Tkd94XhO9VI/AAAAAAAAAPw/6OdzBr7BzWo/s1600/12-ganefo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-JYEKockwaIE/Tkd94XhO9VI/AAAAAAAAAPw/6OdzBr7BzWo/s1600/12-ganefo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;13.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Hewan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Indonesia memiliki kekayaan fauna yang luar biasa. Hewan purba yang masih hidup di Indonesia adalah komodo, kadal terbesar di dunia dengan berat 90kg dan panjang 3 meter. Terdapat juga ikan terkecil di dunia sebesar nyamuk yang ditemukan di Sumatera. Di Sulawesi masih hidup primata terkecil di dunia yang mirip monyet yakni Tarsier Pygmy (Tarsius Pumilus) atau disebut juga Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Di pulau yang sama ditemukan pula ular terpanjang di dunia sepanjang 10 meter yaitu Python Reticulates.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-qSgyU_LhWKQ/Tkd9yI9Lk2I/AAAAAAAAAPs/Pujlo8ukzHg/s1600/13-hewan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="136" src="http://2.bp.blogspot.com/-qSgyU_LhWKQ/Tkd9yI9Lk2I/AAAAAAAAAPs/Pujlo8ukzHg/s320/13-hewan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;14.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Suku dan Bahasa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Indonesia merupakan negara yang memiliki suku bangsa terbanyak di dunia, dengan lebih dari 740 suku bangsa/etnis, maka dari itu tidak heran bahwa Indonesia juga merupakan negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yakni 583 bahasa dan dialek. Sadar bahwa bentrokan antar etnis sangat berpotensi terjadi, maka pendiri Republik ini menyepakati semboyan bangsa “Bhinneka Tunggal Ika” (yang artinya “Berbeda-beda tapi tetap satu juga”).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-w4GqcNUAwdw/Tkd9szbdfnI/AAAAAAAAAPo/lQS5D06gElg/s1600/14-bhinneka.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-w4GqcNUAwdw/Tkd9szbdfnI/AAAAAAAAAPo/lQS5D06gElg/s1600/14-bhinneka.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;15.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ramalan Tentang Pemimpin&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Indonesia termasuk negara yang kaya dengan dunia mistis alias gaib, termasuk soal ramal-meramal. Salah satunya tercatat nama Prabu Jayabaya, yang memerintah Kerajaan Kediri sekitar tahun 400-an Masehi. Dari sekian banyak ramalannya, yang sangat tersohor adalah ramalan tentang siapa orang yang akan memimpin Indonesia (baca: Presiden Indonesia).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pemimpin pertama yakni Soekarno, digambarkan sebagai orang yang :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;memakai kopiah warna hitam (kethu bengi)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;sudah tidak punya ayah (yatim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;suaranya menggelegar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;berkharisma&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;bergelar serba mulia (Pemimpin Besar Revolusi dan Panglima Tertinggi ABRI)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;kebal terhadap berbagai senjata (sering lolos dari percobaan pembunuhan)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;punya kelemahan mudah dirayu wanita cantik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;tidak berdaya terhadap anak-anak kecil yang mengelilingi rumah beliau (mundurnya Soekarno karena di-demo para pelajar dan mahasiswa)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;sering mengumpat orang asing (anti imperialisme)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 1.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pemimpin kedua yakni Soeharto, digambarkan sebagai orang yang :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;didukung oleh “Kartikapaksi” (ini lambang yang digunakan ABRI)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;memakai topi baja hijau atau tutup kwali lumuten (militer)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;kaya raya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;menjadi pemimpin dunia (Soeharto menggagas membentuk ASEAN, dimana konon menurut sejarahnya, ASEAN merupakan kesatuan dari kerajaan Majapahit)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;digantikan oleh “Raja dari negeri seberang” (Soeharto digantikan oleh BJ. Habibie yang berasal dari Nusa Srenggi, Sulawesi)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah era kedua pemimpin tersebut, Jayabaya meramalkan akan muncul pemimpin yang digambarkan sebagai Raja yang :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;bergelar Satriya Piningit&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;sudah tidak punya ayah-ibu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22.5pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;telah lulus Weda Jawa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 22
